MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 14 Desember 2017 08:31
IDIIHHH MEMANGNYA KENAPA JUGA...? Gubernur Kritik Dosen Unmul

Bicara Tanpa Data, Rektor; Mereka Punya Hak untuk Kritis

Awang Faroek dalam suatu kunjungan. Faroek menuding kritikan pengamat yang dialamatkan kepadanya kerap tidak didasari fakta.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sorotan terhadap kinerja Gubernur Awang Faroek Ishak kian tajam akhir-akhir ini. Mulai dari polemik pembangunan Transmart, molornya proyek multiyears contract (MYC/kontrak tahun jamak), hingga rencana pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu. Itu membuat mantan bupati Kutai Timur tersebut merasa tak nyaman.

Faroek bahkan menuding kritikan pengamat yang dialamatkan kepadanya kerap tidak didasari fakta. Bahkan dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Awang Faroek kemudian meminta Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Masjaya untuk mengambil sikap. Selain tidak ikut-ikutan berkomentar yang justru semakin memperkeruh suasana, dia juga mengimbau agar dosen Unmul bisa lebih bertanggung jawab dalam menyampaikan kritik.

”Silakan kritik saya, tapi berdasarkan fakta yang benar. Jangan komentar tapi tidak bertanggung jawab. Itu memperkeruh suasana saja,” tegas Faroek, Rabu (13/12). Di depan sejumlah kepala daerah, tokoh, dan pejabat Pemprov Kaltim di Kegubernuran, gubernur meminta seluruh elemen di Kaltim, khususnya akademisi bersatu. Sama-sama mau susah dan menderita. Karena niat pemerintah saat ini, tak lain mewujudkan cita-cita pembangunan. ”Kalau dibiarkan terus, nanti kepercayaan rakyat kepada pemerintah jadi turun,” sebutnya.

Dikonfirmasi setelah pertemuan, Masjaya mengatakan, sikap gubernur merupakan upaya pemerintah agar ada penjelasan secara utuh. Pengamat menyampaikan kritik dan saran dengan data yang kuat. Sehingga esensinya perbaikan. ”Saya bisa pahami. Secara akademik, nilai dan ruh keilmuan dosen itu memang menyampaikan sesuatu dengan data yang akurat. Karena kritik atau saran itu nantinya jadi bahan bagi pemerintah untuk kemajuan daerah juga,” kata Masjaya. Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unmul itu menegaskan, meski dikritik gubernur, dirinya tidak akan mengintervensi dosen dalam menyampaikan pendapat.

Sebab, semuanya ingin yang terbaik. Hanya saja, dosen mesti bijak dan menyampaikan kritikan dengan data yang akurat. ”Selama kritikan didasari fakta sah-sah saja. Saya cuma mengimbau itu, tidak perlu sampai buat edaran. Dosen punya hak untuk kritis,” tutupnya. (*/him/riz/k15)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 20:48
BPTP Kaltim Gelar Rakorda Upsus Pajale se-Kaltim

YAKIN..!! Kekurangan Luas Tambah Tanam 9 Ribu Hektar Lahan Bisa Teratasi

SAMARINDA – Pemenuhan kebutuhan pangan di Benua Etam menjadi atensi bagi pemerintah daerah. Balai…

Kamis, 22 Februari 2018 10:10

Pematangan Lahan Jadi Modus

LEBIH dari separuh wilayah Kota Tepian sudah berubah menjadi area pertambangan. Bisnis perumahan jadi…

Kamis, 22 Februari 2018 10:10

PARAH INI..!! Ada Batu Baranya, Kuburan Dikeruk Oknum Polisi

SAMARINDA – Aktivitas penambangan batu bara secara sembunyi-sembunyi alias ilegal, seolah tak…

Kamis, 22 Februari 2018 10:09

MENGENAL CARA KERJA REPORTER

Puluhan murid TK Islam Ruhamaa Samarinda antusias mengunjungi redaksi Kaltim Post di Jalan Untung Suropati…

Kamis, 22 Februari 2018 10:08

Fasilitas Citra Niaga Akan Ditingkatkan

SAMARINDA – Citra Niaga telah tertinggal jauh dari pusat perbelanjaan modern. Pemkot Samarinda…

Kamis, 22 Februari 2018 10:07

Pemkot Diminta Seriusi Relokasi Warga SKM

SAMARINDA –Tertundanya relokasi warga di bantaran Sungai Karang Mumus (SKM) ke Handil Kopi jadi…

Rabu, 21 Februari 2018 10:37

Unsur Kelalaian Belum Ditemukan

SAMARINDA – Keberadaan pelindung tiang utama jembatan sangat diperlukan. Tujuannya agar kapal-kapal…

Rabu, 21 Februari 2018 10:36

WASPADA..!! Jalan AW Sjahranie Rawan Kriminal

SAMARINDA - Kriminalitas di ibu kota Kaltim bisa dibilang memprihatinkan. Terutama di ruas Jalan AW…

Rabu, 21 Februari 2018 10:36

Lima Tempat Dilarang Pasang Algaka

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda kembali menggelar rapat koordinasi dengan Polresta,…

Rabu, 21 Februari 2018 10:35

Manusia Harus Sadar, Hutan Itu Penting

Proses hukum atas kematian orangutan di Taman Nasional Kutai (TNK) telah berjalan setengah bulan. Empat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .