MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 23 November 2017 11:32
Terkendala Kecilnya Kapal

Tahun Depan, Dorong Pemberdayaan Nelayan

DIBERDAYAKAN: Terdapat 768 nelayan dan 1.250 pembudi daya ikan di Samarinda. Setiap hari, warga Kota Tepian membutuhkan 37 ton ikan.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Saat ini tercatat 768 orang berprofesi sebagai pencari ikan alias nelayan di Kota Tepian. Jumlah itu didominasi nelayan laut yang berjumlah 628 dan nelayan perairan umum darat 140 orang. Selain itu, ada 46 kelompok usaha bersama (KUB) di bidang perikanan. Sedangkan pembudi daya ikan ada 1.250 orang.

Dibandingkan profesi lain, di kota ini jumlah nelayan memang sedikit. Namun, mereka berperan penting dalam memenuhi kebutuhan ikan di Samarinda yang tiap harinya mencapai 37 ton. Jika pasokan tidak optimal, harga ikan akan melambung. Apalagi, ikan layang yang notabene jadi salah satu indikator inflasi. Jika pasokan menipis dan harga melambung, inflasi juga terkerek.

Maka dari itu, peningkatan kapasitas nelayan yang masih jadi program Dinas Perikanan (Diskan) Samarinda pada 2018. Dibandingkan sektor lain, perikanan sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Pada Oktober 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim menunjukkan nilai tukar petani perikanan ada di poin 102,15. Artinya, jumlah pemasukan lebih besar dibandingkan pengeluaran. Sebab, ambang batas keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatan adalah 100.

“Dengan anggaran yang ada, nantinya, kami fokuskan pada pemberdayaan nelayan dan budi daya perikanan di Samarinda,” terang Kepala Diskan Samarinda Syamsul Bachri. Untuk 2018, Diskan mengajukan anggaran Rp 600 juta. Dengan anggaran tersebut, diharapkan pengembangan nelayan bisa optimal. Salah satu hal yang memengaruhi pendapatan nelayan adalah kapal.

Di Samarinda kapal nelayan didominasi ukuran kecil, yakni 0–5 gross tonase (GT). Artinya, daya jangkau hanya perairan sungai. Ada juga sekitar 24 nelayan yang memiliki kapal tak bermesin. Diungkapkan Syamsul, melihat kondisi anggaran yang serba-pas, bantuan nelayan maupun budi daya dalam jumlah besar bakal banyak mengandalkan dana alokasi khusus (DAK) dari pusat.

“Kami juga mendorong budi daya ikan di Samarinda,” imbuhnya. Saat ini, budi daya ikan banyak di kawasan Samarinda Utara. Mayoritas menggunakan kolam terpal, keramba jaring apung, dan kolam tanah. Bahkan, beberapa pembudi daya bisa memanfaatkan kolam eks tambang. Pembudi daya ikan itu, disebut Syamsul, sebagai upaya untuk menjaga suplai di Samarinda tetap optimal. Sebab, ikan yang merupakan hasil tangkapan stoknya tidak menentu. Bergantung dengan cuaca. (*/nyc/iza/k9)


BACA JUGA

Minggu, 17 Desember 2017 09:59

12 Inovasi Itu Berpotensi Direplikasi OPD

SAMARINDA – Keberhasilan PKP2A III LAN Samarinda mendapatkan penghargaan inovasi dari Lembaga…

Minggu, 17 Desember 2017 09:58

Alarm Berbunyi, Warga Gunung Steling Panik

SAMARINDA – Bencana masih mengintai Samarinda. Apalagi di musim hujan seperti saat ini, banjir…

Minggu, 17 Desember 2017 09:57

Berharap Dapat Lagi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Heri Suriansyah menyebut, alat early warning…

Minggu, 17 Desember 2017 09:57

Disiplin Tata Ruang Harus Tegak

SAMARINDA – Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) milik Pemkot Samarinda kerap tidak sejalan dengan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:25

PEMBANGUNAN STAGNAN !!! Soal Parkir Kontainer yang Berantakan di Pergudangan Samarinda

SAMARINDA – Parkir truk kontainer di Jalan Ir Sutami semakin semrawut. Kondisi jalan yang di beberapa…

Jumat, 15 Desember 2017 11:24

Digugat Mantan Lurah, Pemkot Tak Gentar

SAMARINDA – Rupanya, Saripudin La Bario, tersangka kasus dugaan penyerobotan lahan dan pemalsuan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:24

“Mungkin Konsultan Hanya Copy-Paste”

SAMARINDA – Rencana tata ruang wilayah (RTRW) milik Pemkot Samarinda kerap tidak sejalan dengan…

Jumat, 15 Desember 2017 11:22

Charity Night 3 Jam, Rp 80 Juta Digunakan untuk Renovasi

Berdiri sejak 2003, siapa sangka rumah dua lantai bermaterial kayu itu memberi kenyamanan 71 orang yang…

Jumat, 15 Desember 2017 11:17

“Minta Jatah” Itu Sudah Tradisi

SAMARINDA – Aktivitas di Sungai Mahakam memang tidak pernah berhenti. Selama 24 jam, sungai sepanjang…

Jumat, 15 Desember 2017 11:16

Bandar Narkoba Pakai Senpi Laras Panjang

SAMARINDA – Pintu perbatasan Kaltim dan Kalsel beberapa pekan terakhir bakal mendapat perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .