MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 19 November 2017 11:28
Bukan Sekadar Candu

Kisah Hariadi 15 Tahun Pelihara Louhan

JUARA: Beberapa kontes yang diikuti Hariadi membawanya kepada berbagai piala. Ada perawatan khusus bagi beberapa ikan kontesnya.

PROKAL.CO, Dianggap membawa hoki. Louhan diburu untuk dimiliki. Kini hadirnya bukan sekadar koleksi.

RADEN RORO MIRA, Balikpapan

 

AWAL 2000, louhan ramai diburu orang. Termasuk

Hariadi Utami yang kala itu masih 22 tahun. Sayang, ketika itu harganya masih jauh dari jangkauan. Bisa dibilang, louhan semacam primadona. Untuk mendapatkannya, Anda harus menyediakan jutaan rupiah. Dua tahun berlalu, Hariadi akhirnya berhasil membeli louhan pertama dari jenis cencu. “Ukurannya hanya beberapa senti saja, sekelingking. Belinya waktu itu Rp 200 ribu. Sudah bangga rasanya,” kata dia.

Mulanya Hariadi memang suka memelihara ikan. Selain itu, tren yang naik membuat dia bernafsu tuk memiliki si jenong. Apalagi, ada semacam sugesti berkembang bahwa memelihara louhan bisa mendatangkan keberuntungan.

Bagi Hariadi, memelihara jenong selama 15 tahun tak mudah. Apalagi kini, para penggila louhan tak secandu dulu. Padahal dari segi kualitas lebih baik yang sekarang. Diceritakan, jika dulunya umur tiga bulan belum memiliki jenong, sekarang justru sudah bisa.

“Bahkan, pehobi yang zaman 2000-an enggak percaya kalau yang badannya kecil sudah punya jenong. Begitu lihat sendiri baru percaya,” jawab Hariadi.

Hal tersebut dikarenakan berbagai hal, termasuk genetik dari si ikan. Umumnya terdapat tiga penggolongan. Yakni cencu, ching hwa atau kini biasa disebut kamfa dan golden base. Perbedaan terletak di bodi. Nah, golden base merupakan hasil kelainan genetik lantaran kehilangan marking atau tanda hitam di samping badan. Mutiara atau bercak putih juga tak tampak.

“Namun ada saja yang menyukai jenis golden base. Kembali ke selera masing-masing,” kata Hariadi. Ketertarikan setiap orang berbeda. Entah jenong, warna, motif, hingga kelincahan si ikan di akuarium.

Hariadi dikenal sebagai penghasil louhan super-red dragon jenis boom head di kalangan pencinta louhan Indonesia. Ukuran jenong bahkan bisa sampai satu kepalan tangan. Pria kelahiran Blitar tersebut pun beberapa kali mengikutkan kontes ikan-ikannya.

Dijelaskan, bodi louhan pemenang yakni berbentuk kotak. Jika semakin meruncing ke ekor, maka semakin rendah nilai. Kemudian dari sisi marking atau tanda hitam, yakni yang putus-putus rapi. “Selain itu, mutiara tersebar di seluruh bodi,” sebutnya.

Itu baru penilaian fisik, ada pula penilaian mental. Di mana ikan tidak takut saat didekati manusia. “Faktornya banyak, bisa dari keturunan. Selain itu, bisa dilatih juga,” terang Hariadi.

Latihan mental yang dilakukan yakni didekatkan dengan kaca atau wayang ikan. Tidak hanya mental yang diharapkan. Melainkan gerak ikan saat di akuarium. Ikan dengan mental bagus akan “menari” dengan indahnya.

Itu dikarenakan dia merasa percaya diri. Tidak malu sehingga bebas berenang dan tidak menjemukan mata memandang. Louhan juga termasuk mudah dari segi perawatan. Sehingga tak perlu repot.

“Walau dari segi harga sudah turun. Tapi sejauh ini yang saya tahu, champion louhan Indonesia ada yang sekitar Rp 75 juta harganya,” pungkas Hariadi. (ypl/k9)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 11:02

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:51

Tidak Dendam ketika Ditipu

TAHUN ini merupakan tahun keempat Moodzystore berdiri. Merintis bisnis dari nol hingga sekarang bukanlah…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:35

Desain Kreatif dan Estetika

RUKO di Jalan Nahkoda Samarinda terlihat lengang. Matahari masih terik meski hari beranjak petang. Valencia…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:33

Angkat Unsur Jawa

INSPIRASI bisa datang dari mana saja. Salah satunya keragaman budaya Indonesia. Valencia Tandy atau…

Minggu, 30 September 2018 11:54

Jogja, Aku Rindu

TIDAK salah jika Jogjakarta menjadi salah satu destinasi wisata paling memesona. Selalu ada tempat-tempat…

Minggu, 30 September 2018 11:51

Tak Mau Beri Janji Palsu

BROOKLYN Shoes Cleaning yang dibangun Sabrian Rachmawanto dan Mas Hana Wijayanto hadir dengan enam treatments,…

Minggu, 30 September 2018 06:40

Tak Mau Beri Janji Palsu

BROOKLYN Shoes Cleaning yang dibangun Sabrian Rachmawanto dan Mas Hana Wijayanto hadir dengan enam treatments,…

Minggu, 23 September 2018 07:15

Bak Film, Disney Land Jadi Saksi

2017 menjadi tahun yang panas bagi Adi Surya dan Putri Rachmadania. Dengan dana tabungan dari hasil…

Rabu, 19 September 2018 11:17

Tunda Beli Rumah, Jika Belum Siap dengan 5 Hal Ini...

Memiliki rumah sendiri merupakan impian setiap orang. Tapi mahalnya harga rumah sering sekali tak bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .