MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 15 Desember 2017 11:17
“Minta Jatah” Itu Sudah Tradisi

Perompak Sungai Mahakam Hanya Kena Tipiring

JATAH PREMAN: Dua perompak yang sudah lama beraksi di Sungai Mahakam dibekuk setelah turun dari salah satu tugboat sasaran.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Aktivitas di Sungai Mahakam memang tidak pernah berhenti. Selama 24 jam, sungai sepanjang 920 kilometer itu selalu dilintasi kapal, khususnya penarik batu bara (tugboat). Nah, tugboat inilah yang dijadikan sasaran para perompak. Mirisnya, dari pengungkapan yang sering dilakukan aparat berseragam cokelat, proses hukumnya sebatas tindak pidana ringan (tipiring).

Yang teranyar adalah penangkapan dua perompak di perairan kawasan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, kemarin (14/12). Mereka adalah Eko Adi Prastyo (28) dan Openg Rudi Hartono (25) yang tak berkutik dibekuk polisi. Keduanya ditangkap saat turun dari tugboat yang membawa emas hitam tujuan Muara Berau.

“Penangkapan keduanya saat kebetulan kami melintas. Dari kejauhan kami sudah melihat ada kapal kecil yang melintas,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda Iptu Purwo Asmadi. Mereka tak bisa berkilah lantaran bukan bagian dari anak buah kapal (ABK) tugboat. Terlebih, polisi mendapati uang Rp 50 ribu hasil palakan.

Purwo membeberkan, keduanya menggunakan perahu kecil untuk sampai ke tugboat sasaran. Perwira berpangkat balok dua itu menegaskan, target para perompak biasanya hingga 10 kapal. “Bisa dibayangkan kalau sehari 10 kapal yang melintas, sebulan bisa dapat hingga jutaan,” tuturnya. Barang bukti yang disita petugas berupa satu perahu beserta mesin, jeriken kosong, dan uang Rp 50 ribu.

Ditemui koran ini, Eko mengaku aktivitas mereka dianggap sudah jadi tradisi warga yang dilakukan turun-temurun. “Kami tidak mematok tarif, hanya sukarela,” sebutnya. Pria bertato di lengan kanan itu menyatakan, apabila tak diberi oleh awak kapal, mereka memilih meninggalkan kapal. “Tidak ada itu paksa-paksa,” sambungnya.

Eko mengutarakan, ABK tugboat biasanya sudah paham ketika ada kapal-kapal kecil yang mendekat. “Di atas kapal terkadang kami juga menawarkan jasa bantu-bantu,” sebutnya. Dia mengungkapkan, tak memiliki pekerjaan membuatnya memilih “membajak” kapal yang melintas.

Mengenai hal itu, Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan Iptu Purwo Asmadi menyatakan tidak memercayai seutuhnya keterangan pelaku. Untuk proses hukum, eks kasi Propam Polresta Samarinda tersebut tengah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda untuk memberi sanksi tipiring. “Kabarnya banyak hakim yang libur, makanya kami tahan sementara 1x24 jam,” pungkasnya. (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 07:59
Sekwan Pastikan Sudah Surati Wali Kota

Bulan Ini Ditargetkan Sudah Ada Wawali

SAMARINDA – DPRD Samarinda menargetkan pengisian kursi wakil wali kota (wawali) pada bulan ini.…

Rabu, 14 November 2018 08:44

Gauli Anak Sendiri, Dihukum Lima Tahun

UMUR bukan lagi penghalang ketikanafsu sudah di ubun-ubun. Anak kandung pun bisa jadi pelampiasan birahi.…

Rabu, 14 November 2018 07:22

Tumbuhkan Semangat Baru

UJOH BILANG - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh, Senin (12/11), bertindak sebagai inspektur…

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang mendidik kepada…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda masih minim. Terutama di…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Bahkan, Kementerian…

Minggu, 11 November 2018 08:24

KSOP Semprit Pengelola Pelabuhan

SAMARINDA – Semrawut, masuk bukan pada jalan seharusnya, masih ada calo tiket, dan seabrek masalah…

Sabtu, 10 November 2018 06:54

Empat Tahanan Jebol Jeruji Besi

LANGIT  masih gelap, jarum jam dinding menunjukkan pukul 04.10 Wita. Sebagian anggota gabungan…

Jumat, 09 November 2018 09:59

Pulau Derawan Perlu Perhatian

SAMARINDA–Pulau Derawan yang menjadi salah satu lokasi wisata unggulan di Kabupaten Berau, Kaltim,…

Jumat, 09 November 2018 08:08

Karena Utang, Persahabatan Tumbang

PERSAHABATAN yang sudah terjalin lama, hancur begitu saja. Rudiansyah (26) tak bisa lagi kompromi dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .