MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Minggu, 19 November 2017 07:54
Pernah Harus Pinjam Celana Kain Penjaga Istana

Herman, Orang di Balik Gaya Rambut Presiden Joko Widodo

LANGGANAN JOKOWI: Herman saat bekerja di salah satu tempat cukur rambut di Jakarta kemarin. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

PROKAL.CO, Tiap kali potong rambut, Jokowi tak pernah neko-neko. Lalu, berapa ongkos yang diterima si tukang cukur?

FERLYNDA PUTRI, Jakarta

MALAM itu tak akan terlupakan bagi Herman. Seorang ajudan presiden memintanya datang ke istana. “Saya pikir mau dijadikan menteri, ternyata disuruh jadi tukang potong rambut he-he-he,” kelakar Herman ditemui di Jakarta kemarin (18/11).

Hari itu, 20 Oktober 2014, Joko Widodo resmi dilantik sebagai presiden Indonesia. Jadi, saat malamnya, Herman ke istana. Hari itu untuk kali pertama, pria 38 tahun tersebut mencukur rambut kepala negara.

Tapi, Herman bukan orang asing bagi mantan wali kota Solo itu. Ayah seorang putri tersebut jadi tukang cukur langganan sejak Jokowi menjabat gubernur Jakarta. Adalah Kaesang Pangarep, putra bungsu Jokowi, yang menjadi “makcomblang” mereka. Kaesang kerap memotong rambut di tempat Herman bekerja, Shortcut Barberia.

Herman mengaku tak pernah belajar formal mengenai potong rambut. Sebagaimana para pencukur rambut asal Garut yang bekerja di Jakarta, dia mewarisi keterampilan mencukur secara turun-temurun.

Kebetulan sang ayah punya rumah cukur atau barbershop di Garut. “Saya belajar dari Bapak,” ucap Herman. Seperti penampilan umumnya yang bersahaja, Jokowi, menurut Herman, juga tidak pernah neko-neko soal potongan rambut. Paling cuma minta dirapikan. Soal panjang pendeknya juga nurut dengan Herman. “Lebih rewel artis baru,” imbuhnya, lantas tergelak.

Karena itu, memotong rambut Jokowi tak memerlukan waktu lama. Cukup 15–20 menit. Kalau ditawari pijat atau creambath, Jokowi selalu menolak. “Saya pernah tanya ke Kaesang, kenapa Bapak enggak mau dipijat? Eh, malah dijawab guyon, nanti tulang Bapak patah he-he-he,” kenangnya.

Tiap presiden Indonesia punya tukang cukur kepercayaan sendiri. Karena Indonesia baru punya tujuh kepala negara sejak merdeka 72 tahun lalu, otomatis tukang cukur seperti Herman tergolong langka.     

Sebagai tukang pangkas rambut presiden, Herman harus siap setiap saat. Sebab, terkadang Jokowi, lewat ajudannya, secara mendadak minta potong rambut. Repotnya, protokoler kepresidenan demikian ketat. Pernah suatu ketika Herman tidak memakai celana kain. Jadilah, dia tidak boleh masuk ke istana oleh Paspampres, meski sebenarnya diminta datang oleh presiden. “Akhirnya saya pinjam celana salah satu penjaga di istana,” ungkapnya.

Setiap ke Istana Negara, Herman juga selalu membawa tas khusus. Isinya peralatan potong rambut khusus Jokowi. Jawa Pos kemarin sempat mengulik isi tas kotak berwarna hitam itu. Isinya juga tidak terlalu banyak. Ada gunting, penyemprot air, dan alat cukur rambut. “Tidak ada yang berbeda, hanya memang harus disendirikan,” tuturnya.

Bukan atas permintaan Jokowi. Namun, menurut Herman, itu wujud pelayanan khusus bagi sang pelanggan istimewa. “Dikasih berapa, ya? Bisa buat beli sawah,” canda Herman ketika ditanya tarif potong rambut Jokowi.

Dia enggan menyebutkan pastinya. Namun, menurut dia, jumlahnya tidak sebanyak yang orang bayangkan. “Yang penting itu kepercayaannya,” tutur dia.

Sejak menjadi tukang cukur kepercayaan Jokowi, pertanyaan yang paling sering dia terima memang soal tarif. Baik dari teman, keluarga, maupun tetangga di Garut. Mereka sering menanyakan pengalamannya masuk istana. Berkah lain sebagai tukang cukur Jokowi tentu saja menjadi terkenal. “Cukup populer di kampung. Beberapa kali juga masuk TV,” katanya, lantas terkekeh. (*/c10/ttg/jpnn/rom/k9)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 10:46

Cerita Perjalanan Sunarman, Napi Palu yang Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:40

Waduh, Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Tembus Rp 5.410 Triliun..!!

JAKARTA- Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tumbuh sebesar USD 360,7 miliar atau Rp 5.410 triliun (kurs…

Selasa, 16 Oktober 2018 11:14

MAAF..!! Tol Balikpapan - Samarinda Molor, Ngga Jadi Diresmikan Jokowi

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda batal diresmikan akhir tahun ini. Padahal mantan Gubernur Kaltim…

Senin, 15 Oktober 2018 11:42
Menelisik Prostitusi Online di Kota Semarang

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota…

Senin, 15 Oktober 2018 11:36
Romo Leo Joosten Ginting Suka, Warga Belanda yang Lestarikan Budaya Batak Karo

Lestarikan Budaya Batak karena Cinta

Begitu menginjakkan kaki di Tapanuli Utara pada 1971, Leo Joosten langsung jatuh cinta dengan tanah…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:11

INNALILLAHI..!! 12 Siswa Tewas Diterjang Banjir

JAKARTA – Kelas sore itu berubah jadi tragedi. Puluhan siswa yang tengah belajar diterjang air…

Minggu, 14 Oktober 2018 14:09

Premium Tak Naik, Tapi Pasokan Dikurangi?

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudistira menilai,…

Minggu, 14 Oktober 2018 08:06

Sikat Persebaya, Borneo FC Bidik Papan Atas

SURABAYA – Gairah Borneo FC kembali membuncah. Tekad bersaing di papan atas makin kuat. Suntikan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 11:10

Rumah DP 0 Persen Diluncurkan Anies

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan berharap rumah DP 0 persen dapat meringankan warga…

Sabtu, 13 Oktober 2018 10:28

Dua Kali Dipanggil Mangkir, Ketua DPRD Itu Dibawa Polisi

JAKARTA – Isu bahwa Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif ditangkap polisi terjawab. Ya, Mabes Polri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .