MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 01 Desember 2017 11:06
Pernah Disuruh Paranormal Kencingi Kepala Anaknya

Masrani Bersepeda Kunjungi 33 Provinsi (1)

HENDAK KE BERAU: Masrani bersama sang buah hati, Santi. Dia sudah keliling Indonesia untuk mengobati anaknya yang menderita epilepsi.

PROKAL.CO, Entah berapa kilometer sudah ditempuh Masrani dan putrinya, Santi, dengan bersepeda. Dia mengungkapkan telah mengunjungi 33 provinsi di Indonesia. Apa yang mendorong pria 49 tahun itu berboncengan dengan sang anak bersepeda keliling Indonesia?

“Sudah 17 tahun saya mencari pengobatan sakitnya Santi,” tutur Masrani. Sakit apa Santi? Menurut dia, Santi menderita epilepsi. Karena tak punya dana untuk pengobatan sang anak, Masrani nekat keliling Indonesia untuk mencari dana. Selama berpetualang, dia dan anaknya hidup dari belas kasihan orang lain. Masrani sudah mengunjungi lebih 49 Dinas Sosial di Indonesia. “Yang terbanyak Rp 200 ribu,” tuturnya. Uang itu dipakai untuk pengobatan epilepsi Santi. “Bukan ke dokter, tapi ke ‘orang pintar’,” katanya.

Sesuai kartu tanda penduduk, Masrani adalah warga Jalan Gunung Sari VII/11 Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalimantan Selatan. Ke Samarinda, dia membawa lebih 50 surat keterangan yang dikeluarkan Dinas Sosial, kepolisian, dan lainnya. Rata-rata surat itu memuat pernyataan bahwa dia sudah berkunjung ke kota tersebut dan memang mencari pengobatan epilepsi.

Masrani mengatakan, sebelum memutuskan keliling Indonesia, dirinya sudah berupaya mengobati sang anak. Dibawa ke dokter maupun pengobatan alternatif. Namun, tanda-tanda kesembuhan Santi tak pernah datang. “Karena saya hanya sanggup membayar ‘orang pintar’, pengobatan yang ditawarkan juga aneh-aneh. Pernah saya diminta mengencingi kepala anak saya untuk kesembuhannya. Jelas saja ngga saya lakukan, kan aneh,” tuturnya.

Santi saat ini berusia 20 tahun. Sang buah hati sudah mengidap epilepsi sejak lahir. Ibu Santi meninggal saat melahirkannya. “Saya tidak punya biaya untuk mengobati Santi. Tapi, saya akan terus mengayuh sepeda hingga menemukan tempat yang bisa menyembuhkan Santi,” tuturnya lirih. (*/ctr/iza/k8/bersambung)


BACA JUGA

Minggu, 17 Desember 2017 09:59

12 Inovasi Itu Berpotensi Direplikasi OPD

SAMARINDA – Keberhasilan PKP2A III LAN Samarinda mendapatkan penghargaan inovasi dari Lembaga…

Minggu, 17 Desember 2017 09:58

Alarm Berbunyi, Warga Gunung Steling Panik

SAMARINDA – Bencana masih mengintai Samarinda. Apalagi di musim hujan seperti saat ini, banjir…

Minggu, 17 Desember 2017 09:57

Berharap Dapat Lagi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Heri Suriansyah menyebut, alat early warning…

Minggu, 17 Desember 2017 09:57

Disiplin Tata Ruang Harus Tegak

SAMARINDA – Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) milik Pemkot Samarinda kerap tidak sejalan dengan…

Sabtu, 16 Desember 2017 10:49

Warga Selili Bakal Direlokasi

SAMARINDA – Kawasan Selili menjadi salah satu daerah yang rawan bencana longsor. Opsi merelokasi…

Sabtu, 16 Desember 2017 10:47

Belasan Pelajar Ramai-Ramai Mencuri

SAMARINDA – Pada usia yang masih belia, sejatinya mereka mengenyam pendidikan. Namun, tidak dengan…

Sabtu, 16 Desember 2017 10:46

Ada Masalah Kejiwaan, “Penyusup” Markas Polisi Dibebaskan

SAMARINDA – Ventje Sulaiman berjam-jam menjalani pemeriksaan khusus. Di sebuah ruangan tertutup…

Sabtu, 16 Desember 2017 10:45

Apa Beda Gendam dan Hipnotis?

Belakangan, kejahatan dengan modus gendam cukup marak. Bahkan terakhir, ada beberapa pelaku gendam ditangkap…

Sabtu, 16 Desember 2017 10:44

Pencuri Bikin LPJU Padam

SAMARINDA – Masih banyak lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Samarinda yang padam. Dinas Perhubungan…

Sabtu, 16 Desember 2017 10:44

Sabu Diselipkan di Irisan Batang Sabun

SAMARINDA – Ada saja akal para pengedar sabu untuk memasarkan barang haram. Kemarin (15/12), anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .