MANAGED BY:
SELASA
18 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 10 Desember 2017 12:00
Tanpa Alas Kaki, Cacing Bisa Masuk
PAKAI ALAS KAKI: Kuman atau hewan tak kasatmata bisa saja masuk ke dalam tubuh melalui kulit. Sebab itu, Anda wajib menggunakan alas kaki sebagai pelindung.

PROKAL.CO, MENIKMATI sejuknya pinggir pantai sambil berjalan di tepi laut tanpa alas kaki memang menyenangkan. Butiran pasir lembut dan hangat menemani setiap tapak, tak jarang menggoda untuk bermain. Namun, ternyata Anda patut waspada jika kulit tersentuh pasir langsung. Sebab, cacing tambang tak kasatmata bisa masuk ke dalam kulit. Dan itu sangat berbahaya bagi kesehatan. Cacing berasal dari kotoran binatang, terutama anjing dan kucing, dengan mudah menembus epidermis dan memberi rasa gatal. “Awalnya kulit berwarna kemerahan kecil seperti digigit nyamuk. Lama-lama, muncul guratan memanjang dan berkelok-kelok,” ujar dr Daulat Sinambela.

Medikus spesialis kulit dan kelamin dari Rumah Sakit AW Sjahranie Samarinda itu menuturkan, telur atau larva cacing hidup bebas di tanah atau pasir. Jika kulit tidak dilindungi, maka cacing akan menembus epidermis. “Cacing yang masuk ke dalam kulit nantinya akan dewasa di sana,” sambung dia.

Cutaneous larva migran sebutan penyakit kulit tersebut tidak hanya memberi sensasi gatal dan panas, tetapi mengganggu penampilan karena cacing di dalam tubuh akan membuat terowongan dan memanjang. Sehingga kulit akan berwarna kemerahan dengan guratan berkelok warna kecokelatan.  

Tidak hanya dari telapak kaki, cacing bisa masuk dari jaringan kulit bagian tubuh lainnya. “Waktu itu saya pernah menangani pasien yang cacingnya nyaris ada di seluruh badan,” ungkapnya saat ditemui Maskulin, Rabu (6/12).

Pasiennya mengalami itu, setelah tercebur lumpur kala melaksanakan kuliah praktik. Mulai dari punggung, dada, kedua lengan dan kaki, sampai ke bokong.

“Jika tidak segera diobati, cacing bisa menembus pembuluh darah atau lemak,” lanjut dia. Lantas, cacing akan cepat menyebar ke beberapa organ tubuh seperti lambung, paru-paru atau jantung.

Daulat menyatakan setidaknya ada tiga cara mengobatinya. Minum obat anticacing, salep kulit, dan bedah beku. Dari ketiga metode tersebut, bedah beku sangat dianjurkan jika cacing sudah hidup di kulit berminggu-minggu. Sebab, tidak hanya cacing yang wajib dimatikan, telur atau larvanya juga. “Kulit yang terdapat cacing akan disemprot dengan cairan nitrogen untuk menghancurkan terowongan yang dibuat cacing,” jelasnya.

Cara mencegahnya tentu dengan menggunakan alas kaki dan melindungi kulit dari kontak langsung dengan tanah atau pasir. Kemudian, jangan lupa untuk membersihkan anggota tubuh menggunakan sabun untuk mencegah kuman masuk. (*/day/ypl/k9)


BACA JUGA

Minggu, 16 Desember 2018 11:13

Cegah Terkena Diabetes Melitus

Jumlah penderita diabet melitus (DM) di Indonesia terus meningkat. Menurut…

Minggu, 16 Desember 2018 07:56

Asmara dalam Pigura

DALAM mengambil gambar untuk pre-wedding, ada beberapa hal yang harus…

Minggu, 09 Desember 2018 10:38

Sukses Butuh Proses

TANGANNYA terampil menari dengan kuas. Peralatan rias wajah sudah dia…

Minggu, 09 Desember 2018 10:37

Rangkul Murid Layaknya Keluarga

SAMBIL sesekali memainkan kacamata yang tengah dipegangnya, Denny Saputra begitu…

Minggu, 09 Desember 2018 10:35

Lincah Bergerak dengan Parkour

KEGIATAN olahraga yang membuat seluruh anggota tubuh bergerak, bahasa trennya…

Minggu, 09 Desember 2018 10:34

Melawan Rasa Takut dan Siap Cedera

PARKOUR bukan olahraga minim cedera.Namun, bukan berarti akan selalu cedera.…

Minggu, 09 Desember 2018 06:22

Balas Hinaan dengan Prestasi

PADA umumnya, setiap orang akan menyiapkan biaya sebelum merintis usaha.…

Rabu, 05 Desember 2018 09:46

Ini 5 Kiat Jaga Ginjal Anda Tetap Sehat

 Saat memasuki usia lanjut, salah satu pengobatan yang paling menjadi…

Selasa, 04 Desember 2018 10:56

Asyiknya PDKT Sambil Jalan Kaki

Calon pasangan yang sedang dalam masa pendekatan atau penjajakan (PDKT)…

Minggu, 02 Desember 2018 10:01

Empat Menit Singkat dengan Tabata

OLAHRAGA berintensitas tinggi tak hanya pliometrik. Ada pula olahraga yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .