MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 25 November 2017 06:19
Peluang dan Tantangan Kaltim Tahun Depan

CATATAN Oleh: Suharyono Soemarwoto

Suharyono Soemarwoto

PROKAL.CO, SELAIN  faktor makroekonomi dan investasi, masih ada beberapa aspek yang turut menghadapi risiko sekaligus peluang pada tahun depan. Salah satu yang paling vital adalah terkait sumber daya manusia.

The right man on the right place. Inilah kata yang tepat untuk mengelola ekonomi Kaltim pada masa mendatang. BUMD maupun BUMDes harus dikelola oleh para pelaku bisnis yang sudah teruji keberhasilannya. Pimpinan perusahaan di daerah tak cukup hanya profesional di bidangnya, namun juga harus berorientasi pada profit serta tidak membebani APBD.

Dalam rekrutmen SDM, terutama manajemen puncak harus dilakukan melalui lelang terbuka dan hanya orang yang benar-benar ahli dan berpengalaman. Menurut hemat kami, akan lebih tepat guna kalau merekrut para praktisi ahli yang jejak rekam dan prestasinya sudah teruji.

Orientasinya harus pada prestasi dan profit. Bukan mengakomodasi kroni-kroni. sehingga ke depan, perusda dapat berpacu lebih kencang dan inovatif untuk meraih keuntungan dalam kancah investasi dan bisnis yang sangat kompetitif.

Perusda pun harus out of the box. Tidak terbelenggu beban-beban birokrat, sehingga fokus dan on the track pada urusan bisnis. Para pengisi posisi tersebut juga harus visioner, dan menjadi inovator utama penggerak semua unit bisnis, serta berorientasi pada nilai-nilai, keuntungan besar, dan keberlanjutan perusahaan.

Pemprov Kaltim, sependek pengetahuan penulis, memiliki tujuh perusda. Termasuk PT BPD Kaltim-Kaltara, serta perusda-perusda lain di beberapa bidang. Perusahaan-perusahaan ini harus digenjot untuk menghasilkan profit yang maksimal agar sokongan kepada pendapatan daerah juga meningkat.

Secara umum, semua lini bisnis perusda punya prospek baik, seiring dibangunnya infrastruktur perekonomian. Mulai jalan tol, pelabuhan, bandara, kawasan ekonomi, pasar, bendungan, serta infrastruktur lain.

Sebagai ilustrasi, kita bisa simak kembali pada tahun 2016 lalu. Sokongan Perusda/BUMD baru  sebesar 3,4 persen dari total Rp 3,9 triliun PAD Kaltim. Porsi terbesar, 98 persen, itu dari profit BPD Kaltim (sekarang BPD Kaltim-Kaltara). Sedangkan enam perusda lainnya masih jauh dari harapan.

Di sisi lain, sumber PAD terbesar Kaltim masih mengandalkan penerimaan pajak, dengan kontribusi lebih dari 74 persen. Dana perimbangan yang dulunya menjadi primadona pun, ternyata beberapa tahun terakhir menurun nilainya.

Upaya terobosan harus dilakukan pemda untuk merekrut para pengelola manajerial Perusda. Yakni mereka yang berasal dari selain aparatur sipil negara (ASN). Profit oriented dan merger perusahaan yang tidak sehat dan membuat perusda baru merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan.

Terkait Perusda/BUMD harus ada perubahan yang revolusioner, menyangkut desain dan prinsip organisasi, budaya kerja, orientasi strategi bisnis, sumber-sumber, SDM, dan kebijakan penempatan karyawan. Budaya kerja yang bersifat birokratik, harus berubah menjadi budaya prestasi dan entrepreneur andal.

Sejalan dengan itu, Kaltim harus memerhatikan indeks pembangunan manusia (IPM), sebagai acuan utama kualitas SDM. Pendidikan 12 tahun gratis harus benar-benar diwujudkan, sekaligus menyiapkan bibit unggul untuk pendidikan tinggi baik di dalam maupun di luar negeri dengan APBD maupun sponsorship dari industri, dalam bentuk tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility.

Terkait peningkatan kualitas SDM, harus diperbanyak jumlah sekolah-sekolah dan perguruan tinggi unggulan. Agar rakyat mudah mendapatkan akses pendidikan yang bermutu tinggi dengan biaya yang terjangkau. (**/man/k15/habis)


BACA JUGA

Rabu, 11 April 2018 08:35

Profesionalisme Kepala Sekolah

OLEH: NOOR AIDAWATI, M.PD.(Guru SMK 1 Samarinda) KEPALA sekolah adalah orang yang diberi wewenang dan…

Rabu, 11 April 2018 07:26

Konsekuensi Revolusi Industri (2-Habis)

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO(Pemerhati Ketenagakerjaan & Ekonomi Kerakyatan) MENANGGAPI revolusi industri…

Selasa, 10 April 2018 08:16

Jika Sungai Mahakam Tanpa Ikan

Oleh: Etik Sulistiowati Ningsih SP MSi(Lecture and Enumerator Unmul Samarinda) MENYUSUR sepanjang Sungai…

Selasa, 10 April 2018 07:05

Konsekuensi Revolusi Industri (1)

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO(Pemerhati Ketenagakerjaan & Ekonomi Kerakyatan) WALAU isunya sudah sedikit…

Minggu, 08 April 2018 07:55

Ketimpangan Akses Informasi Kesehatan

CATATAN: dr DANIAL* BEBERAPA waktu lalu, kesedihan menimpa seorang kerabat penulis. Betapa tidak, sang…

Jumat, 06 April 2018 08:40

Mewaspadai Politisasi Agama dalam Pilgub Kaltim

 OLEH: BAMBANG ISWANTO(Pemerhati Pemilu, Dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Samarinda) PROGRES…

Kamis, 05 April 2018 05:29

Retorika Nyinyir vs Retorika Data

OLEH: SYAMSUL RIJAL(Fakultas Ilmu Budaya Universitas Mulawarman)SERANGAN memang tidak melulu tentang…

Selasa, 03 April 2018 07:46

Menyambut Mal Pelayanan Publik di Kaltim

OLEH: RUSTAN AMARULLAH(Peneliti Birokrasi & Manajemen Pelayanan Publik-PKP2A III LAN) SETIAP kita…

Senin, 02 April 2018 08:57

Jadi Korban Skimming adalah Salah Kita Semua

OLEH: FIRDA Z. ABRAHAM(warga Samarinda yang menjadi peneliti di Kementerian Komunikasi dan Informatika…

Senin, 02 April 2018 07:21

100 Hari Blok Mahakam

CATATAN: SUHARYONO SOEMARWOTO TANCAP Gas. Itulah kata yang paling tepat untuk menggambarkan 100 hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .