MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 15 Desember 2017 11:17
“Minta Jatah” Itu Sudah Tradisi

Perompak Sungai Mahakam Hanya Kena Tipiring

JATAH PREMAN: Dua perompak yang sudah lama beraksi di Sungai Mahakam dibekuk setelah turun dari salah satu tugboat sasaran.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Aktivitas di Sungai Mahakam memang tidak pernah berhenti. Selama 24 jam, sungai sepanjang 920 kilometer itu selalu dilintasi kapal, khususnya penarik batu bara (tugboat). Nah, tugboat inilah yang dijadikan sasaran para perompak. Mirisnya, dari pengungkapan yang sering dilakukan aparat berseragam cokelat, proses hukumnya sebatas tindak pidana ringan (tipiring).

Yang teranyar adalah penangkapan dua perompak di perairan kawasan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, kemarin (14/12). Mereka adalah Eko Adi Prastyo (28) dan Openg Rudi Hartono (25) yang tak berkutik dibekuk polisi. Keduanya ditangkap saat turun dari tugboat yang membawa emas hitam tujuan Muara Berau.

“Penangkapan keduanya saat kebetulan kami melintas. Dari kejauhan kami sudah melihat ada kapal kecil yang melintas,” ujar Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda Iptu Purwo Asmadi. Mereka tak bisa berkilah lantaran bukan bagian dari anak buah kapal (ABK) tugboat. Terlebih, polisi mendapati uang Rp 50 ribu hasil palakan.

Purwo membeberkan, keduanya menggunakan perahu kecil untuk sampai ke tugboat sasaran. Perwira berpangkat balok dua itu menegaskan, target para perompak biasanya hingga 10 kapal. “Bisa dibayangkan kalau sehari 10 kapal yang melintas, sebulan bisa dapat hingga jutaan,” tuturnya. Barang bukti yang disita petugas berupa satu perahu beserta mesin, jeriken kosong, dan uang Rp 50 ribu.

Ditemui koran ini, Eko mengaku aktivitas mereka dianggap sudah jadi tradisi warga yang dilakukan turun-temurun. “Kami tidak mematok tarif, hanya sukarela,” sebutnya. Pria bertato di lengan kanan itu menyatakan, apabila tak diberi oleh awak kapal, mereka memilih meninggalkan kapal. “Tidak ada itu paksa-paksa,” sambungnya.

Eko mengutarakan, ABK tugboat biasanya sudah paham ketika ada kapal-kapal kecil yang mendekat. “Di atas kapal terkadang kami juga menawarkan jasa bantu-bantu,” sebutnya. Dia mengungkapkan, tak memiliki pekerjaan membuatnya memilih “membajak” kapal yang melintas.

Mengenai hal itu, Kanit Reskrim Polsekta Kawasan Pelabuhan Iptu Purwo Asmadi menyatakan tidak memercayai seutuhnya keterangan pelaku. Untuk proses hukum, eks kasi Propam Polresta Samarinda tersebut tengah berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda untuk memberi sanksi tipiring. “Kabarnya banyak hakim yang libur, makanya kami tahan sementara 1x24 jam,” pungkasnya. (*/dra/iza/k8)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*