MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 22 November 2017 09:47
Merpati Pengantar Narkoba

PROKAL.CO, BERABAD-abad silam, hingga 1940-an, merpati merupakan hewan paling berjasa dalam jalur komunikasi warga. Mereka disebut sebagai merpati pos. Tidak seperti pesan singkat dan aneka aplikasi berkirim lainnya. Burung yang menjadi simbol kesetiaan itu memiliki kemampuan navigasi alami, sehingga bisa terbang menuju sarang maupun lokasi yang pernah dikunjungi untuk menyampaikan pesan dari si tuan.

Sejarah panjang kehebatan burung ini membuat Bedu, nama samara, residivis kasus narkoba, dapat inspirasi. Sekalipun tengah terpenjara, bisnis haramnya tidak lantas mati. Dia memanfaatkan burung merpati. Di rumah dia memelihara belasan merpati. Jarak rutan dengan rumahnya di Bekasi memang cukup jauh. Tapi meski di balik jeruji besi, dia masih sempat melatih burung-burung tersebut pulang pergi, rumah-rutan. Ini yang membuat hampir tiap malam, merpati-merpati itu singgah ke rutan.

Penjara yang dihuni Bedu dulu memang tak begitu ketat. Dia masih bisa keluar bermodalkan izin. Salah satu tujuannya keluar, ya mengajari merpati-merpatinya rute rumah-rutan.  

Tak butuh waktu lama agar merpatinya hafal jalan. Setelah bisa “diatur”, hampir tiap malam paket narkoba diantarkan dengan diikatkan di kaki burung tersebut. Meski dalam jumlah tak banyak yang dibawa tiap burung, hewan-hewan milik Bedu rutin berkunjung. Transaksi di dalam rutan pun terjadi. Dari situ, Bedu mengumpulkan rupiah. Lambat laun para petugas mulai curiga.

Desas-desus para tahanan sampai ke telinga petugas. Dari situ, mereka berjaga tiap malam dan mengikuti pergerakan Bedu. Termasuk saat dia memanggil seekor merpati dan singgah di tangannya. Tak lama Bedu segera diciduk. Serbuk haram sabu-sabu pun menjadi bukti yang semakin memperberat masa tahannya.

“Iya, kasus seperti itu memang sempat terjadi di Jakarta. Dia memanfaatkan merpati peliharaannya sebagai kurir narkoba. Saat kejadian itu (kasus Bedu), saya masih di Jakarta dan bertugas di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas),” cerita Kepala Rutan Kelas IIB Balikpapan Febie Dwi Hartanto. Makanya, kini dia melarang semua tahanan memelihara hewan di Rutan Balikpapan. Merpati terutama. Juga kucing. Mengingat hewan ini juga mudah dilatih dan kemudian menurut. (*/lil/far/k8)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 10:19
Maut di Dalam Rumah

Fenomena Kekerasan kepada Anak yang Makin Marak

Kekerasan kepada anak cenderung meningkat. Mereka disiksa di tempat yang seharusnya paling aman dan…

Kamis, 22 Februari 2018 10:05

Umbar Senyum, Diajak Kakak Foto Bareng

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak…

Kamis, 22 Februari 2018 09:56

Mendeteksi Jantung Bawaan sejak Dini

CATATAN: DR RAFLES PH SIMBOLON (*) TETRALOGI fallot (TF). Dua kata tersebut mungkin belum awam di tengah…

Kamis, 22 Februari 2018 09:48

Ekonomi Tak Boleh Jadi Alasan

PENGANGGURAN dan impitan ekonomi bisa menjadi biang kekerasan dalam rumah tangga. Dua variabel tersebut…

Rabu, 21 Februari 2018 14:39
Sidang Tipikor Perdana Rita Widyasari

Ngga Tanggung-Tanggung..!! Ini Dakwaan Jaksa KPK kepada Rita

JAKARTA- KPK mengungkap adanya tim khusus di lingkaran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari,…

Rabu, 21 Februari 2018 11:50
BREAKING NEWS

SIDANG PERDANA... Rita Berselfie Ria dengan iPhone Teranyar

JAKARTA- Dua ekspresi berbeda ditunjukkan dua terdakwa kasus korupsi Kutai Kartanegara (Kukar) Rita…

Rabu, 21 Februari 2018 09:51

Desak Tutup Operasional Abu Tours

BALIKPAPAN – Ribut-ribut ribuan jamaah umrah PT Amanah Bersama Umat (Abu) Tours and Travel yang…

Rabu, 21 Februari 2018 09:49

Kasus Berulang, Harus Ada Efek Jera

KEGAGALAN ribuan jamaah umrah Abu Tours menuju Tanah Suci, menambah rentetan kasus yang menimpa travel-travel…

Rabu, 21 Februari 2018 09:45

Delapan Hari Kejar Kapal Berisi 1,6 Ton Sabu

JAKARTA – Rekor pengungkapan kasus sabu-sabu kembali pecah. Setelah rekor Satgas Merah Putih dengan…

Rabu, 21 Februari 2018 09:36

Lepas dari Candu Batu Bara dan Migas

SAMARINDA – Kaltim jangan terlena dengan membaiknya harga batu bara. Sebaliknya, meski harga emas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .