MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 Desember 2017 08:31
IDIIHHH MEMANGNYA KENAPA JUGA...? Gubernur Kritik Dosen Unmul

Bicara Tanpa Data, Rektor; Mereka Punya Hak untuk Kritis

Awang Faroek dalam suatu kunjungan. Faroek menuding kritikan pengamat yang dialamatkan kepadanya kerap tidak didasari fakta.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sorotan terhadap kinerja Gubernur Awang Faroek Ishak kian tajam akhir-akhir ini. Mulai dari polemik pembangunan Transmart, molornya proyek multiyears contract (MYC/kontrak tahun jamak), hingga rencana pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu. Itu membuat mantan bupati Kutai Timur tersebut merasa tak nyaman.

Faroek bahkan menuding kritikan pengamat yang dialamatkan kepadanya kerap tidak didasari fakta. Bahkan dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Awang Faroek kemudian meminta Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Masjaya untuk mengambil sikap. Selain tidak ikut-ikutan berkomentar yang justru semakin memperkeruh suasana, dia juga mengimbau agar dosen Unmul bisa lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan kritik.

”Silakan kritik saya, tapi berdasarkan fakta yang benar. Jangan komentar tapi tidak bertanggung jawab. Itu memperkeruh suasana saja,” tegas Faroek, Rabu (13/12). Di depan sejumlah kepala daerah, tokoh, dan pejabat Pemprov Kaltim di Kegubernuran, gubernur meminta seluruh elemen di Kaltim, khususnya akademisi bersatu. Sama-sama mau susah dan menderita. Karena niat pemerintah saat ini, tak lain mewujudkan cita-cita pembangunan. ”Kalau dibiarkan terus, nanti kepercayaan rakyat kepada pemerintah jadi turun,” sebutnya.

Dikonfirmasi setelah pertemuan, Masjaya mengatakan, sikap gubernur merupakan upaya pemerintah agar ada penjelasan secara utuh. Pengamat menyampaikan kritik dan saran dengan data yang kuat. Sehingga esensinya perbaikan. ”Saya bisa pahami. Secara akademik, nilai dan ruh keilmuan dosen itu memang menyampaikan sesuatu dengan data yang akurat. Karena kritik atau saran itu nantinya jadi bahan bagi pemerintah untuk kemajuan daerah juga,” kata Masjaya. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unmul itu menegaskan, meski dikritik gubernur, dirinya tidak akan mengintervensi dosen dalam menyampaikan pendapat.

Sebab, semuanya ingin yang terbaik. Hanya saja, dosen mesti bijak dan menyampaikan kritikan dengan data yang akurat. ”Selama kritikan didasari fakta sah-sah saja. Saya cuma mengimbau itu, tidak perlu sampai buat edaran. Dosen punya hak untuk kritis,” tutupnya. (*/him/riz/k15)


BACA JUGA

Minggu, 23 September 2018 12:00

Anggota DPRD Pelaku Persekusi Itu Ngga Mau Minta Maaf

PUBLIK tampaknya sudah telanjur kecewa dengan tindakan tiga oknum anggota dewan dari fraksi PDI Perjuangan.…

Sabtu, 22 September 2018 01:30

Pelaku Persekusi Itu Curhat ke MUI, Ini Kata Ketua MUI

SAMARINDA  -  Videopersekusi yang melibatkan tiga kader PDI Perjuangan di Samarinda sudah…

Sabtu, 22 September 2018 01:27

SPG Gagal Menikah karena Pesta Sabu

SAMARINDA  –   Malam telah larut pada Kamis (21/9). Perempuan berambut sepinggang berjalan…

Sabtu, 22 September 2018 01:25

Korban Persekusi Akan Diperiksa

SEMENTARA itu, meski belum ada kejelasan terkait laporan korban persekusi, Polresta Samarinda tak tinggal…

Sabtu, 22 September 2018 01:24

Anggota DPRD Lakukan Persekusi, BK Jamin Bertindak Tegas

BADAN  Kehormatan (BK) DPRD Samarinda memastikan akan melibatkan kepolisian dalam menyikapi dugaan…

Sabtu, 22 September 2018 01:23

Tak Ada Penyambungan Baru Tahun Ini

SAMARINDA  –  Hingga akhir tahun ini, direksi PDAM Balikpapan memastikan tak akan menambah…

Sabtu, 22 September 2018 01:19

Henna Tema Kaltim Mencuri Perhatian

HENNA merupakan bagian dari tradisi pernikahan. Memperindah tangan dengan desain nan cantik. Meski begitu,…

Jumat, 21 September 2018 08:51

MUI Minta Politisi PDIP Itu Minta Maaf

SAMARINDA – Kredibilitas DPRD Samarinda tengah diuji oleh ulah tiga anggotanya. Yakni Ahmad Vananzda,…

Jumat, 21 September 2018 08:48

Kriminlog: Aparat Jangan Terkesan Berpihak

KASUS dugaan persekusi yang menyeret tiga anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDI Perjuangan memasuki…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Polemik Data Janda dan Duda Tak Valid

SAMARINDA – Sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp (WA) membuat Pengadilan Agama Klas II Samarinda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .