MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 15 Desember 2017 11:17
“Minta Jatah” Itu Sudah Tradisi

Perompak Sungai Mahakam Hanya Kena Tipiring

JATAH PREMAN: Dua perompak yang sudah lama beraksi di Sungai Mahakam dibekuk setelah turun dari salah satu tugboat sasaran.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Aktivitas di Sungai Mahakam memang tidak pernah berhenti. Selama 24 jam, sungai sepanjang 920 kilometer itu selalu dilintasi kapal, khususnya penarik batu bara (tugboat). Nah, tugboat inilah yang dijadikan sasaran para perompak. Mirisnya, dari pengungkapan yang sering dilakukan aparat berseragam cokelat, proses hukumnya sebatas tindak pidana ringan (tipiring).

Yang teranyar adalah penangkapan dua perompak di perairan kawasan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, kemarin (14/12). Mereka adalah Eko Adi Prastyo (28) dan Openg Rudi Hartono (25) yang tak berkutik dibekuk polisi. Keduanya ditangkap saat turun dari tugboat yang membawa emas hitam tujuan Muara Berau.

“Penangkapan keduanya saat kebetulan kami melintas. Dari kejauhan kami sudah melihat ada kapal kecil yang melintas,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda Iptu Purwo Asmadi. Mereka tak bisa berkilah lantaran bukan bagian dari anak buah kapal (ABK) tugboat. Terlebih, polisi mendapati uang Rp 50 ribu hasil palakan.

Purwo membeberkan, keduanya menggunakan perahu kecil untuk sampai ke tugboat sasaran. Perwira berpangkat balok dua itu menegaskan, target para perompak biasanya hingga 10 kapal. “Bisa dibayangkan kalau sehari 10 kapal yang melintas, sebulan bisa dapat hingga jutaan,” tuturnya. Barang bukti yang disita petugas berupa satu perahu beserta mesin, jeriken kosong, dan uang Rp 50 ribu.

Ditemui koran ini, Eko mengaku aktivitas mereka dianggap sudah jadi tradisi warga yang dilakukan turun-temurun. “Kami tidak mematok tarif, hanya sukarela,” sebutnya. Pria bertato di lengan kanan itu menyatakan, apabila tak diberi oleh awak kapal, mereka memilih meninggalkan kapal. “Tidak ada itu paksa-paksa,” sambungnya.

Eko mengutarakan, ABK tugboat biasanya sudah paham ketika ada kapal-kapal kecil yang mendekat. “Di atas kapal terkadang kami juga menawarkan jasa bantu-bantu,” sebutnya. Dia mengungkapkan, tak memiliki pekerjaan membuatnya memilih “membajak” kapal yang melintas.

Mengenai hal itu, Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan Iptu Purwo Asmadi menyatakan tidak memercayai seutuhnya keterangan pelaku. Untuk proses hukum, eks kasi Propam Polresta Samarinda tersebut tengah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda untuk memberi sanksi tipiring. “Kabarnya banyak hakim yang libur, makanya kami tahan sementara 1x24 jam,” pungkasnya. (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 09:10

Sarang Sabu di Kota Samarinda Kembali Digerebek, 15 Orang Diangkut BNNP

SAMARINDA – Sarang 'narkotika' Samarinda berada di Jalan Kesejahteraan I…

Selasa, 23 April 2019 09:34
Kasus “Serangan Fajar” di Jalan Pramuka

Bukti Bertambah, Seorang Caleg Diperiksa

SAMARINDA–Desakan agar Bawaslu Samarinda menuntaskan dugaan “serangan fajar” di Jalan…

Selasa, 23 April 2019 09:33

Jarang Sosialisasi, Kerap Keluar Malam

SAMARINDA–Aktivitas, Senin (22/4) pagi, warga Jalan Lambung Mangkurat, Gang Syahdan…

Selasa, 23 April 2019 09:32

“Tambang, Bom Waktu yang Mengancam Lingkungan”

Hari Bumi Internasional bisa dimaknai dengan banyak cara. Salah satunya…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Masih Menunggu Validasi di Kecamatan

SAMARINDA–Informasi perolehan suara dalam pemilu serentak terus diperbarui. Terbaru, dari…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Pelaku di-SP I, Kasus Diserahkan ke Inspektorat

SAMARINDA–Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Kecamatan Samarinda Ulu…

Senin, 22 April 2019 21:41

Job Market Fair Digelar di Kantor Disnakertrans Kaltim, Terdapat 1.377 Lowongan Kerja

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menggelar…

Senin, 22 April 2019 09:18

Pulang Kerja, Rumah Tinggal Bara

NASIB malang menimpa Novi Diana Wati (32). Perempuan yang kesehariannya bekerja…

Senin, 22 April 2019 09:18

Sulit Harapkan APBD Perubahan

SAMARINDA–Renovasi SD 005 di Loa Janan Ilir jadi sorotan Panitia…

Senin, 22 April 2019 09:17

Sanksi Menanti Pelanggar

SAMARINDA–Peraturan Wali Kota (Perwali) 1/2019 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*