MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Desember 2017 15:22
Ekspansi Agresif, Flormar Pilih Kota Minyak
“Konsumen Kosmetik Jarang Loyal dengan Produk Tertentu”
ANGGI PRADITHA/KP SIAP BERSAING: Christine Victoria (dua kanan) saat memimpin kunjungan Flormar di Gedung Biru, kemarin.

PROKAL.CO, Produk kosmetik memang bukan kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat. Namun tetap saja, kebutuhan itu memiliki pangsa pasar yang potensial. Tak terkecuali di Balikpapan.

SELAIN deretanproduk lokal, Indonesia juga menjadi pasar menarik bagi brand kosmetik impor. Salah satunya, Flormar, merek asal Italia.

Brand Executive Flormar Christine Victoria mengatakan, PT Izone Indonesia selaku pemegang merek tak hanya melihat potensi pasar otomotif di Pulau Jawa. Meski baru masuk ke Indonesia tahun lalu, mereka telah hadir di 15 kota besar, termasuk satu kota di Sumatra, serta dua kota di Kalimantan, Banjarmasin dan Balikpapan.

“Strategi kami memang langsung dengan membuka store di luar Jabodetabek. Ekspansi pasar kami memang tergolong cepat. Kalau tidak begitu, pasti ketinggalan, karena di Indonesia, kompetitor sudah lama hadir,” kata Christine saat berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post, Selasa (12/12). Ekspansi cepat Flormar tersebut, lanjut dia, pada tahap awal memang untuk sosialisasi produk.

Belum lama ini, Flormar membuka gerai di Mal Pentacity. Alasan memilih Balikpapan, disebut Veronica, karena kota ini masih berpotensi berkembang. Kata dia, bagi investor di bidang apapun, Kota Minyak masih sangat layak untuk sasaran ekspansi.

Di tengah iklim industri yang kurang menggembirakan, dia menyebut, bisnis kosmetik tetap menjanjikan potensi. Selain pangsa pasarnya sudah jelas, yakni para perempuan, bagi sebagian kalangan produk kosmetik merupakan kebutuhan vital.
Apalagi, kata Christine, tren pemakaian kosmetik sudah semakin meluas. Tak hanya perempuan dewasa, anak usia sekolah pun kian akrab dengan alat kecantikan.

“Konsumen kosmetik jarang loyal dengan produk tertentu. Sehingga, meski kami baru, saya kira pasarnya masih sangat potensial,” ujarnya.
Misi Flormar di Balikpapan saat ini, lanjut dia, lebih dulu ingin mempermudah masyarakat melihat dan mengenal produk mereka. Karenanya, kehadiran gerai merupakan tahapan penting.

Christine yakin, pangsa pasar di luar Jawa masih sangat potensial. Itu terbukti dari ekspansi mereka sebelumnya, di Medan dan Bali. Dalam sebulan, masing-masing kota tersebut berhasil meraup omzet antara Rp 250–350 juta. Terkait sasaran pasar, dia menyebut, paling besar adalah perempuan dengan rentang usia antara 20–40 tahun.

Meski masih tergolong pemain baru, Christine menyebut bahwa Flormar tetap berupaya mengedukasi masyarakat. Salah satunya terkait kewaspadaan terhadap peredaran produk palsu. Saat ini, dia memastikan, belum ada barang imitasi dari Flormar. “Membuka banyak toko tersebut jadi salah satu upaya menekan peredaran produk palsu,” tuturnya.

Dia mengakui, saat ini persaingan pasar kosmetik kian ketat. Terlebih, banyak produsen yang sudah memasarkan produknya secara daring, atau online. Strategi itu pun turut mereka siapkan.

“Tapi menurut kami, toko offline tetap yang paling penting. Calon konsumen butuh pengalaman langsung merasakan sebuah produk. Jika sudah ada pengalaman, kemudian mungkin baru membeli via online secara rutin,” terang Christine. (aji/man/k9)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

Hypermart Mulai Geber Diskon dan Promo

BALIKPAPAN  -  Meski indeks tendensi konsumen (ITK) turun, retailer di Kota Minyak optimistis…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:13

Waspada Bibit Kelapa Sawit Ilegal

SAMARINDA  -  Para petani kembali diminta mewaspadai peredaran benih kelapa sawit ilegal.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:12
Masih Didominasi Pajak

Triwulan Pertama, PAD Kaltim Capai 16,85 Persen

SAMARINDA  -  Kinerja Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kaltim…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:11

Sering Terbentur Aturan

BALIKPAPAN  - Perusahaan di Kaltim belum maksimal dalam memanfaatkan keuntungan melantai di Bursa…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:09

BI Terbitkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan

JAKARTA –  Bank Indonesia (BI) meluncurkan buku Kajian Stabilitas Keuangan No.30, Maret 2018.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:08

BI Terapkan Pengetatan Moneter, Era Bunga Tinggi Dimulai

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan suku bunga acuan. Kamis (17/5), rapat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:37

Perusahaan Lokal Masih Enggan Go Public

BALIKPAPAN - Minat perusahaan lokal untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public…

Jumat, 18 Mei 2018 06:34

RDMP Berjalan, Gubernur Prioritaskan Naker Lokal

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta pembangunan kilang minyak baru milik PT Pertamina…

Jumat, 18 Mei 2018 06:32

Lampaui Target Konsumsi Nasional

TANA PASER  –  Meski terjadi kenaikan harga, masyarakat Paser tidak perlu bingung mencari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .