MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 21 November 2017 08:30
Jajaki Pabrik Olah Air Laut Jadi Garam
-Agung Kuswandono

PROKAL.CO, class="Default">JAKARTA – Produksi garam nasional digenjot. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menargetkan Indonesia bisa swasembada garam pada 2019-2020. Area baru produksi garam difokuskan di wilayah timur seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman Agung Kuswandono menyatakan, target swasembada garam itu harus bisa dikejar. “Garis pantai Indonesia panjang sekali, kokgaram masih impor,’’ jelasnya di sela perjanjian kerja sama antara PT Garam dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) di Jakarta, Senin (20/11).

Menurut Agung, swasembada itu difokuskan lebih dulu untuk garam konsumsi yang terdiri atas garam dapur dan garam aneka makanan. Untuk garam industri yang belum bisa diproduksi di dalam negeri, masih ada toleransi untuk dibuka keran impor.

Dia berharap BPPT bisa menemukan teknologi mutakhir sebuah pabrik garam. Pabrik itu nanti bisa mengolah langsung air laut menjadi garam. Kemudian, keluarannya adalah air tawar. Dengan begitu, pabrik tersebut tidak hanya menghasilkan uang dari produk garam, tetapi juga air layak pakai.

Kepala BPPT Unggul Priyanto mengungkapkan, saat ini sedang direncanakan pembangunan pabrik garam untuk ditempatkan di Kupang, NTT. Pabrik garam senilai Rp 45 miliar itu bakal dikelola bersama dengan PT Garam. Secara teknis, pabrik tersebut memang belum bisa mengolah langsung dari air laut menjadi garam.

Namun, dengan teknologi pencucian dan pengeringan yang baik, pabrik itu mampu meningkatkan kualitas garam rakyat. Unggul menjelaskan, garam rakyat dimasukkan di dalam pabrik, kemudian dicuci dengan air garam sampai bersih. Lalu, garam dikeringkan kembali. ’’Harapannya bisa memproduksi garam untuk industri,’’ bebernya.

Ke depan, pasar besar garam tak hanya ditujukan untuk konsumsi, tetapi juga industri. Dia mengatakan, di dalam garam itu ada kandungan klorin-nya. Nah, klorin itu merupakan bahan untuk membuat pipa, gelas, atau kaca. Kebutuhan garam untuk konsumsi diperkirakan 2 juta ton sampai 3 juta ton setiap tahun. Untuk industri, kebutuhan masih terbuka lebar.

Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko membenarkan bahwa saat ini Indonesia impor garam untuk konsumsi. Sepanjang 2017, pemerintah memutuskan impor 226 ribu ton garam dari Australia. Alasan impor tersebut adalah produksi nasional sedang jatuh akibat iklim yang tidak bersahabat. Musim hujan terlalu lama sehingga produksi garam menurun.

Jika sepanjang tahun tidak ada perubahan ekstrem soal cuaca, produksi garam nasional mencukupi untuk kebutuhan konsumsi. Bahkan, stok cadangan bisa terisi jika tahun depan ada kendala cuaca. ’’Tetapi, tahun ini tidak ada stok cadangan. Produksi turun akibat cuaca, jadi impor,’’ tuturnya. Harga garam yang diimpor adalah Rp 6.000/kg sudah termasuk ongkos kirim sampai di gudang. (wan/c17/oki/rsh/k18)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 22:30

Agustus, Dewan Pers Pastikan Verifikasi SMSI

JAKARTA- Senin (16/7) Pengurus SMSI pusat audiensi ke Dewan Pers di Jl. Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta…

Minggu, 15 Juli 2018 12:29

Baku Tembak di Jalan Kaliurang, Tiga Teroris Tewas

JOGJA – Baku tembak di Jalan Kaliurang Km 9,3, Sleman, Jogjakarta, pukul 17.00 kemarin (14/7)…

Sabtu, 14 Juli 2018 22:35

Kuliah Umum di RSIS, AHY: "Generasi Muda Siap, Indonesia Siap!"

SINGAPURA- Agus Harimurti Yudhoyono optimis bahwa generasi muda Indonesia dapat berkolaborasi dan bekerja…

Sabtu, 14 Juli 2018 21:10

WIDIHHH..!! Ibu Pencuri Itu Cuma Dihukum 1 Bulan, AKBP Yusuf Dihujat dan Dinonjobkan

BANGKA – Desy Haumahu (42), ibu paruh baya yang mencuri di minimarket Apri Mart milik AKBP Yusuf…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:43
Lusa, Jamaah Mulai Masuk Asrama Haji

Visa dan Penerbangan Rawan Picu Masalah

JAKARTA-Misi penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sudah di depan mata. Sesuai jadwal Kementerian Agama…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:01

Selain Eni Maulani Saragih, OTT KPK Juga Tangkap Salah Satu Orang Terkaya Indonesia

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menangkap Bos Apac Group Johanes B Kotjo bersama…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:00

Soal Kantor Bersama China, DPR Bakal Panggil Polri

JAKARTA – Komisi III DPR RI bakal memanggil Kapolri, Jenderal Titi Karnavian. Hal itu guna mempertanyakan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:59

KPK Tangkap Politisi Golkar, BB Rp 500 Juta

JAKARTA- KPK membenarkan adanya penangkapan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap anggota Komisi…

Jumat, 13 Juli 2018 21:04

AHY Beri Kuliah Umum di Singapura

JAKARTA - Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memberikan…

Jumat, 13 Juli 2018 11:10
Kapolres Pangkep dan Sanggau dicopot

Diduga Salah Manajemen Anggaran dan Selingkuh

JAKARTA — Polri terus berupaya memperbaiki diri. Kemarin (12/7), Polri mencopot dua perwira menengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .