MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 Desember 2017 11:29
Tugu-Tugu Itu Terancam Hilang karena Pembangunan

Kondisi Tugu yang Tak Terawat

SIMBOL KOTA: Tugu Perjuangan tak terlihat utuh karena tertutup rimbunnya tanaman liar. Sementara Tugu Jembatan Mahakam terancam hilang karena pembangunan Jembatan Mahakam IV.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Beberapa peristiwa besar pada masa lampau atau simbol sosial di Samarinda diabadikan dalam bentuk tugu. Keberadaannya tersebar di antero kota. Hanya, kini, beberapa di antaranya dalam kondisi tak terawat. Pemkot pun kemudian menuding, instansi penanggung jawab tidak inovatif dalam merawat situs tersebut.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto. “Kalau sudah dapat teguran dari wali kota baru ada yang dikerjakan. Dicambuk dulu baru bekerja,” ucap dia. Hermanto menjelaskan, perawatan tugu menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). “Sebelumnya, ditangani Disciptakot (Dinas Cipta Karya dan Tata Kota),” ujarnya.

Menurut pantauan Kaltim Post, sedikitnya terdapat delapan tugu yang berdiri di antero Kota Tepian. Salah satunya tugu pahlawan di mulut Jembatan Mahakam sisi Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang. Tugu itu berdiri dengan bentuk satu pilar dan terdapat empat patung tangan mengepal di pucuknya. Namun, kini, kepalan yang terlihat sisa dua. Sisanya patah. Ditambah, terdapat tanaman yang tumbuh membesar di bagian tengah-tengah tugu.

Kondisi serupa juga terlihat di Tugu Selamat Datang, simpang tiga Lempake, Jalan DI Pandjaitan, dan Tugu Selamat Datang di kawasan simpang tiga Loa Janan Ilir. Lanjut Hermanto, ada sebuah tugu di jalan poros Samarinda–Bontang, kawasan Sungai Siring. Letaknya jauh dari tepi jalan, kemudian tertutup oleh rimbunnya tanaman, sehingga sulit untuk dikenali. Parahnya, di dekat tugu tersebut, kini berdiri sebuah pondok.

“Harusnya, sebagai ikon di pintu gerbang, rajin dirawat. Sekarang, di sekitar tugu, ada yang menguruk. Itu karena tidak pernah diperhatikan,” terangnya. Dengan kondisi demikian, dia pun ragu Samarinda bisa menerima adipura. Sebab, keberadaan situs tersebut jadi salah satu kriteria penilaian. “Begitu mau mengharapkan adipura?” ketusnya.

Dia kemudian mencontohkan, ada tugu yang terancam hilang karena imbas pembangunan. Salah satunya Tugu Jembatan Mahakam yang terletak di sekitar proyek pembangunan Jembatan Mahakam IV alias Jembatan Kembar. “Jangan sampai pembangunan jembatan malah menghilangkan simbol yang ada. Kan terkena perencanaan jembatan kembar itu,” imbuh dia.

Hermanto menambahkan, tidak semua tugu milik pemkot. Dia mencontohkan Monumen Pesut Mahakam di depan Kantor Gubernur Kaltim. Itu adalah aset milik Pemprov Kaltim. “Dibangun era Pak HM Ardans (mantan Gubernur Kaltim). Untuk Tugu Selamat Datang, milik pemkot,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DPUPR Samarinda Hero Mardanus tidak mengetahui siapa yang berwenang dalam mengelola tugu. “Nanti saya cek dulu,” ucap dia. Pun itu menjadi tugas mereka, Hero mengaku pihaknya belum mengusulkan dana pemeliharaan. “Saya lihat dulu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) perawatan itu ranah siapa,” sebut dia.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya DPUPR Samarinda Eddy Djunaidi mengatakan, tugu itu masuk tugas DPUPR. Hanya, dia tidak tahu berada di bawah kewenangan bidang yang mana. Dia memastikan akan memeriksa tupoksi di bidangnya. Jika benar, pihaknya akan mulai merawat tahun depan. “Kalau anggaran memadai. Kami tidak ada mengusulkan untuk perawatan tugu,” tutup Eddy. (*/dq/ndy/k11)


BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 10:05

Gubernur Diminta Hentikan Pembangunan Masjid

SAMARINDA- Perlu kebijaksanaan seorang gubernur untuk menghentikan pembangunan masjid Pemprov Kaltim…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:06

Ada Kelompok Laki-Laki Penyuka Sesama Jenis di Samarinda?

SAMARINDA  –  Apakah ada kelompok gay di Samarinda? Pertanyaan ini terus menggelayut…

Sabtu, 13 Oktober 2018 12:03

Tak Banyak yang Mau Jadi Sekwan, Wali Kota Pesan Ngga Usah Ikut-ikutan Berpolitik

SAMARINDA –  Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang meminta PNS termasuk sekretaris DPRD…

Sabtu, 13 Oktober 2018 09:46

Mampu Jangkau Kawasan Terpencil

SAMARINDA - Keberadaan Tim Relawan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila untuk Sulawesi Tengah…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:04

ANDA BERNYALI? Berenang Nyebrang Sungai Mahakam, Hadiahnya Rp.50 Juta

SAMARINDA- Festival Mahakam selalu mengadakan Lomba Berenang menyeberangi Sungai Mahakam yang dikemas…

Jumat, 12 Oktober 2018 10:02

Gubernur Puji Kepala Desa dan Tenaga Pendamping

SAMARINDA- Apresiasi dan pujian mengalir dari mulut Gubernur Kaltim, Isran Noor kepada para 12 orang…

Kamis, 11 Oktober 2018 23:06

Perhari Sambangi 3 Tenda Pengungsian

SAMARINDA - Memasuki hari kelima keberadaan tim relawan MPW PP Kaltim untuk Sulteng, tim medis yang…

Kamis, 11 Oktober 2018 22:48

KKA Jadi Indikator Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

SAMARINDA- Indeks Komposit Kesejahteraan Anak (IKKA) di Kaltim dinilai terus mengalami peningkatan.…

Kamis, 11 Oktober 2018 22:47

Tablik Akbar, Sempaja Macet Total

SAMARINDA- Ribuan kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi tempat parkir Stadion Madya Sempaja, bahkan…

Kamis, 11 Oktober 2018 12:45

Pemilihan Rektor Unmul, Masjaya Terpilih Lagi

SAMARINDA- Rapat Senat Tertutup Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda secara aklamasi memilih Prof.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .