MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Sabtu, 02 Desember 2017 07:41
Royalti Batu Bara Bakal Naik

Pemerintah Terapkan Tarif Progresif

-

PROKAL.CO, JAKARTA  –  Pemerintah berencana menaikkan royalti sektor pertambangan mineral secara progresif. Sebab, harga sejumlah komoditas pertambangan, antara lain emas, tembaga, perak, dan batu bara, mengalami kenaikan.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bambang Susigit menyatakan, pemerintah telah menyelesaikan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2012 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dalam draf revisi tersebut tercantum adanya kenaikan royalti progresif untuk sektor pertambangan. “Tetapi, memang harus dikoordinasikan ke Menko Bidang Perekonomian,” ujarnya kemarin (1/12).

Penetapan royalti progresif berpotensi meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP). “Setiap ada kenaikan harga sekian, royalti akan naik 0,25 persen,” kata Bambang.

Dia mencontohkan, tarif progresif diberlakukan bila harga mencapai USD 1.300 per ons troy untuk royalti emas. Jika mengacu PP Nomor 9 Tahun 2012, tarif royaltinya tetap 3,75 persen. Namun, dengan skema tarif progresif, royalti emas di harga tersebut bakal mencapai 4 persen. Sebab, ada tambahan tarif royalti progresif 0,25 persen.

Ketika harga emas kembali naik dari USD 1.300 per ons troy menjadi USD 1.400 per ons troy, diterapkan kenaikan tarif progresif lagi 0,25 persen. “Kenaikan royalti dikenakan setiap kali ada kenaikan USD 100 per ons troy, maka akan kena 0,25 persen,” jelasnya.

Menurut Bambang, kenaikan harga mineral dan batu bara belum tentu diikuti kenaikan ongkos produksi. “Karena itu, pemerintah ingin keuntungan lebih tinggi yang diperoleh perusahaan juga dirasakan negara. Saat ini diusulkan lantaran fluktuasi harganya dinilai paling tinggi,” ungkapnya.

Berdasar data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PNBP dari sektor pertambangan hingga pertengahan November mencapai Rp 35 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dari target capaian PNBP tahun ini Rp 32,4 triliun.

Jumlah PNBP itu didominasi penerimaan royalti Rp 19,8 triliun atau 56,6 persen. Kemudian, penjualan hasil tambang Rp 14,7 triliun dan iuran tetap Rp 500 miliar. “Saat ini kami masih menghitung potensi kenaikan penerimaan negara dari royalti pertambangan batu bara, jika aturan itu diterapkan,” tutur Bambang.

Ketua Indonesian Mining Association (IMA) Ido Hutabarat menuturkan, peraturan tersebut dinilai tidak menguntungkan pelaku industri pertambangan. “Peraturan itu tidak adil. Pemerintah menaikkan tarif royalti progresif saat terjadi kenaikan harga tambang. Tetapi, saat harga turun, tidak ada penurunan tarif royalti maupun insentif bagi pelaku usaha pertambangan,” paparnya.

Ido meminta pemerintah mempertimbangkan pemberian insentif maupun penurunan tarif saat harga komoditas tambang mengalami penurunan. Dengan begitu, perusahaan tambang bisa terus bertahan. (vir/c14/fal/jpnn/rom/k8)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 08:57

Mantap Tatap Macan Kemayoran

TENGGARONG – Mitra Kukar dikejar deadline. Setelah menang telak 3-0 atas tamunya Sriwijaya FC…

Kamis, 19 Juli 2018 08:54
Utang Proyek MYC Rp 220 Miliar Pasti Dibayar

Mau Selesai Sebelum Masa Jabatan Gubernur Habis, Pemprov Genjot Kontraktor

SAMARINDA – Pemprov Kaltim meyakinkan DPRD Kaltim bahwa proyek multiyears contract (MYC) atau…

Kamis, 19 Juli 2018 08:51

KPU Buka Nama-Nama Caleg ke Publik

JAKARTA – Semua partai politik (parpol) peserta pemilu sudah mendaftarkan bakal calon legislatif…

Kamis, 19 Juli 2018 08:50
Lima Calon Sekprov Ikuti Tes Kompetensi

Klaim Tak Intervensi, Pemprov Wajib Transparan

SAMARINDA – Assessment Test (kompetensi) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Provinsi…

Kamis, 19 Juli 2018 08:47

Perangi Penyelundupan Narkoba, Tambah 12 Pos Perbatasan

Genap berusia 60 tahun, Kodam VI/Mulawarman menjadi bagian dari sejarah Indonesia. Tantangan yang dihadapi…

Rabu, 18 Juli 2018 08:22

Kemenag: ATM Aman kalau Kembalikan Uang

BALIKPAPAN – Kasus antara PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) dan ribuan jamaah belum juga ada titik…

Rabu, 18 Juli 2018 08:18

Sudah Sterilisasi SUGBK, Sibuk Jaga Keasaman Air di Palembang

Dari serangkaian persiapan menuju Asian Games, penyelesaian venue menjadi topik utama yang terus diselesaikan…

Selasa, 17 Juli 2018 09:14

Jamaah Terus Dibikin Menggantung

BALIKPAPAN – Ratusan orang berkumpul di Masjid Baitul Aman Mapolres Balikpapan, Senin (16/7).…

Selasa, 17 Juli 2018 09:05

Dua Bulan Lagi Didarati Boeing 737

SAMARINDA –Tarik ulur rencana penerbangan lintas provinsi di Bandara APT Pranoto Samarinda mulai…

Selasa, 17 Juli 2018 09:02

Coret Caleg Mantan Koruptor

SAMARINDA – Hari ini (17/7), menjadi batas terakhir pendaftaran calon legislatif (caleg) untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .