MANAGED BY:
SENIN
21 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 11 Desember 2017 10:29
Laba Bank Syariah Masih Tumbuh
ilustrasi

PROKAL.CO, JAKARTA – Pendapatan industri perbankan syariah lesu. Pada kuartal III 2016, perbankan syariah mencatat pendapatan Rp 23,56 triliun. Kemudian, pada posisi yang sama tahun ini, angkanya berkurang menjadi Rp 21,02 triliun. Artinya, terjadi pertumbuhan negatif pada pendapatan 10,81 persen.

Meski pendapatannya menurun, laba bersih industri perbankan syariah melesat 65,03 persen. Laba bersih perbankan syariah pada kuartal III 2017 tercatat Rp 3,34 triliun, naik dari laba bersih pada posisi yang sama tahun lalu Rp 2,02 triliun.

Komisaris Utama PT Bank Syariah Mandiri Mulya Effendi Siregar menjelaskan, pertumbuhan laba bersih industri perbankan syariah disumbang penurunan pembiayaan macet atau nonperforming financing (NPF). NPF bank syariah pada kuartal III 2017 tercatat 3,88 persen, membaik bila dibandingkan dengan posisi yang sama pada 2016 yang mencapai 4,81 persen.

’’Selain perbaikan NPF, penempatan-penempatan pembiayaan industri perbankan syariah lebih baik. Di BSM (Bank Syariah Mandiri), kami sudah pakai tiga pilar itu dengan baik. Ada bisnis, operation, dan risk,’’ ujarnya pekan lalu.

NPF terendah dicatat pembiayaan di sektor jasa sosial dengan 2,26 persen. Kemudian, sektor lain adalah pertanian dan kehutanan dengan NPF 3,25 persen. Dari sisi pembiayaan, industri perbankan syariah mencatat pertumbuhan 15,56 persen. ’’Dari permintaan, tidak ada masalah. Tapi, secara industri, kami lihat memang masih ada wait and see dari permintaan pembiayaan. Khusus di BSM, pendapatan dan laba sama-sama tumbuh positif,’’ jelas Mulya.

Di BSM, peningkatan pembiayaan berdampak pada pertumbuhan margin bagi hasil bersih Rp 544 miliar atau tumbuh 18,77 persen secara year-on-year (yoy) menjadi Rp 3,44 triliun. Laba bersih yang dihimpun Rp 261 miliar atau tumbuh 6,04 persen (yoy).

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo menyatakan bahwa NPF BNI Syariah cukup baik di angka 3,29 persen. Kinerja BNI Syariah pada kuartal III 2017 mencatat laba bersih Rp 246 miliar atau naik 14,6 persen jika dibandingkan dengan September 2016 yang mencapai Rp 215 miliar. Pertumbuhan laba tersebut, antara lain, ditopang ekspansi pembiayaan dan kontribusi komposisi rasio dana murah serta efisiensi operasional. ’’NPF sampai akhir tahun lebih ditekan dengan menyalurkan pembiayaan yang selektif,’’ tuturnya. (rin/c14/sof)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 06:31

Permintaan Aneh Pelanggan Menggali Kreativitas

SETELAH lulus dari Limkokwing University of Creative Technology, Malaysia pada 2014, Sherli Sukangto…

Minggu, 20 Mei 2018 06:28

Jaga Komunikasi, Kualitas, dan Kecepatan Kerja

MENGELOlA bisnis di bidang desain sejak 2014, Sherli Sukangto mengaku telah banyak menghadapi persaingan.…

Sabtu, 19 Mei 2018 00:14

2019, Ekonomi Ditarget Tumbuh 5,8 Persen

JAKARTA  –  Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi pada 2019 mendatang mencapai…

Jumat, 18 Mei 2018 06:37

Perusahaan Lokal Masih Enggan Go Public

BALIKPAPAN - Minat perusahaan lokal untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public…

Jumat, 18 Mei 2018 06:34

RDMP Berjalan, Gubernur Prioritaskan Naker Lokal

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak meminta pembangunan kilang minyak baru milik PT Pertamina…

Jumat, 18 Mei 2018 06:32

Lampaui Target Konsumsi Nasional

TANA PASER  –  Meski terjadi kenaikan harga, masyarakat Paser tidak perlu bingung mencari…

Jumat, 18 Mei 2018 06:30

Penguatan Dolar Bisa Katrol Harga Otomotif

BALIKPAPAN - Harga jual otomotif di Kaltim diprediksi bakal terpengaruh penguatan dolar Amerika Serikat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:27

Asuransi Optimistis Tumbuh 20 Persen

JAKARTA – Industri asuransi tetap optimistis bisa tumbuh 20-30 persen tahun ini. Indonesia dinilai…

Jumat, 18 Mei 2018 06:26

Tren Positif Batu Bara Belum Merata

BALIKPAPAN - Meski harga batu bara menguat dan ekspor meningkat, kondisi ini tak serta-merta membuat…

Jumat, 18 Mei 2018 06:23

Penambahan Subsidi Solar Belum Final

JAKARTA – Masyarakat harus bersabar. Rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .