MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 07 Desember 2017 07:12
2018, Harga Batu Bara Stagnan
HATI-HATI: Jika melihat kondisi permintaan dan pasokan terbaru, BI memprediksi, harga batu bara justru cenderung turun sepanjang 2018 nanti.(ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Meski masih berfluktuasi, tahun ini harga batu bara memang dalam tren positif. Memasuki 2018, pergerakan nilai jual emas hitam itu diperkirakan sulit berlanjut.

Dalam laporan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Harga Batu Bara Acuan sudah berada di level USD 90-100 per metrik ton sejak triwulan IV tahun lalu. Terus bergerak setiap bulan, Oktober tahun ini, harga komoditas tersebut ada di posisi USD 94 per metrik ton.

Proyeksi atas stagnansi harga batu bara itu, disampaikan Kepala Tim Advisori Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Kaltim Harry Aginta. Dia mengakui, tidak ada yang bisa memprediksi secara pasti harga komoditas energi di pasar global. Namun, jika kalau beberapa faktor fundamental, struktur harga komoditas energi tahun depan disebutnya bakal tak banyak bergerak. Bahkan ada kecenderungan lebih rendah dari tahun ini.

“Tidak terlihat alasan yang bisa menyeret harga batu bara naik signifikan. Bahkan, jika dilihat dari kondisi supply and demand terakhir, justru ada kemungkinan turun,” jelas Harry saat ditemui di kantornya, Rabu (6/12) kemarin.

Meski begitu, Harry menyebut, masih ada peluang bagi Kaltim untuk mendongkrak kinerja ekonomi. Kata dia, hal itu bisa dimulai dari mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur. Ketersediaan prasarana investasi, disebut Harry menjadi kunci mendongkrak minat pemodal untuk mask.

Upaya mendatangkan lebih banyak investasi baru di Kaltim, disebutnya kian mendesak. Daerah ini, disebut Harry tak boleh bergantung pada fluktuasi harga komoditas. Saat ini, pertambangan batu bara disebutnya masih menguasai 46 persen struktur produk domestik regional bruto (PDRB) Kaltim.

“Contoh saja Kalsel. Batu bara di sana hanya 20 persen dari total PDRB. Saat bisnis tambang itu anjlok, daerah itu tidak terkontraksi seperti Kaltim,” ungkapnya.

Sumatra Selatan, lanjut Harry, lebih bagus lagi. Daerah itu punya banyak inovasi untuk membangkitkan ekonomi, di tengah buruknya harga komoditas utama mereka.

“Semua sama-sama penghasil batu bara, tapi mengapa perekonomiannya tidak minus seperti Kaltim, dua tahun lalu? Karena ada punya banyak penopang lain,” pungkasnya. (*/ctr/man)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 06:48

Kertajati Bisa untuk Pesawat Badan Lebar

JAKARTA – Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati segera dioperasikan. Rencananya, Presiden…

Kamis, 24 Mei 2018 06:46

THR untuk ASN Naik

JAKARTA - Kepastian terkait besaran kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Kamis, 24 Mei 2018 06:45

Stok Beras Aman Sampai Lebaran

JAKARTA - Stok beras dipastikan aman hingga Lebaran, bahkan setelah arus balik. Direktur Utama Bulog…

Kamis, 24 Mei 2018 06:43

Pasar Saham Menghijau

JAKARTA – Pasar saham Indonesia sukses melaju di jalur hijau hingga ditutup menguat pada perdagangan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:50

Penaikan Bunga Acuan Belum Efektif

SAMARINDA  – Setelah pekan lalu agak tenang setelah penaikan suku bunga oleh Bank Indonesia,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:47

Stabilkan Harga Bahan Pokok

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan terus berupaya menstabilkan harga bahan pokok saat peak season, seperti…

Rabu, 23 Mei 2018 06:45

Produksi Ikan Ditarget Meningkat 5 Persen

SAMARINDA - Konsumsi ikan di Kaltim kerap melampaui target nasional. Konsumsi ikan rata-rata masyarakat…

Rabu, 23 Mei 2018 06:43

RENDAH..!! Nilai Investasi Kaltim Masih 12,36 Persen

SAMARINDA - Nilai investasi yang masuk ke Kaltim pada triwulan pertama 2018 belum maksimal. Ditarget…

Rabu, 23 Mei 2018 06:39

Menanti Kepastian Alih Kelola

BALIKPAPAN - Meski secara tertulis nasib eksploitasi minyak dan gas (migas) di Blok East Kalimantan,…

Rabu, 23 Mei 2018 06:36

Truk ODOL Jadi PR Kemenhub

JAKARTA – Kecelakaan kendaraan barang maupun orang masih menjadi pekerjaan rumah Kementerian Perhubungan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .