MANAGED BY:
SABTU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Minggu, 03 Desember 2017 10:17
Masuk ke Asrama, Empat Kali Setubuhi Korban
-ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kasus persetubuhan atau tindakan asusila terus terjadi. Rata-rata korban masih berstatus pelajar atau anak di bawah umur. Lebih miris, pelakunya juga bukan orang jauh. Mulai yang masih memiliki ikatan keluarga, hingga mereka yang hanya menjalin hubungan kekasih. Teranyar, kasus persetubuhan yang menyeret Aldo Aprila (18) yang menyetubuhi kekasihnya berulang kali. Kasusnya dibeberkan kemarin (1/12).

Terungkapnya tindakan tak senonoh itu berawal dari cerita Kasih–bukan nama sebenarnya, kepada orangtuanya. Mendengar cerita tersebut, orangtua korban naik pitam. Kasih mengatakan, sepuluh bulan menjalin hubungan khusus dengan Aldo, sudah empat kali mereka bersetubuh. “Kalau tidak salah ingat, ada sekitar empat kali,” cerita Kasih ke Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda.

Perbuatan tersebut pertama kali dilakukan Aldo April silam. Dilakukan di asrama sekolah tempat korban tinggal. Saat itu, pelaku diam-diam masuk ke kamar Kasih dan berusaha menyetubuhi korban dengan paksa. “Dia juga sempat pukul saya,” imbuh Kasih saat membuat laporan polisi.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menjelaskan, maraknya kasus persetubuhan lantaran tak ada kontrol dari orangtua. “Dalam kasus terbaru, seharusnya pelaku tidak diperkenankan tinggal serumah,” sebut Sudarsono. Menilik kasus lain, perwira berpangkat melati satu itu menegaskan, setiap perbuatan asusila hukumannya harus benar-benar setimpal. Terlebih yang korbannya di bawah umur. “Sangkut pautnya dengan masa depan korban,” tegas Sudarsono. 

Disinggung mengenai adanya penyelesaian perkara secara kekeluargaan, Sudarsono menyebut semua keputusan ada di tangan korban. (*/dra/iza/k9)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 10:24
Kasus Tambang Ilegal yang Merusak Kuburan

Oknum Polisi Itu Bakal Jadi Tersangka?

SAMARINDA – Kisruh permasalahan galian tambang ilegal di kuburan muslimin Jalan Poros Lempake…

Jumat, 23 Februari 2018 16:09

Jaang Ajak Doakan Kesembuhan Nusyirwan

SAMARINDA—Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang saat ini sedang cuti kampanye Pilgub Kaltim mengajak…

Jumat, 23 Februari 2018 09:22

Abu Tours Dipidanakan

SAMARINDA – Menunggu nasib baik, tak banyak calon jamaah Abu Tours yang akhirnya memilih jalan…

Jumat, 23 Februari 2018 09:21

Orangutan Itu...

TUJUH tahun silam (2011), Benua Etam sudah dihebohkan dengan terungkapnya kasus pembantaian orangutan…

Jumat, 23 Februari 2018 09:20

Pemkot Siapkan Tim Khusus

SAMARINDA – Pemkot Samarinda telah mengevaluasi penggunaan dana alokasi khusus (DAK) 2017. Bahkan,…

Jumat, 23 Februari 2018 09:19

Masa Kerja Direksi PDAM Berakhir 1 Juli

SAMARINDA – Masa kerja direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kencana akan berakhir…

Jumat, 23 Februari 2018 09:19

Jaang Berkomitmen Lestarikan Budaya

MUARA BADAK – Ketua Umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) Syaharie Jaang berkomitmen…

Jumat, 23 Februari 2018 08:16

Minim Pengawasan, Hibah Rentan Jadi Bancakan

SAMARINDA – Pemberian hibah atau bantuan sosial (bansos) pemerintah kerap berujung perkara korupsi.…

Kamis, 22 Februari 2018 20:48
BPTP Kaltim Gelar Rakorda Upsus Pajale se-Kaltim

YAKIN..!! Kekurangan Luas Tambah Tanam 9 Ribu Hektar Lahan Bisa Teratasi

SAMARINDA – Pemenuhan kebutuhan pangan di Benua Etam menjadi atensi bagi pemerintah daerah. Balai…

Kamis, 22 Februari 2018 10:10

Pematangan Lahan Jadi Modus

LEBIH dari separuh wilayah Kota Tepian sudah berubah menjadi area pertambangan. Bisnis perumahan jadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .