MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 Desember 2017 11:21
Sangat Memadai Dilintasi Kendaraan Besar
BISA LEWAT: Jembatan Mahkota II sejatinya sudah bisa dilewati kendaraan besar. Sayangnya, akses jalan penghubung menuju kedua sisi masih tidak memungkinkan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sampai saat ini, Jembatan Mahkota II atau Jembatan Achmad Amins belum mengantongi sertifikat layak operasi dari tim Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sejauh ini pemkot hanya menerima izin operasional secara lisan. Tak heran jika kendaraan yang boleh melintas dibatasi. Yakni, hanya kendaraan roda empat dan roda dua. Selebihnya tidak diperbolehkan.

Namun, konsultan pembangunan Taufiq Rinaldi mengatakan, jembatan yang dibangun selama 14 tahun itu harusnya sudah bisa dilewati kendaraan besar. “Tapi saya dengar, jalan tembusnya yang belum siap. Masak iya harus lewat kawasan Sungai Dama. Kan pasar, tentu tidak mendukung,” ujarnya.

Meski sudah putus kontrak, Taufiq mengungkapkan memiliki tanggung jawab moral terhadap jembatan yang menghabiskan anggaran APBD hingga Rp 700 miliar itu. Dia menyebut, pekan ini kemungkinan sertifikat layak operasi sudah diterima Pemkot Samarinda. “Harusnya pekan lalu. Mungkin KKJTJ sedang sibuk, karena yang diurus tidak Samarinda saja,” tutur dia.

Taufiq memastikan, saat ini kondisi jembatan sangat memadai untuk dilintasi kendaraan besar. Apalagi sudah diuji KKJTJ dengan menjejer 22 truk dengan beban keseluruhan 660 ton. “Ternyata aman. Saya rasa memungkinkan awal tahun diresmikan,” paparnya. “Saya akan mengawasi selama diperlukan. Konstruksi harus terus diperhatikan. Ini beban moral dan menjadi tanggung jawab konsultan ketika terjadi permasalahan,” jelas Taufiq.

Lanjut dia, yang perlu diawasi adalah kondisi kabel dan elevasi jembatan. “Kalau ada perubahan harus dipantau langsung,” sebutnya. Dia mengimbau pemkot gencar melaksanakan pemeliharaan setiap tahunnya. Bahkan, pemkot disarankan untuk mengalokasikan anggaran khusus perawatan. “Perawatan awal kemungkinan mencapai Rp 2 miliar. Itu bergantung kondisi jembatan,” katanya.  “Yang jelas tahun pertama perlu dilakukan perawatan, kemudian dilanjutkan setiap dua tahun. Setelah itu, perawatan setiap lima tahun sekali harus ada,” imbuhnya.

Disinggung mengenai aktivitas tambang pasir yang kerap ada di sekitar jembatan itu, Taufiq meminta agar dalam radius 100 meter dari lokasi jembatan tidak boleh ada aktivitas tambang pasir. “Untuk kedua sisi jembatan. Bahkan sudah aturannya seperti itu. Sesuai dengan Surat Menteri Nomor 41/2015 tentang Batas Pengaruh Jembatan. Saya tidak begitu ingat aturan pastinya,” bebernya.

Jika dalam radius tersebut dilakukan pengerukan pasir, bisa berdampak pada fondasi. “Semakin lama akan tergerus. Akan mengurangi kedalamannya,” terang dia. (*/dq/iza/k8)


BACA JUGA

Minggu, 23 September 2018 12:00

Anggota DPRD Pelaku Persekusi Itu Ngga Mau Minta Maaf

PUBLIK tampaknya sudah telanjur kecewa dengan tindakan tiga oknum anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan.…

Sabtu, 22 September 2018 01:30

Pelaku Persekusi Itu Curhat ke MUI, Ini Kata Ketua MUI

SAMARINDA  -  Videopersekusi yang melibatkan tiga kader PDI Perjuangan di Samarinda sudah…

Sabtu, 22 September 2018 01:27

SPG Gagal Menikah karena Pesta Sabu

SAMARINDA  –   Malam telah larut pada Kamis (21/9). Perempuan berambut sepinggang berjalan…

Sabtu, 22 September 2018 01:25

Korban Persekusi Akan Diperiksa

SEMENTARA itu, meski belum ada kejelasan terkait laporan korban persekusi, Polresta Samarinda tak tinggal…

Sabtu, 22 September 2018 01:24

Anggota DPRD Lakukan Persekusi, BK Jamin Bertindak Tegas

BADAN  Kehormatan (BK) DPRD Samarinda memastikan akan melibatkan kepolisian dalam menyikapi dugaan…

Sabtu, 22 September 2018 01:23

Tak Ada Penyambungan Baru Tahun Ini

SAMARINDA  –  Hingga akhir tahun ini, direksi PDAM Balikpapan memastikan tak akan menambah…

Sabtu, 22 September 2018 01:19

Henna Tema Kaltim Mencuri Perhatian

HENNA merupakan bagian dari tradisi pernikahan. Memperindah tangan dengan desain nan cantik. Meski begitu,…

Jumat, 21 September 2018 08:48

Kriminlog: Aparat Jangan Terkesan Berpihak

KASUS dugaan persekusi yang menyeret tiga anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDI Perjuangan memasuki…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Polemik Data Janda dan Duda Tak Valid

SAMARINDA – Sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp (WA) membuat Pengadilan Agama Klas II Samarinda…

Jumat, 21 September 2018 08:45

KPU Segera Umumkan DCT

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menggelar proses penandatanganan rancangan daftar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .