MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 22 November 2017 09:47
Merpati Pengantar Narkoba

PROKAL.CO, BERABAD-abad silam, hingga 1940-an, merpati merupakan hewan paling berjasa dalam jalur komunikasi warga. Mereka disebut sebagai merpati pos. Tidak seperti pesan singkat dan aneka aplikasi berkirim lainnya. Burung yang menjadi simbol kesetiaan itu memiliki kemampuan navigasi alami, sehingga bisa terbang menuju sarang maupun lokasi yang pernah dikunjungi untuk menyampaikan pesan dari si tuan.

Sejarah panjang kehebatan burung ini membuat Bedu, nama samara, residivis kasus narkoba, dapat inspirasi. Sekalipun tengah terpenjara, bisnis haramnya tidak lantas mati. Dia memanfaatkan burung merpati. Di rumah dia memelihara belasan merpati. Jarak rutan dengan rumahnya di Bekasi memang cukup jauh. Tapi meski di balik jeruji besi, dia masih sempat melatih burung-burung tersebut pulang pergi, rumah-rutan. Ini yang membuat hampir tiap malam, merpati-merpati itu singgah ke rutan.

Penjara yang dihuni Bedu dulu memang tak begitu ketat. Dia masih bisa keluar bermodalkan izin. Salah satu tujuannya keluar, ya mengajari merpati-merpatinya rute rumah-rutan.  

Tak butuh waktu lama agar merpatinya hafal jalan. Setelah bisa “diatur”, hampir tiap malam paket narkoba diantarkan dengan diikatkan di kaki burung tersebut. Meski dalam jumlah tak banyak yang dibawa tiap burung, hewan-hewan milik Bedu rutin berkunjung. Transaksi di dalam rutan pun terjadi. Dari situ, Bedu mengumpulkan rupiah. Lambat laun para petugas mulai curiga.

Desas-desus para tahanan sampai ke telinga petugas. Dari situ, mereka berjaga tiap malam dan mengikuti pergerakan Bedu. Termasuk saat dia memanggil seekor merpati dan singgah di tangannya. Tak lama Bedu segera diciduk. Serbuk haram sabu-sabu pun menjadi bukti yang semakin memperberat masa tahannya.

“Iya, kasus seperti itu memang sempat terjadi di Jakarta. Dia memanfaatkan merpati peliharaannya sebagai kurir narkoba. Saat kejadian itu (kasus Bedu), saya masih di Jakarta dan bertugas di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas),” cerita Kepala Rutan Kelas IIB Balikpapan Febie Dwi Hartanto. Makanya, kini dia melarang semua tahanan memelihara hewan di Rutan Balikpapan. Merpati terutama. Juga kucing. Mengingat hewan ini juga mudah dilatih dan kemudian menurut. (*/lil/far/k8)


BACA JUGA

Minggu, 10 Desember 2017 08:48

Adang Masjid, Daftarkan Cagar Budaya

SAMARINDA – Gelombang penolakan pembangunan Masjid Al Faruq di Lapangan Kinibalu terus berlanjut.…

Minggu, 10 Desember 2017 08:42

Lima Kandidat, Manuver Jaang

SAMARINDA – Saat suhu politik yang mendingin jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, Syaharie…

Minggu, 10 Desember 2017 08:41

Keputusan Trump Pengaruhi Dunia Pariwisata

GUNUNG KIDUL – Suara Mahmoud Abbas di ujung telepon Jumat (8/12) malam langsung membuat Presiden…

Minggu, 10 Desember 2017 08:35

Seirama dengan Optimalisasi PAD

STRUKVAGANZA yang digagas Kaltim Post disebut seirama dengan rencana optimalisasi pendapatan asli daerah…

Minggu, 10 Desember 2017 08:34

Tahlilan Tiap Malam Jumat, Susun Kamus Bahasa Daerah

Orang-orang Bawean mewarnai sejarah Malaysia. Mereka merantau, beranak pinak, mempertahankan tradisi,…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:50

Pemprov Tak Tahu Tanah Eks Hotel Lamin Indah Jadi RTH

SAMARINDA – Pembangunan Transmart di Samarinda masih “dipeluk” masalah. Belum selesai…

Sabtu, 09 Desember 2017 20:47

Megah di Tengah yang Susah

SAMARINDA– Sudah kelewat banyak argumentasi yang membangun kesimpulan bahwa pembangunan Masjid…

Jumat, 08 Desember 2017 09:40

Mengubur Lokasi Bersejarah

Lapangan Kinibalu yang menjadi lokasi pembangunan Masjid Al Faruq adalah saksi bisu peristiwa penting…

Jumat, 08 Desember 2017 09:32

Dewan Sebut Tak Kuasa Membendung

GUBERNUR Kaltim Awang Faroek Ishak bergeming dengan gelombang penolakan masyarakat terhadap alih fungsi…

Jumat, 08 Desember 2017 09:29

Kaltim Juga Kecam Trump

SAMARINDA – Pernyataan sekonyong-konyong Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikutuk negara-negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .