MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Desember 2017 15:30
Leasing Hati-Hati, Suplai Tertahan

Bisnis Batu Bara Terus Kerek Penjualan Mobil

MASIH TERBATAS: Penjualan mobil di Balikpapan bisa tumbuh lebih tinggi jika perusahaan leasing tak menahan pembiayaan.ANGGI PRADITHA/KP

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Sempatlesu beberapa tahun terakhir, pasar otomotif di Kaltim kembali bergairah tahun ini. Meski masih terbatas pada segmen tertentu, penjualan naik hingga dua kali lipat.

Hal tersebut diakui General Manager PT Mandau Berlian Sejati Surono RA. Di diler utama pabrikan Mitsubishi itu, dia menyebut penjualan meningkat cukup tajam sepanjang tahun ini. Salah satu faktor utamanya adalah bisnis batu bara yang kembali menggeliat.

Peningkatan penjualan, mampu dicatatkan sejumlah produk andalan Mitsubishi. Seperti Pajero Sport untuk segmen medium SUV.

“Tapi untuk Kaltim, produk Mitsubishi yang paling mencolok penjualannya saat ini adalah di kelas 4WD, yakni Mitsubishi Triton. Untuk penjualan kami, kontribusinya 35 persen,” beber Surono.

Untuk tipe-tipe mobil bertenaga tersebut, dia menjelaskan, penjualannya ikut merosot saat harga batu bara anjlok, hingga medio 2016. Kini, situasi mulai berbaik, menyusul perbaikan harga emas hitam yang saat ini bertengger di kisaran USD 90–100 per metrik ton.

Mitsubishi, lanjut Surono, semakin optimistis menatap pasar otomotif tahun depan. Terlebih, Agustus lalu, pabrikan otomotif Jepang itu telah meluncurkan produk anyar, Mitsubishi Xpander.

Dikonfirmasi terpisah, pimpinan Toyota Auto2000 Cabang MT Haryono Balikpapan, Michael Wen Kurniawan pun menyampaikan hal senada. Namun, dia mengatakan, naiknya penjualan masih ditopang kelas pikap berpenggerak empat roda (4WD), melalui andalan mereka, Hilux.

Dia melanjutkan, permintaan mobil itu naik hingga dua kal lipat. Sepanjang semester pertama lalu, bersama cabang Toyota Auto2000 di Jalan Jenderal Sudirman melepas Hilux rata-rata 15 unit per bulan. Namun tiga bulan terakhir, naik menjadi 25 unit per bulan.

Adapun permintaan saat ini, kata Michael, sebenarnya lebih dari jumlah itu. Namun, mereka belum mampu memenuhi, karena sebagian harus melalui inden. Di sisi lain, kata dia, penjualan juga tertahan lantaran perusahaan pembiayaan (leasing) masih bersikap hati-hati.

“Padahal, tahun lalu pasar kami masih stagnan. Pasokan dari produsen bahkan sempat terhenti, karena pasar masih tertidur,” katanya saat diwawancarai Kaltim Post, Senin (11/12).

Tahun ini, lanjut dia, pasar mulai bergairah, imbas pergerakan positif harga batu bara, hingga ke level USD 93 per metrik ton. Terkait inden, Michael menyebut, konsumen harus menunggu hingga dua bulan. Pasalnya, diler utama dari pabrikan Toyota ini sempat menahan pasokan. “Sebelumnya tidak ada inden seperti ini, kecuali untuk produk baru,” ungkapnya.

Michael pun optimistis, pasar akan lebih bergairah, menyusul munculnya produk baru. Seperti All New Toyota Rush di kelas SUV, yang baru meluncur di Balikpapan, pekan lalu.

Meski permintaan melonjak signifikan, dia mengaku masih sulit memenuhi. Hal itu dikarenakan mitra dari lembaga pembiayaan belum merespons positif pulihnya bisnis batu bara. “Masih ada ketidakpercayaan dari pembiayaan terhadap sektor pertambangan. Penjualan pun tertahan. Harusnya bisa di atas 25 unit per bulan,” bebernya.
Sebagai alternatif, Toyota Auto2000 pun memaksimalkan perusahaan pembiayaan dari jaringan bisnis untuk bermitra. Di sisi lain, tetap dengan memantau rapor dari calon konsumen.

Berkaca dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sampai Agustus lalu, penjualan mobil di Tanah Air sudah mencapai 715.291 unit. Angka itu naik tipis 3,8 persen dibanding tahun lalu. Di sisi lain, Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) juga mencatat kenaikan penjualan kendaraan roda dua sebesar 3,79 persen pada periode yang sama. (aji/man2/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .