MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 19 November 2017 11:28
Bukan Sekadar Candu

Kisah Hariadi 15 Tahun Pelihara Louhan

JUARA: Beberapa kontes yang diikuti Hariadi membawanya kepada berbagai piala. Ada perawatan khusus bagi beberapa ikan kontesnya.

PROKAL.CO, Dianggap membawa hoki. Louhan diburu untuk dimiliki. Kini hadirnya bukan sekadar koleksi.

RADEN RORO MIRA, Balikpapan

 

AWAL 2000, louhan ramai diburu orang. Termasuk

Hariadi Utami yang kala itu masih 22 tahun. Sayang, ketika itu harganya masih jauh dari jangkauan. Bisa dibilang, louhan semacam primadona. Untuk mendapatkannya, Anda harus menyediakan jutaan rupiah. Dua tahun berlalu, Hariadi akhirnya berhasil membeli louhan pertama dari jenis cencu. “Ukurannya hanya beberapa senti saja, sekelingking. Belinya waktu itu Rp 200 ribu. Sudah bangga rasanya,” kata dia.

Mulanya Hariadi memang suka memelihara ikan. Selain itu, tren yang naik membuat dia bernafsu tuk memiliki si jenong. Apalagi, ada semacam sugesti berkembang bahwa memelihara louhan bisa mendatangkan keberuntungan.

Bagi Hariadi, memelihara jenong selama 15 tahun tak mudah. Apalagi kini, para penggila louhan tak secandu dulu. Padahal dari segi kualitas lebih baik yang sekarang. Diceritakan, jika dulunya umur tiga bulan belum memiliki jenong, sekarang justru sudah bisa.

“Bahkan, pehobi yang zaman 2000-an enggak percaya kalau yang badannya kecil sudah punya jenong. Begitu lihat sendiri baru percaya,” jawab Hariadi.

Hal tersebut dikarenakan berbagai hal, termasuk genetik dari si ikan. Umumnya terdapat tiga penggolongan. Yakni cencu, ching hwa atau kini biasa disebut kamfa dan golden base. Perbedaan terletak di bodi. Nah, golden base merupakan hasil kelainan genetik lantaran kehilangan marking atau tanda hitam di samping badan. Mutiara atau bercak putih juga tak tampak.

“Namun ada saja yang menyukai jenis golden base. Kembali ke selera masing-masing,” kata Hariadi. Ketertarikan setiap orang berbeda. Entah jenong, warna, motif, hingga kelincahan si ikan di akuarium.

Hariadi dikenal sebagai penghasil louhan super-red dragon jenis boom head di kalangan pencinta louhan Indonesia. Ukuran jenong bahkan bisa sampai satu kepalan tangan. Pria kelahiran Blitar tersebut pun beberapa kali mengikutkan kontes ikan-ikannya.

Dijelaskan, bodi louhan pemenang yakni berbentuk kotak. Jika semakin meruncing ke ekor, maka semakin rendah nilai. Kemudian dari sisi marking atau tanda hitam, yakni yang putus-putus rapi. “Selain itu, mutiara tersebar di seluruh bodi,” sebutnya.

Itu baru penilaian fisik, ada pula penilaian mental. Di mana ikan tidak takut saat didekati manusia. “Faktornya banyak, bisa dari keturunan. Selain itu, bisa dilatih juga,” terang Hariadi.

Latihan mental yang dilakukan yakni didekatkan dengan kaca atau wayang ikan. Tidak hanya mental yang diharapkan. Melainkan gerak ikan saat di akuarium. Ikan dengan mental bagus akan “menari” dengan indahnya.

Itu dikarenakan dia merasa percaya diri. Tidak malu sehingga bebas berenang dan tidak menjemukan mata memandang. Louhan juga termasuk mudah dari segi perawatan. Sehingga tak perlu repot.

“Walau dari segi harga sudah turun. Tapi sejauh ini yang saya tahu, champion louhan Indonesia ada yang sekitar Rp 75 juta harganya,” pungkas Hariadi. (ypl/k9)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 09:04

BARK, Komunitas Pencinta Anjing di Kalimantan

KECINTAAN terhadap sesama makhluk hidup tak terbatas hanya pada manusia, tapi juga ke hewan. Hobi memelihara…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Jalin Relasi guna Menolong Sesama

SALAH satu visi dibangunnya Bubuhan Anjing Ras Kalimantan (BARK) adalahuntuk menyatukan para pencinta…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Perawatan Penting untuk Anjing Kesayangan

MEMILIKI anjing turunan ras luar, Roy Nismo mengatakan bahwa perawatan hewan kesayangan perlu diperhatikan.…

Minggu, 08 Juli 2018 12:15

Foto Hitam Putih Bernilai Seni

TAK harus menggunakan kamera canggih, memotret bermodal ponsel pintar juga bisa menghasilkan foto yang…

Minggu, 08 Juli 2018 12:13

Rumah Baru bagi Pengguna BMW

DUNIA otomotif selalu menarik untuk diulas, bermula dari hobi yang sama, tak jarang sekelompok masyarakat…

Minggu, 08 Juli 2018 12:12

Segera Resmikan Bengkel untuk Pencinta BMW

SULIT mendapatkan suku cadang dan bengkel yang jarang ada, menjadi salah satu kendala bagi pengguna…

Minggu, 08 Juli 2018 12:11

Jalin Komunikasi Hangat dan Kekeluargaan

DIBENTUK sekitar Mei lalu, Bimmers Samarinda telah menjaring 22 anggota. Suasana kekeluargaan dan komunikasi…

Minggu, 01 Juli 2018 09:23

Kenyamanan Nomor Satu, meski Bukan Barang Baru

TATAPAN Wisnu Prasetya terlihat serius, sedangkan tangannya sibuk bekerja, mengaduk-aduk pakaian bekas…

Minggu, 01 Juli 2018 09:22

Tips Membedakan Barang Asli dan Palsu

HAMPIR semua orang menyukai barang bermerek. Brand mahal nan terkenal memang mampu membuat pemakainya…

Minggu, 01 Juli 2018 09:20

Raup Jutaan Untung dari Barang Seken

BERAWAL dari kegemaran membeli dan mengoleksi barang bekas orisinal, mengantarkan Wisnu Prasetya mengelola…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .