MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 22 November 2017 09:10
Pengacara Novanto Terancam Pidana
-

PROKAL.CO, JAKARTA - Pakar hukum pidana Yenti Garnasih angkat bicara terkait langkah Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melaporkan Fredrich Yunadi, kuasa hukum Setya Novanto (Setnov), ke KPK atas dugaan melakukan perintangan penyidikan kasus pengadaan KTP-el.

Menurut Yenti, pelaporan tersebut sah-sah saja dan KPK juga dimungkinkan untuk mendalami laporan tersebut. “Saya kira kalau KPK mau mencermati ada dugaan upaya menghalangi penyidikan, ya, boleh saja dikaji dulu,” kata Yenti, Selasa (21/11).

KPK, menurut Yenti, dapat memulai dengan mengkaji perbuatan Fredrich Yunadi yang diduga menghalangi penyidikan. Demikian juga dapat dilakukan dengan mengkaji pernyataan-pernyataan Fredrich, serta membandingkannya dengan kenyataan.

“Misalnya, terkait kendaraan yang digunakan Novanto saat disebut kecelakaan terjadi. Apakah benar hancur sebagaimana penjelasan kuasa hukum dan seperti apa hasil pemeriksaan dari aparat kepolisian terhadap kondisi mobil tersebut,” ucapnya.

Hal lain, lembaga antirasuah dapat mengkaji pernyataan kuasa hukum yang menyebut tangan Novanto berdarah, apakah juga benar demikian. “Jadi, ada banyak hal yang dapat didalami. Misalnya disebut tangan SN berdarah, juga tampaknya tidak cocok dengan pernyataan dokter. Jadi, itu (pernyataan-pernyataan kuasa hukum Novanto, Red) maksudnya apa,” kata Yenti.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi melaporkan Fredrich ke KPK. Ada dua tindakan kuasa hukum Novanto yang disebut melanggar Pasal 21 UU tindak pidana korupsi. Yaitu, pelaporan dua pimpinan dan dua penyidik KPK ke Bareskrim Polri.

Fredrich juga dianggap merintangi dengan menyatakan pemeriksaan kliennya harus mendapatkan izin lebih dulu dari presiden terlebih dahulu. (gir/jpnn/kri/k11)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 11:29

MENGEJUTKAN..!! Ini Sebabnya Suami Mutilasi dan Bakar Istri Sendiri

KARAWANG- Satreskrim Polres Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi yang…

Kamis, 14 Desember 2017 20:31

SADIS BIN KEJAM..!! Suami Mutilasi Istri, Mayatnya Dibakar dan Dibuang

KARAWANG- Satreskrim Polres Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi yang…

Rabu, 13 Desember 2017 19:20

Kaum Radikal Diyakini Dukung Lawan Jokowi di 2019

Siapa lawan Jokowi pada Pilpres 2019 belum jelas. Namun yang pasti, siapapun lawan tersebut, dukungan…

Rabu, 13 Desember 2017 19:14

Anehnya Setnov, Bisa Jalan Tak Bisa Bicara

Setya Novanto membuat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kebingungan. Khususnya…

Rabu, 13 Desember 2017 19:08

Setnov Jadi Bisu dan Diare

Sidang pertama untuk Setya Novanto (Setnov) akhirnya digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 11 Desember 2017 15:23

17 Dokter Spesialis Mundur, RS Mulai Tolak Pasien

17 dokter spesialis yang bertugas di RS Regional Sumbar mundur sejak akhir pekan lalu. Dampaknya pun…

Senin, 11 Desember 2017 15:15

Bangsawan Bali Bela Ustaz Somad

Meski sebagian orang sempat mendemo Ustad Abdul Somad, tapi sebagaian warga di Bali justru membela ustad…

Senin, 11 Desember 2017 15:09

Tuduh Ustaz Somad Anti Pancasila, Anggota DPD dari Bali Diperkarakan

Saat bersafari di Bali, Sabtu (9/12), Ustaz Abdul Somad yang hendak berceramah sempat mendapat…

Senin, 11 Desember 2017 15:02

Ditunjuk Gantikan Setnov, Aziz Bilang Siap

Ketua Umum Golkar Setya Novanto (Setnov) membuat surat sakti yang isinya menunjuk Aziz Syamsudin sebagai…

Senin, 11 Desember 2017 14:58

Separuh Lebih Anggota Fraksi Golkar di DPR Tolak Aziz Syamsuddin

Bukannya mendapat dukungan, keputusan Ketua Umum Golkar Setya Novanto menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .