MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Sabtu, 23 Desember 2017 11:52
Batasi Makanan Manis Selama Hamil
PEMICU: Makanan manis tak hanya meningkatkan risiko bayi terlahir obesitas, tapi juga bisa membuat bayi kekurangan gula dalam darah, yang membuatnya tidak berenergi.

PROKAL.CO, SAAT hamil, hampir semua ibu merasakan mulut yang pahit, karena sering mual dan muntah. Hal itu membuat ibu ingin mengonsumsi makanan manis untuk menghilangkan pahit di mulut. Wajar saja, tapi jangan terlalu sering mengudap makanan manis, karena menurut dr Irfan SpOG K-FER, bisa memicu dampak negatif bagi bayi di kandungan.

“Terlalu sering mengonsumsi makanan manis bisa memicu anak mengalami hipoglikemia atau kadar gula di dalam darah berada di bawah normal. Selain itu, bisa memicu gangguan pernapasan pada bayi,” ujarnya, Kamis (21/12).

Dokter dari Rumah Sakit Siaga Ramania Samarinda tersebut menjelaskan tentang penyerapan zat gula yang dicerna tubuh. Molekul-molekul gula tersebut masuk ke dalam aliran darah untuk selanjutnya disalurkan ke seluruh sel-sel yang ada di jaringan tubuh.

“Sirkulasi darah ibu dan bayi yang teratur akan melancarkan proses tersebut. Tapi, jika saat hamil ibu terlalu sering mengonsumsi makanan manis, itu bisa membuat sirkulasi darah tidak teratur. Sehingga mengganggu jumlah kadar gula dalam darah bayi,” ungkapnya.

Untuk memastikan jumlah kadar gula dalam darah, diperlukan pemeriksaan. Jika kadar gula di bawah 50 mg/dL, maka bayi tersebut termasuk menderita hipoglikemia. Gula darah rendah, sambung Irfan, bukanlah kondisi yang aman untuk bayi. Sebab, ketika kadar gula darah bayi rendah, memicu lemahnya sel otak dan otot tubuh bayi, karena tidak memiliki energi.

“Tubuh bayi tetap memerlukan kadar gula yang normal agar tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Kesehatan ibu dan bayi bergantung dari makanan yang dikonsumsi selama hamil. Jika sehat, maka bayi yang dilahirkan juga sehat. Kalau makannya sembarangan, pasti akan memicu gangguan kesehatan,” tegasnya.

Selain makanan manis, Irfan menganjurkan, agar ibu menghindari makanan yang mengandung zat kimia dan berpengawet. “Dan jika ibu memiliki riwayat toksoplasma lebih baik menghindari konsumsi makanan setengah matang,” pungkas dia. (*/lia/*/ni/k9)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Januari 2019 10:26

Naikkan Bobot 25 Kilogram agar Percaya Diri

BERBEDA dengan perempuan yang pada umumnya berlomba-lomba memangkas berat badan.…

Minggu, 20 Januari 2019 10:25

Tubuh Atletis dan Hilangkan Stres

SAAT ini fitness atau gym tidak hanya digemari kaum pria.…

Minggu, 20 Januari 2019 06:37

Hadirkan Cita Rasa Nusantara

TIDAK perlu jauh-jauh untuk mencari tempat kuliner yang menyajikan kudapan…

Minggu, 13 Januari 2019 12:57

Olahan Vegetarian, Makan Enak, Hidup Sehat

POLA hidup vegetarian merupakan salah satu upaya manusia untuk hidup menyelaraskan…

Minggu, 13 Januari 2019 12:46

Simpel, Sehat, Segar dari Puding Kelapa

MENGADOPSI pola hidup vegetarian bukan berarti tidak bisa ngemil enak…

Minggu, 13 Januari 2019 12:35

Dihantui Rasa Sakit Jadi Motivasi Diet

PENAMPILAN fisik yang terawat dan tubuh langsing masih menjadi faktor…

Minggu, 13 Januari 2019 12:29

Pola Makan Benar, Gizi Terjaga

SETELAH bobot tubuh naik hingga 14 kilogram dalam kurun dua…

Minggu, 13 Januari 2019 06:12

Makan Enak, Hidup Sehat

POLA hidup vegetarian merupakan salah satu upaya manusia untuk hidup menyelaraskan…

Minggu, 13 Januari 2019 06:10

Kreasi Jamur Nikmat ala Vegan

MENJADI seseorang yang mengadopsi pola hidup vegetarian atau vegan membuat …

Selasa, 08 Januari 2019 11:14

Ini Loh Khasiat Daun Salam dalam Masakan

Daun salam bukan hanya bumbu dapur penyedap masakan. Tapi fungsinya sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*