MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 Desember 2017 11:29
Tugu-Tugu Itu Terancam Hilang karena Pembangunan

Kondisi Tugu yang Tak Terawat

SIMBOL KOTA: Tugu Perjuangan tak terlihat utuh karena tertutup rimbunnya tanaman liar. Sementara Tugu Jembatan Mahakam terancam hilang karena pembangunan Jembatan Mahakam IV.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Beberapa peristiwa besar pada masa lampau atau simbol sosial di Samarinda diabadikan dalam bentuk tugu. Keberadaannya tersebar di antero kota. Hanya, kini, beberapa di antaranya dalam kondisi tak terawat. Pemkot pun kemudian menuding, instansi penanggung jawab tidak inovatif dalam merawat situs tersebut.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto. “Kalau sudah dapat teguran dari wali kota baru ada yang dikerjakan. Dicambuk dulu baru bekerja,” ucap dia. Hermanto menjelaskan, perawatan tugu menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). “Sebelumnya, ditangani Disciptakot (Dinas Cipta Karya dan Tata Kota),” ujarnya.

Menurut pantauan Kaltim Post, sedikitnya terdapat delapan tugu yang berdiri di antero Kota Tepian. Salah satunya tugu pahlawan di mulut Jembatan Mahakam sisi Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang. Tugu itu berdiri dengan bentuk satu pilar dan terdapat empat patung tangan mengepal di pucuknya. Namun, kini, kepalan yang terlihat sisa dua. Sisanya patah. Ditambah, terdapat tanaman yang tumbuh membesar di bagian tengah-tengah tugu.

Kondisi serupa juga terlihat di Tugu Selamat Datang, simpang tiga Lempake, Jalan DI Pandjaitan, dan Tugu Selamat Datang di kawasan simpang tiga Loa Janan Ilir. Lanjut Hermanto, ada sebuah tugu di jalan poros Samarinda–Bontang, kawasan Sungai Siring. Letaknya jauh dari tepi jalan, kemudian tertutup oleh rimbunnya tanaman, sehingga sulit untuk dikenali. Parahnya, di dekat tugu tersebut, kini berdiri sebuah pondok.

“Harusnya, sebagai ikon di pintu gerbang, rajin dirawat. Sekarang, di sekitar tugu, ada yang menguruk. Itu karena tidak pernah diperhatikan,” terangnya. Dengan kondisi demikian, dia pun ragu Samarinda bisa menerima adipura. Sebab, keberadaan situs tersebut jadi salah satu kriteria penilaian. “Begitu mau mengharapkan adipura?” ketusnya.

Dia kemudian mencontohkan, ada tugu yang terancam hilang karena imbas pembangunan. Salah satunya Tugu Jembatan Mahakam yang terletak di sekitar proyek pembangunan Jembatan Mahakam IV alias Jembatan Kembar. “Jangan sampai pembangunan jembatan malah menghilangkan simbol yang ada. Kan terkena perencanaan jembatan kembar itu,” imbuh dia.

Hermanto menambahkan, tidak semua tugu milik pemkot. Dia mencontohkan Monumen Pesut Mahakam di depan Kantor Gubernur Kaltim. Itu adalah aset milik Pemprov Kaltim. “Dibangun era Pak HM Ardans (mantan Gubernur Kaltim). Untuk Tugu Selamat Datang, milik pemkot,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DPUPR Samarinda Hero Mardanus tidak mengetahui siapa yang berwenang dalam mengelola tugu. “Nanti saya cek dulu,” ucap dia. Pun itu menjadi tugas mereka, Hero mengaku pihaknya belum mengusulkan dana pemeliharaan. “Saya lihat dulu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) perawatan itu ranah siapa,” sebut dia.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya DPUPR Samarinda Eddy Djunaidi mengatakan, tugu itu masuk tugas DPUPR. Hanya, dia tidak tahu berada di bawah kewenangan bidang yang mana. Dia memastikan akan memeriksa tupoksi di bidangnya. Jika benar, pihaknya akan mulai merawat tahun depan. “Kalau anggaran memadai. Kami tidak ada mengusulkan untuk perawatan tugu,” tutup Eddy. (*/dq/ndy/k11)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 11:54

Rekreasi Sekaligus Edukasi untuk Anak

MELEPAS penat dengan berinteraksi langsung pada hewan ternak tak perlu lagi jauh-jauh ke luar kota.…

Jumat, 20 Juli 2018 11:54

WAH PARAH..!! ASN Diperas Pemuda Gay

MALAM beranjak naik, Jhon Lenon (45) melintas di Jalan Hasan Basri, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai…

Kamis, 19 Juli 2018 10:51

PKL Menjamur, Satpol PP Disorot

SAMARINDA–Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin geram dengan pedagang kaki…

Rabu, 18 Juli 2018 10:32

Pimpinan Termuda Partai Se-Indonesia

TANA PASER – Meski terlahir bukan dari keluarga politikus, Priyan Dita Arie Sandy sejak duduk…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Psikolog Rekomendasikan Observasi

SAMPAI kemarin (17/7), kepolisian masih menelusuri penyebab timbulnya aksi brutal Sarifuddin, dua hari…

Rabu, 18 Juli 2018 10:11

Belum Bisa Disebut Gangguan Jiwa

Kejadian yang menimpa Muhammad Riharja (38), membuat masyarakat Benua Etam terenyuh dan geram. Entah…

Selasa, 17 Juli 2018 23:22

Kini, Daftar Perkara Cukup Lewat Online

SAMARINDA – Transparansi harus terus digaungkan, lembaga peradilan pun harus terus mengedepankan…

Selasa, 17 Juli 2018 10:44

Gerindra Lagi Seksi, Target Menang di Kaltim

SAMARINDA - Ketua DPD Gerindra Kaltim Andi Harun memastikan semua daerah pemilihan (dapil) telah memiliki…

Selasa, 17 Juli 2018 08:42

KESETANAN..!! Pekerja Ruko Ngamuk, Kepala Orang Dicatuk Pakai Tukul, 1 Tewas

SAMARINDA–Banyak pengendara tiba-tiba menghentikan laju kendaraan saat melintas di persimpangan…

Selasa, 17 Juli 2018 08:41

Nama Calon Rektor Sudah Dikirim ke Pusat

SAMARINDA–Dinamika Pemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul), 10 Juli lalu, sungguh di luar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .