MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 20 November 2017 07:48
Tiga Tahun Lagi Rampung

Bontang Menuju Kota Gas

KONTROL PENUH: Petugas PT Bontang Migas Energi mengambil data pemakaian jargas oleh konsumen, dua jam sekali.(fahmi/bp)

PROKAL.CO, Saat kota lain di Kaltim baru merintis sambungan jaringan gas, Bontang sudah lebih dulu berlari. Tiga tahun ke depan, seluruh rumah di kota pecahan Kutai Kartanegara itu diproyeksikan teraliri gas.

BONTANG memenuhi syarat sebagai kota gas. Meski bukan daerah penghasil, di bawah permukaan kota ini terdapat jaringan pipa gas Blok Mahakam yang mengarah ke dua perusahaan raksasa, yakni Pupuk Kaltim dan Badak LNG.

Jaringan yang sudah ada memudahkan Bontang menjadi daerah percontohan yang ditunjuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pada 2011 Kementerian ESDM memberi kuota 3.960 sambungan rumah (SR) dengan nilai Rp 50 miliar. Jatah tersebut digunakan untuk menyalurkan gas di Kelurahan Api-Api dan Gunung Elai.

Pada 2013, Pemkot Bontang menggelontorkan anggaran Rp 1.834615.000 untuk memasang 1.200 SR yang terbagi dalam lima regulator sektor. Sementara itu, pada 2014, terpasang 271 dalam dua regulator sektor dengan nilai kontrak Rp 9.230.438.000. Sehingga jumlah sambungan yang terpasang 1.471 yang tersebar di Kelurahan Gunung Telihan.

“Secara keseluruhan ada 27 ribu rumah di Bontang yang harus dialiri gas. Kami lakukan secara bertahap. Mungkin tiga atau empat tahun lagi bisa terpenuhi,” kata Direktur PT Bontang Migas Energi (BME) Kasmiran Rais. BME merupakan perusahaan daerah yang ditunjuk Pemkot Bontang untuk mengelola jargas.

Untuk menjadikan Bontang sebagai kota gas, sebut Kasmiran, bukan hal mustahil. Mereka mendapatkan kuota lebih dari cukup dari SKK Migas. Yakni sebesar 1,5 million standard cubic feet per day (MMSCFD). Adapun saat ini yang baru terpakai hanya 0,1 mmscfd.

Jika ditambah dengan alokasi tambahan dari Kementerian ESDM yang didapat tahun ini sebanyak 8.000 SR, jumlahnya masih mencukupi. “Mungkin terpakai 0,3 sampai 0,4 mmscfd,” terang pria yang dilantik sebagai direktur pada 2 Agustus itu.

Sebagian kuota akhirnya dialihkan ke PLTMG Belimbing. Pembangkit tersebut menyuplai listrik untuk PT Black Bear. “Tahun depan akan kami pisahkan mana kuota jargas (SR) dan yang ke pembangkit. Kalau berlebihan tidak bagus juga. Gas yang tidak terpakai tetap dibayar,” tuturnya. (edw/kri/k16)


BACA JUGA

Jumat, 02 November 2018 08:57

Tampil Cantik (Tak) Apa Adanya

Perempuan manapun ingin terlihat cantik. Menjawab kodrat itu, sederet klinik kecantikan pun hadir. Dari…

Jumat, 02 November 2018 08:54

Sensasinya Bikin Ketagihan

SEBUAH teknik perawatan kulit modern, jet peel, disukai pelanggan. Teknik ini memanfaatkan tekanan…

Jumat, 02 November 2018 08:52

Facial Minimal Tiap Dua Bulan

WAJAH putih, mulus, awet muda. Begitu kesan yang tampak saat bertemu Deriyani, owner Gloskin Balikpapan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 01:42

Janji Bawa Lagi ke Kasta Tertinggi

PERSIBA Balikpapan yang bakal kehilangan Syahril HM Taher masih menimbulkan spekulasi siapa pengelola…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .