MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 20 November 2017 23:55
Menyikapi Dinamika Ekonomi dan Politik 2018
Kiri ke kanan : Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A OJK Yunita Linda Sari (ke-3 dari kiri), Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi, Kapolri Jendral (Pol) H.Muhammad Tito Karnavian Ph.d dan Direktur Utama BEI Tito Sulistio saat pembukaan perdagangan dan acara sharing session kepada para pemakai jasa KSEI dengan tema Indonesia 2018 - Sailing Through Economic and Political Tide di Main Hall, Galeri Bursa Efek Indonesia pada Senin (20/11).

PROKAL.CO, JAKARTA – PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan sharing session kepada para pemakai jasa KSEI, Senin (20/11). Mengusung tema Indonesia 2018 - Sailing Through Economic and Political Tide, acara sharing session diselenggarakan di Main Hall, Galeri Bursa Efek Indonesia dengan dihadiri sekitar 600 undangan yang terdiri dari Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Komisaris dan Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) serta para pemakai jasa KSEI yang terdiri dari Perusahaan Terdaftar (Emiten), Perusahaan Efek, Bank Kustodian, Biro Administrasi Efek, Bank Pembayaran, Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN), Agen Penjual Reksa Dana dan Manajer Investasi.
 
Sebelum penyelenggaraan sharing session, acara diawali dengan pembukaan perdagangan Bursa oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d, yang juga menjadi salah satu narasumber pada sesi sharing session.

Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A OJK Yunita Linda Sari, Direktur Utama BEI Tito Sulistio, Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi, jajaran Komisaris dan Direksi KSEI turut mendampingi Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d saat melakukan pembukaan perdagangan.
 
Dalam sambutan yang disampaikan sebelum sesi sharing session dimulai, Direktur Utama KSEI Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa untuk berinvestasi di Pasar Modal Indonesia para pelaku usaha harus memperhatikan aspek ekonomi, dan politik dalam negeri.

“Kita sebagai pelaku juga harus mengetahui update terbaru dalam kedua aspek ini. Pada acara kali ini KSEI menghadirkan tokoh-tokoh yang sangat kompeten di bidangnya dan dapat memberikan pandangannya untuk perencanaan strategi bisnis di 2018,” imbuh Friderica. Friderica juga manyampaikan kinerja KSEI dan program kerja utama, seperti e-voting, dan update pertumbuhan Single Investor Identification (SID), total aset yang tercatat di sistem C-BEST KSEI dan beberapa kinerja lainnya.
 
Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 2A OJK Yunita Linda Sari dalam sambutannya mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada KSEI dan seluruh pemakai jasa KSEI yang telah berperan serta dalam mengembangkan Pasar Modal Indonesia. Kami berharap melalui kegiatan ini akan terjadi diskusi yang konstruktif dan berkontribusi optimal serta menjadi wahana untuk berbagi pengetahuan di antara pelaku pasar modal. Kami juga berharap pelaku pasar dapat meningkatkan kinerjanya guna mendukung perkembangan pasar modal dalam menghadapi tantangan global.”

Pada sesi pertama sharing session, Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d menyampaikan bahwa Indonesia berpotensi menjadi negara dominan dengan pertumbuhan ekonomi diatas 5% serta adanya stabilitas keamanan dan politik. Saat ini demokrasi mengarah pada liberalisme.

Demokrasi yang baik akan menciptakan check and balance, persoalan yang harus diwaspadai adalah demokrasi kebablasan yang kemudian diterjemahkan boleh berbuat apa saja sehingga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan politik.

Selanjutnya Jenderal (Pol) H. Muhammad Tito Karnavian Ph.d menyatakan,” Dalam menghadapi Pilkada, saya berharap para kontestan politik jangan menjual isu SARA, namun lebih kepada program kerja agar tidak mengoyak keberagaman. Polri dan TNI solid dalam menjaga keamanan dan stabilitas politik di Indonesia, investor tidak perlu ragu berinvestasi di Indonesia.”

Acara kemudian dilanjutkan dengan sharing session berikutnya oleh Kepala Pusat Studi Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada, A. Tony Prasentiantono, yang menyampaikan tentang economic outlook di tahun 2018 dengan judul ‘Perekonomian Indonesia 2018 di Kerumunan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Uncertainty)’.

Tony menyampaikan, “Perekonomian Indonesia masih tumbuh pada kisaran 5% karena kelesuan ekonomi sebagai dampak ketidakpastian serta agresitivitas pajak yang menyebabkan konsumen cenderung mengerem konsumsi. Ada beberapa hal positif yang dapat membuat pertumbuhan ekonomi 2018 lebih tinggi yakni 5,3%, antara lain stabilitas harga komoditas, stabilitas rupiah, peningkatan investasi, capital inflows dan inflasi yang tetap rendah.”

Tony memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih bisa meningkat ke level 6-7% di kemudian hari karena saat ini pemerintah tengah giat membangun infrastruktur yang dampaknya baru dapat dirasakan kelak. Perkembangan nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini juga menunjukan optimisme pasar terhadap prospek perekonomian Indonesia.

Dari sisi politik, Direktur Eksekutif Charta Politica Indonesia Yunarto Wijaya menyampaikan pemaparan bertajuk ‘Politik Indonesia 2017 - 2018: Antara Kontestasi dan Konsesi’. Berdasarkan hasil survei yang disampaikan oleh Yunarto, secara umum masyarakat puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi - JK. Hasil Survei Nasional pada September 2017 memberikan skor 68%, sedangkan pada survei Kompas diperoleh skor 70,6%. Survei Kompas juga menunjukkan bahwa 55% responden menyatakan puas dengan kinerja pemerintah di bidang ekonomi.

Yunarto menambahkan, “Mengenai dampak kondisi politik dalam negeri terhadap pasar modal di Indonesia, pengaruhnya masih lebih kecil dibandingkan dengan tekanan dari kondisi pasar secara global. Namun, kondisi politik dalam negeri yang stabil dapat memberikan kepercayaan kepada investor, khususnya bagi investor asing.”

Dengan terselenggaranya sharing session ini, diharapkan para pelaku industri pasar modal, khususnya para pemakai jasa KSEI, dapat memperoleh informasi yang bermanfaat untuk menentukan strategi usaha di tahun 2018. (pro)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 11:29

MENGEJUTKAN..!! Ini Sebabnya Suami Mutilasi dan Bakar Istri Sendiri

KARAWANG- Satreskrim Polres Karawang berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis disertai mutilasi yang…

Rabu, 13 Desember 2017 19:20

Kaum Radikal Diyakini Dukung Lawan Jokowi di 2019

Siapa lawan Jokowi pada Pilpres 2019 belum jelas. Namun yang pasti, siapapun lawan tersebut, dukungan…

Rabu, 13 Desember 2017 19:14

Anehnya Setnov, Bisa Jalan Tak Bisa Bicara

Setya Novanto membuat hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kebingungan. Khususnya…

Rabu, 13 Desember 2017 19:08

Setnov Jadi Bisu dan Diare

Sidang pertama untuk Setya Novanto (Setnov) akhirnya digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)…

Senin, 11 Desember 2017 15:23

17 Dokter Spesialis Mundur, RS Mulai Tolak Pasien

17 dokter spesialis yang bertugas di RS Regional Sumbar mundur sejak akhir pekan lalu. Dampaknya pun…

Senin, 11 Desember 2017 15:15

Bangsawan Bali Bela Ustaz Somad

Meski sebagian orang sempat mendemo Ustad Abdul Somad, tapi sebagaian warga di Bali justru membela ustad…

Senin, 11 Desember 2017 15:09

Tuduh Ustaz Somad Anti Pancasila, Anggota DPD dari Bali Diperkarakan

Saat bersafari di Bali, Sabtu (9/12), Ustaz Abdul Somad yang hendak berceramah sempat mendapat…

Senin, 11 Desember 2017 15:02

Ditunjuk Gantikan Setnov, Aziz Bilang Siap

Ketua Umum Golkar Setya Novanto (Setnov) membuat surat sakti yang isinya menunjuk Aziz Syamsudin sebagai…

Senin, 11 Desember 2017 14:58

Separuh Lebih Anggota Fraksi Golkar di DPR Tolak Aziz Syamsuddin

Bukannya mendapat dukungan, keputusan Ketua Umum Golkar Setya Novanto menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai…

Senin, 11 Desember 2017 10:34

Jokowi Abaikan Penegakan HAM

JAKARTA - Kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut telah mengabaikan penegakan di bidang Hak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .