MANAGED BY:
RABU
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 Desember 2017 11:21
Sangat Memadai Dilintasi Kendaraan Besar
BISA LEWAT: Jembatan Mahkota II sejatinya sudah bisa dilewati kendaraan besar. Sayangnya, akses jalan penghubung menuju kedua sisi masih tidak memungkinkan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sampai saat ini, Jembatan Mahkota II atau Jembatan Achmad Amins belum mengantongi sertifikat layak operasi dari tim Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sejauh ini pemkot hanya menerima izin operasional secara lisan. Tak heran jika kendaraan yang boleh melintas dibatasi. Yakni, hanya kendaraan roda empat dan roda dua. Selebihnya tidak diperbolehkan.

Namun, konsultan pembangunan Taufiq Rinaldi mengatakan, jembatan yang dibangun selama 14 tahun itu harusnya sudah bisa dilewati kendaraan besar. “Tapi saya dengar, jalan tembusnya yang belum siap. Masak iya harus lewat kawasan Sungai Dama. Kan pasar, tentu tidak mendukung,” ujarnya.

Meski sudah putus kontrak, Taufiq mengungkapkan memiliki tanggung jawab moral terhadap jembatan yang menghabiskan anggaran APBD hingga Rp 700 miliar itu. Dia menyebut, pekan ini kemungkinan sertifikat layak operasi sudah diterima Pemkot Samarinda. “Harusnya pekan lalu. Mungkin KKJTJ sedang sibuk, karena yang diurus tidak Samarinda saja,” tutur dia.

Taufiq memastikan, saat ini kondisi jembatan sangat memadai untuk dilintasi kendaraan besar. Apalagi sudah diuji KKJTJ dengan menjejer 22 truk dengan beban keseluruhan 660 ton. “Ternyata aman. Saya rasa memungkinkan awal tahun diresmikan,” paparnya. “Saya akan mengawasi selama diperlukan. Konstruksi harus terus diperhatikan. Ini beban moral dan menjadi tanggung jawab konsultan ketika terjadi permasalahan,” jelas Taufiq.

Lanjut dia, yang perlu diawasi adalah kondisi kabel dan elevasi jembatan. “Kalau ada perubahan harus dipantau langsung,” sebutnya. Dia mengimbau pemkot gencar melaksanakan pemeliharaan setiap tahunnya. Bahkan, pemkot disarankan untuk mengalokasikan anggaran khusus perawatan. “Perawatan awal kemungkinan mencapai Rp 2 miliar. Itu bergantung kondisi jembatan,” katanya.  “Yang jelas tahun pertama perlu dilakukan perawatan, kemudian dilanjutkan setiap dua tahun. Setelah itu, perawatan setiap lima tahun sekali harus ada,” imbuhnya.

Disinggung mengenai aktivitas tambang pasir yang kerap ada di sekitar jembatan itu, Taufiq meminta agar dalam radius 100 meter dari lokasi jembatan tidak boleh ada aktivitas tambang pasir. “Untuk kedua sisi jembatan. Bahkan sudah aturannya seperti itu. Sesuai dengan Surat Menteri Nomor 41/2015 tentang Batas Pengaruh Jembatan. Saya tidak begitu ingat aturan pastinya,” bebernya.

Jika dalam radius tersebut dilakukan pengerukan pasir, bisa berdampak pada fondasi. “Semakin lama akan tergerus. Akan mengurangi kedalamannya,” terang dia. (*/dq/iza/k8)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 09:22

Kata Jaang, Jangan Bersosialisasi Menjelekkan Paslon Lain

TENGGARONG- Calon Gubernur Kaltim Syaharie Jaang mengingatkan kepada seluruh tim suksesnya agar tetap…

Selasa, 20 Februari 2018 10:13

Pengadaan Interior Diagendakan Juni

SAMARINDA – Gedung Museum Budaya di Taman Samarendah sudah berdiri. Bahkan sudah dibuka untuk…

Selasa, 20 Februari 2018 10:12

Dishub Akui Dilema Tangani Masalah Parkir

SAMARINDA – Beberapa ruas jalan menyempit, seperti Jalan Ir Sutami, Sungai Kunjang, dan Jalan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:12

Tuntutan Tinggi, Vonis Bebas

SAMARINDA - Febriadi alias Febi divonis bebas di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Kamis (15/2) pekan…

Selasa, 20 Februari 2018 10:11

Tata Rambut Orang-Orang Terlupakan

Nama yang seram belum tentu berperangai kasar. Hal itu dibuktikan oleh Komunitas Barberterror pada hari…

Senin, 19 Februari 2018 10:21

RTH Masih di Bawah 10 Persen

SAMARINDA – Ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Tepian masih terbilang minim. Berdasarkan ketentuan…

Senin, 19 Februari 2018 10:20

Penertiban Reklame Tersisa 18 Titik

SAMARINDA – Satu demi satu reklame yang berdiri di median jalan dibongkar. Hal itu mengacu…

Senin, 19 Februari 2018 10:19

Deklarasi Kampanye Damai, Cawagub Ini Malah Bilang Samarinda Tak Layak Huni...

SAMARINDA – Keempat Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim tampil satu panggung…

Senin, 19 Februari 2018 10:18
Gerakan Menutup Aurat Keempat di Kota Tepian

Yang Belum Diajak, yang Sudah Diharap Istikamah

Februari identik dengan valentine dan diartikan dengan kasih sayang berlebihan. Momentum ini dimanfaatkan…

Minggu, 18 Februari 2018 11:16

BAHAYA..!!! Bangunan Bertingkat RSUD Retak

SAMARINDA – Sejumlah keluarga pasien hilir mudik di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .