MANAGED BY:
MINGGU
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 13 Desember 2017 15:22
Ekspansi Agresif, Flormar Pilih Kota Minyak
“Konsumen Kosmetik Jarang Loyal dengan Produk Tertentu”
ANGGI PRADITHA/KP SIAP BERSAING: Christine Victoria (dua kanan) saat memimpin kunjungan Flormar di Gedung Biru, kemarin.

PROKAL.CO, Produk kosmetik memang bukan kebutuhan utama bagi sebagian besar masyarakat. Namun tetap saja, kebutuhan itu memiliki pangsa pasar yang potensial. Tak terkecuali di Balikpapan.

SELAIN deretanproduk lokal, Indonesia juga menjadi pasar menarik bagi brand kosmetik impor. Salah satunya, Flormar, merek asal Italia.

Brand Executive Flormar Christine Victoria mengatakan, PT Izone Indonesia selaku pemegang merek tak hanya melihat potensi pasar otomotif di Pulau Jawa. Meski baru masuk ke Indonesia tahun lalu, mereka telah hadir di 15 kota besar, termasuk satu kota di Sumatra, serta dua kota di Kalimantan, Banjarmasin dan Balikpapan.

“Strategi kami memang langsung dengan membuka store di luar Jabodetabek. Ekspansi pasar kami memang tergolong cepat. Kalau tidak begitu, pasti ketinggalan, karena di Indonesia, kompetitor sudah lama hadir,” kata Christine saat berkunjung ke Gedung Biru Kaltim Post, Selasa (12/12). Ekspansi cepat Flormar tersebut, lanjut dia, pada tahap awal memang untuk sosialisasi produk.

Belum lama ini, Flormar membuka gerai di Mal Pentacity. Alasan memilih Balikpapan, disebut Veronica, karena kota ini masih berpotensi berkembang. Kata dia, bagi investor di bidang apapun, Kota Minyak masih sangat layak untuk sasaran ekspansi.

Di tengah iklim industri yang kurang menggembirakan, dia menyebut, bisnis kosmetik tetap menjanjikan potensi. Selain pangsa pasarnya sudah jelas, yakni para perempuan, bagi sebagian kalangan produk kosmetik merupakan kebutuhan vital.
Apalagi, kata Christine, tren pemakaian kosmetik sudah semakin meluas. Tak hanya perempuan dewasa, anak usia sekolah pun kian akrab dengan alat kecantikan.

“Konsumen kosmetik jarang loyal dengan produk tertentu. Sehingga, meski kami baru, saya kira pasarnya masih sangat potensial,” ujarnya.
Misi Flormar di Balikpapan saat ini, lanjut dia, lebih dulu ingin mempermudah masyarakat melihat dan mengenal produk mereka. Karenanya, kehadiran gerai merupakan tahapan penting.

Christine yakin, pangsa pasar di luar Jawa masih sangat potensial. Itu terbukti dari ekspansi mereka sebelumnya, di Medan dan Bali. Dalam sebulan, masing-masing kota tersebut berhasil meraup omzet antara Rp 250–350 juta. Terkait sasaran pasar, dia menyebut, paling besar adalah perempuan dengan rentang usia antara 20–40 tahun.

Meski masih tergolong pemain baru, Christine menyebut bahwa Flormar tetap berupaya mengedukasi masyarakat. Salah satunya terkait kewaspadaan terhadap peredaran produk palsu. Saat ini, dia memastikan, belum ada barang imitasi dari Flormar. “Membuka banyak toko tersebut jadi salah satu upaya menekan peredaran produk palsu,” tuturnya.

Dia mengakui, saat ini persaingan pasar kosmetik kian ketat. Terlebih, banyak produsen yang sudah memasarkan produknya secara daring, atau online. Strategi itu pun turut mereka siapkan.

“Tapi menurut kami, toko offline tetap yang paling penting. Calon konsumen butuh pengalaman langsung merasakan sebuah produk. Jika sudah ada pengalaman, kemudian mungkin baru membeli via online secara rutin,” terang Christine. (aji/man/k9)

 


BACA JUGA

Sabtu, 22 September 2018 00:08

AH MASAK SIH..?? Pelemahan Rupiah Untungkan Kaltim

SAMARINDA   -  Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diklaim menguntungkan…

Sabtu, 22 September 2018 00:07

Realisasi Pajak Capai Rp 12,8 T

BALIKPAPAN   -   Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra)…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Tabungan Masih Mendominasi

BALIKPAPAN  -  Membaiknya perekonomian di Kaltim turut mengerek dana pihak ketiga (DPK) di…

Sabtu, 22 September 2018 00:06

Proyek Infrastruktur Dongkrak Kinerja Investasi

SAMARINDA   -  Kinerja pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi Kaltim pada…

Sabtu, 22 September 2018 00:04

Optimistis Capai Target

JAKARTA  –  Pemerintah terus memantapkan program mandatori biodiesel 20 persen (B20)…

Sabtu, 22 September 2018 00:02

Kemenkeu Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

JAKARTA  –  Pemerintah menggunakan serangkaian strategi jitu untuk memperkuat rupiah.…

Sabtu, 22 September 2018 00:00

Perbaiki Data Produksi Beras

0

Jumat, 21 September 2018 23:59

Pengusaha Pemula Harus Jeli

JAKARTA  –  Pengusaha baru di Indonesia terus tumbuh seiring kemudahan akses informasi…

Jumat, 21 September 2018 07:15

Kredit Macet Kaltim Tertinggi di Kalimantan

SAMARINDA - Masyarakat Kaltim dituntut bijak dalam berutang. Saat ini, Bumi Etam menjadi daerah dengan…

Jumat, 21 September 2018 07:13

Pertamina Butuh Investasi USD 56 M

SAMARINDA – PT Pertamina tampaknya harus bekerja ekstra untuk meningkatkan produksi minyak dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .