MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Selasa, 19 Desember 2017 09:56
Mudah Menular, Waspadai Virus Penyebab ISPA
KENALI: Sering bersin dan sakit tenggorokan bisa jadi awal gejala infeksi saluran pernapasan atas. Segera ke dokter, apalagi jika gejala semakin bertambah dan menurunkan tingkat kesadaran Anda.

PROKAL.CO, PENINGKATAN suhu bumi dan kelembapan, polusi udara dalam ruangan, serta polusi luar ruangan menjadi faktor yang meningkatkan risiko seseorang terserang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Menurut dr Yuni Ramadhani, ISPA menyebabkan fungsi pernapasan terganggu. Jika tidak segera ditangani, infeksi tersebut dapat menyebar ke seluruh sistem pernapasan dan menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen. Sehingga bisa berakibat fatal, bahkan sampai berujung pada kematian.

“ISPA sangat mudah menular, dan bisa menimpa semua kelompok usia. Tapi, orang yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh, lanjut usia, serta anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya belum terbentuk sepenuhnya, lebih berisiko dan mudah terserang penyakit tersebut,” ujar dokter dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bantuas Samarinda itu, Senin (18/12).

Perempuan berjilbab tersebut mengatakan, infeksi itu umumnya disebabkan virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernapasan), dan paru-paru. Penyebaran virus bisa terjadi saat Anda menghirup udara yang mengandung virus atau bakteri, yang dikeluarkan pasien ketika bersin dan batuk.

“Virus atau bakteri juga bisa menempel di permukaan benda atau barang di sekitar Anda. Ketika tersentuh tangan, kemudian Anda makan atau mengusap hidung dan mulut, bakteri bisa berpindah. Ini disebut sebagai penularan secara tidak langsung. Untuk menghindari penyebaran virus atau bakteri tersebut, sebaiknya Anda selalu mencuci tangan. Apalagi setelah beraktivitas di tempat umum,” jelas alumnus Universitas Mulawarman (Unmul) tersebut.

ISPA, sambung Yuni, menimbulkan beberapa gejala sebagai respons terhadap racun yang dikeluarkan virus atau bakteri dan menempel di saluran pernapasan. Di antaranya, sering bersin, hidung tersumbat dan berair, batuk, serta tenggorokan sakit. Saat infeksi bertambah parah, gejala yang dirasakan pasien juga akan bertambah berat.

“Anda akan sering pusing, sulit bernapas, demam tinggi dan menggigil, tingkat oksigen dalam darah rendah, kesadaran menurun, bahkan pingsan. Tentunya harus segera diperiksa, bahkan sebelum gejala bertambah berat. Jika dibiarkan, bisa menyebabkan kematian,” tegas dia.

Diagnosis ISPA, menurut Yuni, umumnya ditegakkan melalui anamnesa atau wawancara seputar riwayat penyakit dan gejala. Kemudian dilanjut pemeriksaan fisik, dengan mendengar suara napas untuk memastikan ada penumpukan cairan atau peradangan di paru-paru. Selain itu, hidung dan tenggorokan juga akan diperiksa.

“Mengambil sampel dahak dan jika diperlukan, ada pemeriksaan laboratorium dan prosedur pulse oxymetry. Pemeriksaan tersebut untuk memeriksa seberapa banyak oksigen yang masuk ke paru-paru. Biasanya dilakukan pada pasien yang mengalami kesulitan bernapas. Selain itu masih ada beberapa pemeriksaan lainnya yang diperlukan, sesuai dengan kondisi pasien,” pungkas ibu dua anak tersebut.

(*/ni2/k9)

 


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 11:16

Berani Dahulu, Menang Kemudian

ALUNAN Melody Ramadhania. Sesuai dengan namanya, gadis kecil yang akrab disapa Melody tersebut sangat…

Rabu, 25 April 2018 11:15

Business Day, Latih Karakter Entrepreneurship dan Kemandirian Anak

“BERAPA harganya? Saya mau beli satu,” ujar seorang gadis kecil sambil menyerahkan selembar…

Selasa, 24 April 2018 11:02

Disepelekan, Muntaber Berujung Kematian

MUNTAH dan buang air besar yang terlalu sering (muntaber) dapat terjadi karena infeksi bakteri atau…

Selasa, 24 April 2018 10:54

Ada Penyakit, Tubuh Keluarkan Banyak Keringat

BERKERINGAT memang hal yang wajar, tetapi Anda perlu waspada jika keringat yang keluar berlebihan. Atau…

Minggu, 22 April 2018 11:09

Kuas Makeup Menentukan Hasil Riasan

Salah satu aplikator yang umum digunakan untuk berdandan adalah kuas. Tidak semua jenis kuas cocok untuk…

Minggu, 22 April 2018 11:08

Pangkas Bobot hingga 14 Kilogram

BERHASIL menurunkan berat badan dalam jangka tiga bulan, membuat Imelda Linaberthin Suba dihujani banyak…

Minggu, 22 April 2018 11:07

Rutin Berolahraga Sesuai Kemampuan

TAK hanya mengatur pola dan jam makan, untuk menunjang program penurunan berat badannya, Imelda Linaberthin…

Minggu, 22 April 2018 11:05

Ganti Gorengan dengan Makanan Direbus

UNTUK mendapatkan berat badan yang ideal, Imelda Linaberthin Suba harus melalui proses yang panjang.…

Minggu, 22 April 2018 07:02

Chiken Szechuan

DAGING ayam memang sangat mudah diolah menjadi makanan-makanan lezat. Selalu ada inovasi dalam membuat…

Minggu, 22 April 2018 06:53

Milkshake Semangka Pelepas Dahaga

SETELAH menyantap chicken szechuan yang pedas, manis, dan hangat, tentu sangat cocok  melegakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .