MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 30 November 2017 08:44
Pemprov “Berhasil” Tutupi Kegagalan

Target Lepas, Revisi RPJMD Tanpa Gejolak

BELUM MEMBAIK: Menurunnya transaksi batu bara dalam beberapa tahun terakhir membuat Pemprov Kaltim merevisi program prioritas karena pendapatan daerah ikut menyusut.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Usulan Pemprov Kaltim merevisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2013-2018 berakhir mulus dalam rapat paripurna di DPRD Kaltim, Rabu (29/11). Semua fraksi di Karang Paci, sebutan kantor DPRD Kaltim setuju. Padahal, banyak target pemerintah yang diturunkan.

Dalam revisi RPJMD 2013-2018, DPRD Kaltim setuju atas perubahan tujuan pemprov, dari sebelumnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi hijau, menjadi meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Legislator juga setuju atas perubahan lima sasaran dalam RPJMD. Pertama, perubahan nomenklatur dari meningkatkan angka melek huruf diganti meningkatnya harapan lama sekolah.

Dari target lama pada 2018 tercapai 99,5 persen, diterima hanya mencapai target 14 persen. Kedua, meningkatkan daya beli masyarakat diubah menjadi meningkatkan standar hidup layak. Target sebelumnya, pada 2018 bisa mencapai Rp 802.823 per kapita per hari, namun DPRD Kaltim setuju target diubah menjadi hanya Rp 11.800 per kapita per hari.

Perubahan ketiga yang disetujui dari meningkatkan pendapatan per kapita, menjadi meningkatkan daya beli masyarakat. Dari target 5,5 persen menjadi hanya 4 persen. Keempat, dari target tercapaiannya swasembada beras diubah menjadi tercapainya swasembada pangan. Targetnya, dari 100,22 persen menjadi hanya 85 persen. Terakhir, perubahan dari meningkatnya pengembangan dan pemanfaatan energi terbarukan diubah menjadi meningkatnya pemanfaatan energi terbarukan.

Targetnya, tetap hanya ditetapkan 3 persen.

Revisi RPJMD 2013-2018 sebagai cara menutupi kegagalan Awang Faroek. Itu tampak pada revisi jumlah program prioritas. Sebelum direvisi, RPJMD memiliki program prioritas sebanyak 92. Namun, setelah perubahan turun drastis menjadi hanya 30 program. Seperti program peningkatan kualitas lingkungan hidup, sebelum revisi pemprov merencanakan pada 2018 sebanyak 16 program, namun setelah perubahan, target itu hanya menjadi 2 program.

Kemudian, target percepatan transformasi ekonomi dari sebelumnya direncanakan pada 2018 sebanyak 12 program, kini menjadi hanya 5 program. (lihat grafis). Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kaltim Andarias P Sirenden mengatakan, pemerintah saat ini realistis. Perekonomian Kaltim yang sangat bergantung sumber daya alam mengalami penurunan. Ekspor komoditi andalan, seperti minyak dan gas serta batu bara turun. Sementara daerah tujuan utama ekspor Kaltim, juga melemah perekonomiannya sehingga mengakibatkan permintaan produk dari Kaltim juga ikut turun.

Turun drastisnya sejumlah program pemerintah, sebut Andarias, berkorelasi dengan target pendapatan daerah yang dari tahun ke tahun tidak mengalami kenaikan signifikan. Bahkan cenderung terus turun. Dalam RPJMD awal misalnya, pemerintah menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) bisa mencapai Rp 5,7 triliun. Namun belakangan, pendapatan asli daerah hanya ditargetkan dalam rencana APBD Kaltim 2018 sebesar Rp 4,16 triliun.

”Revisi ini juga menyesuaikan RPJMN 2015-2019. Ada program pokok yang belum masuk sebelumnya harus dimasukkan. Kalau ada penyesuaian itu hal wajar dan boleh. Apalagi saat situasi ekonomi Kaltim sedang turun seperti saat ini,” ujar politikus dari Partai Hanura itu. Disebutkannya, revisi RPJMD Kaltim 2013-2018 menjadi sesuatu yang wajib dan harus diselesaikan sebelum penetapan APBD Kaltim 2018.

Sebab, revisi tersebut menjadi acuan dan pedoman dalam penyusunan perangkat daerah imbas penerapan Undang-Undang (UU) 23/2014 tentang Pemerintah Daerah. Terdapat tambahan kewenangan pemerintah provinsi dalam urusan pendidikan, kehutanan, dan pertambangan. ”Kami tidak buru-buru. Pansus sudah melalui semua proses sesuai tahapan. Tapi, syukur tidak ada kendala jadi ditetapkan tepat waktu. Di daerah lain, masih banyak yang belum selesai, padahal deadline-nya tahun ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, indikator makro keberhasilan pemerintah pada akhir RPJMD 2013-2018 diubah. Beberapa di antaranya indeks pembangunan manusia (IPM) dari 78 persen turun menjadi 75,7 persen. Kemudian, tingkat pengangguran dari 5,11 persen naik menjadi 7 persen. Lalu, pertumbuhan ekonomi dari 4,7-5,3 persen turun menjadi 0,5-1 persen.

Dikonfirmasi terpisah, Sekprov Kaltim Rusmadi mengatakan, revisi RPJMD dilakukan karena tekanan ekonomi global yang berdampak pada melemahnya kinerja sektor pertambangan minyak, gas, dan batu bara. Pendapatan Kaltim turun drastis. Sehingga, program pemprov harus dirasionalisasi. ”Dana perimbangan termasuk PAD Kaltim terjun bebas. APBD Kaltim saat RPJMD disusun masih Rp 13 triliun, sekarang sisa Rp 8 triliun. Target wajar berubah,” sebutnya.(*/him/riz/k15)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 11:05

Barang Milik Orang Lain

Bebasnya Febriadi alias Febi dari tuntutan selama 17 tahun pidana penjara di Pengadilan Negeri (PN)…

Jumat, 19 Januari 2018 12:19

Tahanan Hanya Diberi Antibiotik, Polisi Masih Waswas

SAMARINDA – Difteri menjadi momok bersama. Bukan hanya di kalangan masyarakat, di ruang serba…

Jumat, 19 Januari 2018 12:17

Tersedia 3 Ribu Vial Vaksin

Pemkot Samarinda sangat menyeriusi penanganan penyebaran difteri. Sampai saat ini, pemkot menyediakan…

Jumat, 19 Januari 2018 12:16

Sabu di Samarinda Lebih Murah

Perang terhadap narkoba terus digaungkan. Rabu (17/1) sekitar pukul 21.00 Wita, tim khusus Badan Narkotika…

Jumat, 19 Januari 2018 12:15

Pakai Seragam Perusahaan saat Beraksi

SAMARINDA – Jika beberapa hari terakhir layanan internet (Indihome) dan sambungan telepon Anda…

Jumat, 19 Januari 2018 12:14
Program Jaksa Menyapa Gandeng Kaltim Post

Laporan Kinerja biar Bisa Dikontrol Masyarakat

Kejaksaan punya cara baru agar semakin diketahui masyarakat. Melalui program Jaksa Menyapa, diharapkan,…

Kamis, 18 Januari 2018 09:54

Ratusan PSK Belum Dipulangkan

SAMARINDA – Program pemulangan ribuan pekerja seks komersial se-Kaltim ternyata tak berjalan.…

Kamis, 18 Januari 2018 09:53

PNBP Dialihkan Tanpa Revisi Dianggap Melanggar

SAMARINDA – Dugaan penyimpangan dana pendapatan nasional bukan pajak (PNBP) di Fakultas Pertanian…

Kamis, 18 Januari 2018 09:50

Diduga Mira Tewas Diracun

SAMARINDA – Di permukiman padat penduduk, Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan…

Kamis, 18 Januari 2018 09:49

Alasan Mau Bangun Perumahan

SAMARINDA – Aparat penegak hukum “pasang” mata dan telinga untuk membongkar praktik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .