MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 Desember 2017 11:21
Sangat Memadai Dilintasi Kendaraan Besar
BISA LEWAT: Jembatan Mahkota II sejatinya sudah bisa dilewati kendaraan besar. Sayangnya, akses jalan penghubung menuju kedua sisi masih tidak memungkinkan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sampai saat ini, Jembatan Mahkota II atau Jembatan Achmad Amins belum mengantongi sertifikat layak operasi dari tim Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sejauh ini pemkot hanya menerima izin operasional secara lisan. Tak heran jika kendaraan yang boleh melintas dibatasi. Yakni, hanya kendaraan roda empat dan roda dua. Selebihnya tidak diperbolehkan.

Namun, konsultan pembangunan Taufiq Rinaldi mengatakan, jembatan yang dibangun selama 14 tahun itu harusnya sudah bisa dilewati kendaraan besar. “Tapi saya dengar, jalan tembusnya yang belum siap. Masak iya harus lewat kawasan Sungai Dama. Kan pasar, tentu tidak mendukung,” ujarnya.

Meski sudah putus kontrak, Taufiq mengungkapkan memiliki tanggung jawab moral terhadap jembatan yang menghabiskan anggaran APBD hingga Rp 700 miliar itu. Dia menyebut, pekan ini kemungkinan sertifikat layak operasi sudah diterima Pemkot Samarinda. “Harusnya pekan lalu. Mungkin KKJTJ sedang sibuk, karena yang diurus tidak Samarinda saja,” tutur dia.

Taufiq memastikan, saat ini kondisi jembatan sangat memadai untuk dilintasi kendaraan besar. Apalagi sudah diuji KKJTJ dengan menjejer 22 truk dengan beban keseluruhan 660 ton. “Ternyata aman. Saya rasa memungkinkan awal tahun diresmikan,” paparnya. “Saya akan mengawasi selama diperlukan. Konstruksi harus terus diperhatikan. Ini beban moral dan menjadi tanggung jawab konsultan ketika terjadi permasalahan,” jelas Taufiq.

Lanjut dia, yang perlu diawasi adalah kondisi kabel dan elevasi jembatan. “Kalau ada perubahan harus dipantau langsung,” sebutnya. Dia mengimbau pemkot gencar melaksanakan pemeliharaan setiap tahunnya. Bahkan, pemkot disarankan untuk mengalokasikan anggaran khusus perawatan. “Perawatan awal kemungkinan mencapai Rp 2 miliar. Itu bergantung kondisi jembatan,” katanya.  “Yang jelas tahun pertama perlu dilakukan perawatan, kemudian dilanjutkan setiap dua tahun. Setelah itu, perawatan setiap lima tahun sekali harus ada,” imbuhnya.

Disinggung mengenai aktivitas tambang pasir yang kerap ada di sekitar jembatan itu, Taufiq meminta agar dalam radius 100 meter dari lokasi jembatan tidak boleh ada aktivitas tambang pasir. “Untuk kedua sisi jembatan. Bahkan sudah aturannya seperti itu. Sesuai dengan Surat Menteri Nomor 41/2015 tentang Batas Pengaruh Jembatan. Saya tidak begitu ingat aturan pastinya,” bebernya.

Jika dalam radius tersebut dilakukan pengerukan pasir, bisa berdampak pada fondasi. “Semakin lama akan tergerus. Akan mengurangi kedalamannya,” terang dia. (*/dq/iza/k8)


BACA JUGA

Jumat, 14 Desember 2018 11:00

SUDAH DIDUGA..!! Target Jembatan Kembar Diprediksi Meleset

SAMARINDA - Target penyelesaian Jembatan IV Mahakam atau jembatan kembar…

Jumat, 14 Desember 2018 10:16
Untuk Pertama Kalinya, Penumpukan Penumpang Terjadi di Bandara APT Pranoto

Lengkapi Dong Fasilitas Penerbangan Malam di Bandara APT Pranoto, Biar Ngga Kayak Gini....

SAMARINDA- Untuk pertama kalinya, penumpukan penumpang terjadi di Bandara APT…

Jumat, 14 Desember 2018 08:06

Kalah Judi, Curi Cincin Nikah Sepupu

SAMARINDA - Berselancar di dunia maya, hampir setiap hari dilakukan…

Kamis, 13 Desember 2018 21:54

Nasdem Kaltim Bidik Dua Kursi DPR RI

SAMARINDA - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Surya Paloh…

Kamis, 13 Desember 2018 06:30

Surya Paloh Dijadwalkan Hadiri Orientasi Caleg NasDem

SAMARINDA–Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh dijadwalkan hadir dalam…

Rabu, 12 Desember 2018 21:03

Jaringan Pengedar Sabu Kutai Timur Dibongkar, Mobil dan Motor Disita

Samarinda - Jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi Kaltim membongkar jaringan…

Rabu, 12 Desember 2018 21:00

Tower Lampu Hias di Taman Samarendah Ternyata Sumbangan XL

SAMARINDA- - Tower lampu hias di bagian tengah Taman Samarendah…

Rabu, 12 Desember 2018 09:18

Rapat 30 Menit, Inspektur Tambang Dapat Pembagian Laptop

SAMARINDA - Menindak lanjuti tuntutan Komite Lawan Tambang yang berunjuk…

Rabu, 12 Desember 2018 08:20

Tersangka Kasus Pasar Baqa Bertambah

SAMARINDA – Jumlah tersangka dalam dugaan korupsi pembangunan Pasar Baqa…

Senin, 10 Desember 2018 21:48

Mahasiswa Nyerocos dan Mengejek, Wagub Sempat Berang

SAMARINDA  - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi merasa berang terhadap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .