MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 30 Desember 2017 06:46
Tribrata, Menghibur Sekaligus Mengamankan

Ketika Polisi di Kutim Berkreasi via Seni Musik

SELALU MEMUKAU : Personel Tribrata melakukan gerakan hormat sebelum dan sesudah tampil di panggung.

PROKAL.CO, Banyak cara untuk polisi menjalankan fungsi mengayomi masyarakat. Tak melulu soal memberi keamanan, berbagi kesenangan lewat musik pun bisa jadi pilihan.

RAYMOND CHOUDA, Sangatta

MASIH mengenakan seragam dinas dan rompi hitam, beberapa anggota polisi berdiri di atas panggung. Tidak sedang dalam tugas pengamanan konser. Di sana, mereka berdiri membentuk formasi, membawa alat musik masing-masing, siap menghibur khalayak yang riuh menanti di bibir panggung.

Ya, mereka adalah personel Tribrata, grup band yang beranggotakan petugas Polres Kutim. Grup itu dipimpin oleh Iptu Abdul Rauf, kasat Resnarkoba, yang menjadi vokalis. Kemudian ada Bripda Joko (anggota Satintel, gitaris I), Bripka Fery (anggota Propam, gitaris II), Bripda Rodhy (anggota Sabhara, bassist), dan Bripda Jono (anggota Satreskrim, drummer).

Abdul Rauf bukan satu-satunya vokalis di grup band itu. Ada pula Bripda Suryani dan Brigpol Fauzan yang merupakan anggota Satlantas, dan Bripda Sheron, anggota SIUM. Rauf menjelaskan, kuartet vokalis tampil bergantian dengan format trio. Sedangkan satu lagi menjadi cadangan.

Dengan pembagian porsi itu, mereka tetap terus solid. Tiap penampilannya selalu mengundang decak kagum. Dari pantauan Kaltim Post, mereka selalu menggunakan seragam Polri saat tampil, sementara performa dan musik mereka begitu apik. Sejenak, yang menyaksikan akan terlupa bahwa yang berada di panggung adalah aparat penegak hukum.

Rauf menerangkan, Tribrata berdiri sejak 2014. Dibentuk sebagai bentuk pelampiasan hobi tiap anggota grup tersebut. "Jadi, kami mengatur jadwal latihan dengan melihat waktu senggang para anggota," ungkap lelaki yang bertugas di Polres Kutim sejak 2013 itu.

Dia mengakui, tidak mudah membagi waktu antara kewajiban mengamankan negara, dengan jadwal latihan dan manggung. Bahkan, pernah sekali waktu saat berlatih di studio band, sebagian anggota mendapat panggilan mendesak untuk bertugas. "Tentu saja kami mengutamakan tugas. Beruntung kejadian seperti itu belum pernah terjadi saat sedang tampil," ucapnya.

Sembari memperlihatkan beberapa piala penghargaan hasil prestasi Tribrata di ruang kerjanya, Rauf mengaku, mereka sempat menjadi runner-up sebuah kompetisi band garapan Pemkab Kutim pada 2016. Keberhasilan itu berlanjut, di suatu hajatan lain, mereka kembali mendapat gelar juara.

Hanya, sejak itu, mereka saling sepakat tak lagi tampil di lomba, melainkan hanya menjadi grup band penghibur saja. “Cukup sebagai penghibur saja. Tak usah lagi berkompetisi, cukup sudah yang lalu-lalu itu,” ucapnya lantas tersenyum.

Dia menegaskan, Tribrata berpegang pada pedoman kepolisian, yaitu untuk melindungi dan mengayomi masyarakat. Lantas, pedoman itu dilengkapi lagi dengan kata 'menghibur'. "Ketika ada suatu acara, kami tampil, tapi juga sambil jaga sebelum dan setelahnya. Jadi, kami melindungi dan menghibur masyarakat," imbuhnya.

Dalam beberapa penampilan, Tribrata membawakan lagu-lagu bergenre pop-rock. Beberapa lainnya, mereka tampil dengan lebih melow. Beberapa video aksi mereka dapat dilihat di YouTube, dengan kanal Tribrata Polres Kutai Timur. (ndy/k11)


BACA JUGA

Minggu, 17 Juni 2018 10:19

JOSSS..!! Agnes Jadi Cover Majalah Rogue

Kerja keras Agnez Mo untuk go international semakin membuahkan hasil nyata. Setelah majalah fesyen dunia,…

Minggu, 17 Juni 2018 00:49

Lolos 6 Besar, Belajar Tampil Live di TV

Lima remaja ini sudah eksis dengan kelompok nasyid sekolah selama dua tahun terakhir. Siapa sangka,…

Sabtu, 16 Juni 2018 01:18

Tak Lagi di Rumah Dinas, Serasa Lebaran Bersama Keluarga

Ada yang berbeda open house yang dilakukan Rizal Effendi kali ini. Masa cutinya kali ini membuat perayaan…

Sabtu, 26 Mei 2018 02:26

“Darah Madura Saya Tidak Memungkinkan untuk Menjadi Takut”

Setelah pensiun, Artidjo Alkostar berencana menghabiskan waktu di tiga kota: Jogjakarta, Situbondo,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .