MANAGED BY:
RABU
12 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Rabu, 06 Desember 2017 07:29
Momen Bagus Kelapa Sawit

Imbas Musim Dingin, Permintaan CPO Global Meningkat

SIKLUS TAHUNAN: Meski memiliki pangsa pasar bagus di pasar internasional, kelapa sawit dinilai akan lebih cepat berkembang jika memiliki hilirisasi masif di dalam negeri. (ANGGI PRADITHA/KP)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Harga kelapa sawit melanjutkan siklus tahunan. Memasuki Desember, Dinas Perkebunan Kaltim menetapkan harga tandan buah segar (TBS) tanaman itu naik ke posisi RP 1.779 per kilogram.

Bulan lalu, harga TBS kelapa sawit masih di posisi Rp 1.696 per kilogram. Jika menilik trennya dalam dua tahun terakhir, harga tersebut masih bakal naik hingga triwulan pertama 2018. (selengkapnya lihat info grafis)

Akhir tahun memang menjadi momentum bagus bagi kelapa sawit. Naiknya harga tersebut disebabkan permintaan dan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di pasar internasional juga meningkat.

Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad mengakui, tahun lalu, harga TBS tak sebaik tahun ini. Salah satu penyebabnya adalah badai panas el nino yang terjadi pada 2015 lalu. Kualitas tanaman tropis ini menurun, dan harganya jatuh di pasaran.

Namun seiring waktu berjalan, harga kembali pulih. “Harga terus membaik seiring meningkatnya kualitas buah. Bahkan, tahun ini, TBS sawit di Kaltim sempat menyentuh Rp 1.954 per kilogram,” kata Ujang kepada Kaltim Post, kemarin (4/12).

Perbaikan harga TBS sawit, lanjut Ujang, tak lepas dari perbaikan harga CPO di pasar internasional. Situasi itu pun, disebutnya sebagai indikasi bahwa potensi penyerapan tanaman ini masih tinggi. Karenanya, para petani diminta tak kendur dalam berproduksi.

“Selama minyak nabati stoknya menurun, maka harga CPO akan meningkat. Saat musim dingin seperti sekarang, permintaan dari Eropa dan Amerika naik, karena produksi minyak nabati mereka terhenti. Mereka butuh CPO serta turunannya, sebagai pengganti,” jelas Ujang.

Terkait produksi, dia menyebut, tahun ini Kaltim diprediksi mampu memproduksi sekitar 3,2 juta ton CPO, dari 14,58 juta ton TBS sawit. Jumlah TBS itu, disebut Ujang ditarget naik tahun depan, menjadi 18 juta ton.

“Tak hanya berharap pada CPO, petani TBS juga bisa menambah pundi-pundi pendapatan ketika CPO sudah memiliki bisnis turunan di dalam negeri,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, CPO yang merupakan olahan awal, masih bisa diolah menjadi produk-produk turunan baru. Seperti  minyak goreng, margarin, kosmetik, dan lainnya. Potensi ini yang sedang digarap untuk meningkatkan ekonomi baru.

“Sehingga tidak perlu menunggu musim dingin. Adanya industri hilir baru untuk CPO bisa membuat penghasilan baru bagi petani kelapa sawit,” ujarnya. (*/ctr/man/tom/k18)


BACA JUGA

Selasa, 11 Desember 2018 06:39

Sampai Kapan...?? Daya Beli Petani Kaltim Belum Baik

SAMARINDA - Kemampuan daya beli petani di Kaltim kembali menurun.…

Selasa, 11 Desember 2018 06:35

2019, Properti Lebih Menggeliat

JAKARTA – Pasar properti pada 2019 diprediksi tumbuh lebih baik…

Selasa, 11 Desember 2018 06:34

KEK GB Diharapkan Dongkrak Perekonomian

JAKARTA - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang (GB), Bintan,…

Senin, 10 Desember 2018 06:43

SANGAT POTENSIAL..!! Ekonomi Syariah Jadi Alternatif Sumber Perekonomian Kaltim

SAMARINDA – Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kaltim diyakini…

Senin, 10 Desember 2018 06:43

Pengusaha Antusias Sambut Aturan Baru

SAMARINDA – Langkah pemerintah menghilangkan pungutan ekspor minyak kelapa sawit…

Senin, 10 Desember 2018 06:40

Bagasi Lebih Besar dari Nmax

BALIKPAPAN - Yamaha kembali memanaskan persaingan kendaraan roda dua di…

Senin, 10 Desember 2018 06:38

Banyak Tangani Urusan Nonteknis, Pastikan Program Berjalan

Syaifudin adalah sosok yang peduli. Tak hanya soal pekerjaannya sebagai…

Senin, 10 Desember 2018 06:35

Bapenda Gelar Gebyar Pajak Daerah 2018

SAMARINDA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda menggelar Gebyar…

Senin, 10 Desember 2018 06:34

Proyeksi Penerimaan Pajak Capai 95 Persen

JAKARTA – Direktur Jenderal Pajak Robert Pakpahan memproyeksi penerimaan pajak…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:00

Bernostalia dengan Era 1970-an

BALIKPAPAN  –  Maskapai Garuda Indonesia (GA) memberikan pelayanan baru dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .