MANAGED BY:
RABU
23 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Rabu, 13 Desember 2017 11:29
Tugu-Tugu Itu Terancam Hilang karena Pembangunan

Kondisi Tugu yang Tak Terawat

SIMBOL KOTA: Tugu Perjuangan tak terlihat utuh karena tertutup rimbunnya tanaman liar. Sementara Tugu Jembatan Mahakam terancam hilang karena pembangunan Jembatan Mahakam IV.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Beberapa peristiwa besar pada masa lampau atau simbol sosial di Samarinda diabadikan dalam bentuk tugu. Keberadaannya tersebar di antero kota. Hanya, kini, beberapa di antaranya dalam kondisi tak terawat. Pemkot pun kemudian menuding, instansi penanggung jawab tidak inovatif dalam merawat situs tersebut.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hermanto. “Kalau sudah dapat teguran dari wali kota baru ada yang dikerjakan. Dicambuk dulu baru bekerja,” ucap dia. Hermanto menjelaskan, perawatan tugu menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). “Sebelumnya, ditangani Disciptakot (Dinas Cipta Karya dan Tata Kota),” ujarnya.

Menurut pantauan Kaltim Post, sedikitnya terdapat delapan tugu yang berdiri di antero Kota Tepian. Salah satunya tugu pahlawan di mulut Jembatan Mahakam sisi Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang. Tugu itu berdiri dengan bentuk satu pilar dan terdapat empat patung tangan mengepal di pucuknya. Namun, kini, kepalan yang terlihat sisa dua. Sisanya patah. Ditambah, terdapat tanaman yang tumbuh membesar di bagian tengah-tengah tugu.

Kondisi serupa juga terlihat di Tugu Selamat Datang, simpang tiga Lempake, Jalan DI Pandjaitan, dan Tugu Selamat Datang di kawasan simpang tiga Loa Janan Ilir. Lanjut Hermanto, ada sebuah tugu di jalan poros Samarinda–Bontang, kawasan Sungai Siring. Letaknya jauh dari tepi jalan, kemudian tertutup oleh rimbunnya tanaman, sehingga sulit untuk dikenali. Parahnya, di dekat tugu tersebut, kini berdiri sebuah pondok.

“Harusnya, sebagai ikon di pintu gerbang, rajin dirawat. Sekarang, di sekitar tugu, ada yang menguruk. Itu karena tidak pernah diperhatikan,” terangnya. Dengan kondisi demikian, dia pun ragu Samarinda bisa menerima adipura. Sebab, keberadaan situs tersebut jadi salah satu kriteria penilaian. “Begitu mau mengharapkan adipura?” ketusnya.

Dia kemudian mencontohkan, ada tugu yang terancam hilang karena imbas pembangunan. Salah satunya Tugu Jembatan Mahakam yang terletak di sekitar proyek pembangunan Jembatan Mahakam IV alias Jembatan Kembar. “Jangan sampai pembangunan jembatan malah menghilangkan simbol yang ada. Kan terkena perencanaan jembatan kembar itu,” imbuh dia.

Hermanto menambahkan, tidak semua tugu milik pemkot. Dia mencontohkan Monumen Pesut Mahakam di depan Kantor Gubernur Kaltim. Itu adalah aset milik Pemprov Kaltim. “Dibangun era Pak HM Ardans (mantan Gubernur Kaltim). Untuk Tugu Selamat Datang, milik pemkot,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DPUPR Samarinda Hero Mardanus tidak mengetahui siapa yang berwenang dalam mengelola tugu. “Nanti saya cek dulu,” ucap dia. Pun itu menjadi tugas mereka, Hero mengaku pihaknya belum mengusulkan dana pemeliharaan. “Saya lihat dulu tupoksi (tugas pokok dan fungsi) perawatan itu ranah siapa,” sebut dia.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya DPUPR Samarinda Eddy Djunaidi mengatakan, tugu itu masuk tugas DPUPR. Hanya, dia tidak tahu berada di bawah kewenangan bidang yang mana. Dia memastikan akan memeriksa tupoksi di bidangnya. Jika benar, pihaknya akan mulai merawat tahun depan. “Kalau anggaran memadai. Kami tidak ada mengusulkan untuk perawatan tugu,” tutup Eddy. (*/dq/ndy/k11)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 09:13

MENGECEWAKAN..!! Pusat Hanya Menganggarkan Duit Segini untuk Normalisasi SKM

SAMARINDA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui…

Senin, 21 Januari 2019 11:06

Mulai Investigasi Pelaku Illegal Fishing

Memancing jadi perwujudan hobi banyak kalangan. Sebagian menjadikannya mata pencarian.…

Senin, 21 Januari 2019 11:04

Bahan Racun Terlalu Mudah Ditemukan

DAUD mengayun joran. Kail berumpan terayun menjauh dari tepian Sungai…

Senin, 21 Januari 2019 10:54

Masyarakat Ikut Mengawasi

PENGGUNAAN bahan kimia dan racun, atau setrum untuk menangkap ikan…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Gerindra Optimistis Menang di Mahulu

LONG BAGUN – Sorak serempak menghujani ruang rumah lamin Long…

Minggu, 20 Januari 2019 11:07

Oknum ASN Beli Sabu di "Kampung Bandar"

SAMARINDA - Teriakan polisi berpakaian sipil sembari mengacungkan tangan dan…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

"Saya Bukan Pembunuh"

WAJAH pucat, bibir sedikit mengelupas, dan matanya sayu. Langkahnya pelan,…

Minggu, 20 Januari 2019 11:06

Agendakan Konser Musik Jaz dan Klasik

Setelah mengadakan berbagai kegiatan di Jawa, Sumatra, dan Sulawesi, kini…

Minggu, 20 Januari 2019 11:05

Hanya Pemberhentian, Tanpa PAW

SAMARINDA–Pemprov Kaltim memberi penjelasan terkait polemik pemberhentian lima legislator di…

Minggu, 20 Januari 2019 10:19

WOW..!! Ada Samarinda Magnificent, Ini Maknanya Bagi Wali Kota

SAMARINDA - Logo komersial "Samarinda Magnificent", yang akan diluncurkan 21…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*