MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Selasa, 12 Desember 2017 09:42
Pengusung Jaang Setia

Safaruddin, Makmur, dan Ferdian Tunggu Perintah Partai

Syaharie Jaang

PROKAL.CO, SAMARINDA – Syaharie Jaang terbuka dengan kandidat bakal calon wakilnya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018. Adapunlima orang itu, yakni Rizal Effendi (wali kota Balikpapan), Makmur HAPK (ketua harian DPD Golkar Kaltim), Andi Sofyan Hasdam (mantan wali kota Bontang), Irjen Safaruddin (kapolda Kaltim), dan Awang Ferdian Hidayat (anggota DPR RI Dapil Kaltim).

Kelima nama tersebut disebut-sebut telah disetorkan pria yang menjabat wali kota Samarinda dua periode tersebut ke DPP Demokrat. Bagaimana tanggapan figur yang namanya masuk daftar pendamping Jaang?

Makmur HAPK mengatakan, sudah mendengar kabar soal dirinya masuk daftar bakal calon orang nomor dua Kaltim tersebut. Makmur tak menampik dirinya dan Jaang beberapa kali bertemu dan melakukan komunikasi. “Bahkan, beberapa waktu lalu ketika ke Berau, dia (Jaang) sowan ke rumah saya,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, lanjut Makmur, mereka membicarakan tentang Kaltim pada masa mendatang. Namun, Makmur menampik dirinya sudah merapat ke Jaang. “Beberapa kali pertemuan kami hanya komunikasi pribadi. Memang ada ajakan, tapi saya tahu batasan yang harus dipatuhi,” ujarnya, Minggu (10/12).

Diterangkan, dirinya terikat secara organisasi sebagai ketua harian DPD Golkar Kaltim. Bila hendak merapat kepada salah seorang kandidat, tentu ada proses di organisasi dan mesti melewati itu semua.

Makmur yakin, Jaang pun terikat dengan Partai Demokrat. Surat yang berisi lima kandidat bakal cawagub itu akan disetor ke DPP Demokrat. “Maka biarlah komunikasi di tingkat DPP yang berlaku. Kami di daerah akan mengikuti. Saya enggak mau mendahului keputusan DPP,” jelasnya.

Isu yang berkembang, komunikasi yang dibangun Jaang ke Golkar adalah salah satu cara untuk menggemukkan koalisi. Jaang selama ini diusung koalisi tiga partai, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Koalisi itu menghasilkan 12 kursi. Bila Golkar ikut dalam koalisi tersebut, akan ada tambahan 13 kursi yang menjadikan totalnya 25 bangku. Menanggapi hal itu, Makmur menuturkan, hal tersebut biasa dilakukan pada tahun politik seperti sekarang. “Manuver seperti itu sudah biasa,” ucap mantan bupati Berau dua periode itu.

Nama lainnya yang masuk lirikan Jaang adalah Awang Ferdian Hidayat. Putra sulung Gubernur Kaltim dua periode itu menuturkan, bukan persoalan mau atau tidak. Sebagai petugas partai, dia hanya menunggu keputusan dari PDI Perjuangan. Tak bisa, lanjutnya, melangkah lebih jauh. “Apapun keputusan partai, saya harus loyal. Apakah itu nomor satu atau dua,” ucapnya.

Senator DPR RI itu menyebut, kemungkinan PDI Perjuangan berkoalisi dengan Partai Demokrat terbuka. Sudah ada contoh di sejumlah pelaksanaan pemilihan kepala daerah. Begitu pun dengan partai lain di luar Demokrat, tak tertutup peluang koalisi. “Saya dengar Pak Jaang sudah ada pembicaraan ke PDI Perjuangan. Ya ditunggu saja apa keputusan partai,” tuturnya.

Mengenai urusan komunikasi keduanya, Ferdian menuturkan, tak pernah bertemu langsung Jaang. Namun, komunikasi antartim berjalan. “Biasa komunikasi politik. Saling memberi kabar perkembangan di partai masing-masing,” ujarnya.

Diterangkan, saat ini, partai berlambang moncong putih itu tengah konsolidasi dalam rangka pemenangan. Sebab, PDI Perjuangan tak bisa berjalan sendiri di Pemilihan Gubernur Kaltim 2018. Ini mengingat jumlah kursi di DPRD Kaltim hanya 10 kursi. Sementara itu, syarat minimal pengusungan pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur adalah 11 kursi.

Diwawancarai terpisah, Ketua DPW PPP Kaltim Rusman Yaqub menuturkan, menentukan bakal cawagub adalah urusan kandidat. “Saya enggak bisa melarang. Karena itu adalah hak kandidat,” ujarnya. Hingga sekarang, belum ada perubahan koalisi pendukung Jaang maju dalam Pilgub Kaltim 2018 mendatang. “Kalaupun ada perubahan, biar DPP yang melakukan,” ujarnya.

Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin menuturkan senada. Dikatakan, sampai detik ini, PKB tetap konsisten dengan kesepakatan yang merupakan hasil rekomendasi musyawarah kebangkitan dan musyawarah pimpinan wilayah pada awal November di Balikpapan. Adapun itu, mengusulkan untuk mendukung pasangan Jaang-Rizal (Jari) dalam Pilgub Kaltim 2018.

Hanya, memang, rekomendasi dari DPP PKB untuk merestui pasangan tersebut belum terbit. “Rekomendasi itu harus diawali dari Demokrat. Misal hari ini paket Jari keluar, besok PKB mengeluarkan,” ujarnya kemarin (11/12).

Partai berlambang bola dunia itu, terang dia, tak akan mendahului Demokrat untuk urusan mengeluarkan rekomendasi. Ini mengingat, Jaang merupakan kader, bahkan ketua DPD Demokrat Kaltim. “Tunggu saja kapan DPP Demokrat mengeluarkan rekomendasi berupa paket. Besoknya kami langsung menyusul,” katanya kembali.

Dari komunikasi yang terjalin dengan tim Jaang, menurut rencana, rekomendasi tersebut bakal terbit pekan ketiga Desember. Hanya, dirinya tak bisa pula memastikan lantaran urusan dapur partai lain.

Bagaimana bila DPP Demokrat mengeluarkan rekomendasi bukan paket Jari? Syafruddin yang juga anggota DPRD Kaltim itu berkata, PKB mesti kembali membangun komunikasi dengan DPC PKB seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Sebab, tak mungkin DPW mengkhianati hasil yang telah disepakati bersama dalam musyawarah kebangkitan (muskib) dan musyawarah pimpinan wilayah (muspimwil). “Kami akan gelar muspimwil kembali. Supaya suara DPC, DPW, dan DPP seiring seirama. Satu suara,” ucap dia.

Bagaimanapun, kata dia, seluruh partai pasti menginginkan bakal calon kepala daerah yang diusung menang dalam pertarungan. Maka itu, semua mesin partai harus bergerak. Disebutnya, bila kemungkinan terburuk itu terjadi, waktu yang tersisa masih cukup. Lagi pula, partai politik lain pun belum ada mengeluarkan rekomendasi.

Adapun Safaruddin enggan berkomentar banyak soal dirinya yang diusulkan sebagai cawagub Jaang. “Saya tunggu putusan partai saja,” kata Safaruddin. Dia yang mendaftar di PDI Perjuangan juga belum mengetahui keputusan partai. “Bergantung nanti hasil rekomendasi PDI Perjuangan bagaimana. Saya mengikuti,” terang jenderal bintang dua tersebut. (ril/*/fch/aim/rom/k11)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 09:31

Sangat Layak Jadi Daerah Otonomi Penuh

TANJUNG SELOR – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menilai, Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 24 April 2018 09:29

“Selamat Jalan sang Petarung, Perjuanganmu Selalu Dikenang”

Mulai hari ini (24/4) sampai Sabtu (28/4) akan dilaksanakan adat Rambu Solo’ pemakaman almarhum…

Senin, 23 April 2018 10:12
Dua Hari Polisi Olah TKP

Periksa Potongan Pipa Minyak yang Putus di Teluk Balikpapan

BALIKPAPAN – Seluruh potongan pipa minyak milik Pertamina yang menjadi barang bukti akhirnya berhasil…

Senin, 23 April 2018 10:05
Imigran Disarankan Tetap Tinggal di Rudenim

Penolakan Community House Menguat

BALIKPAPAN – Keinginan imigran menjadikan Balikpapan sebagai community house terus mendapat penolakan.…

Senin, 23 April 2018 10:02

Terjadi Gempa Susulan, Warga Waswas

BANJARNEGARA – Gempa-gempa susulan terus mengguncang wilayah Kecamatan Kalibening, Banjarnegara…

Senin, 23 April 2018 10:01
Nabi Tajima, Orang Tertua di Dunia yang Meninggal di Usia 117 Tahun

Diyakini Miliki 160 Keturunan, Cucunya Pun Punya Buyut

Rencana memasukkan Nabi Tajima dalam daftar The Guinness Book of World Records sebagai manusia tertua…

Minggu, 22 April 2018 09:04

Imigran Tuntut Kebebasan

BALIKPAPAN – Aksi pengungsi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Balikpapan berlanjut. Pantauan…

Minggu, 22 April 2018 09:00

Dua Pekan Periksa Pipa Pertamina

BALIKPAPAN - Dominasi arah kebijakan pemerintah pada korporasi badan usaha milik negara (BUMN) semakin…

Minggu, 22 April 2018 08:58

214 Perempuan Menyelam, Kibarkan Bendera

SITUBONDO - Hari Kartini kemarin (21/4) menjadi momen bersejarah bagi Pramuka Saka Bahari Lantamal V.…

Minggu, 22 April 2018 08:54

Nikah Dini, Berpotensi Jomlo Lagi

BALIKPAPAN - Maraknya kasus perkawinan anak di bawah umur membuat pemerintah gelisah. Salah satu opsi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .