MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 18 November 2017 06:19
SMA Selalu Dominasi Pengangguran
-

PROKAL.CO, SAMARINDA  -  Jumlah penduduk Kaltim di atas 15 tahun lebih dari 2,59 juta orang. Sebanyak 1,65 juta orang di antaranya telah memiliki pekerjaan. Sedangkan 114 ribu orang pengangguran.

Dari jumlah pengangguran itu, penduduk dengan tingkat pendidikan SLTA masih mendominasi sekitar 8,37 persen. Meski begitu, jumlah tersebut menurun jika dibandingkan Agustus 2016 sebanyak 10,13 persen, dari total pengangguran 136 ribu orang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim M Habibullah mengatakan, jumlah pengangguran pada Agustus 2017 mencapai 114 ribu orang atau 6,91 persen dari total angkatan kerja. Dari jumlah itu tingkatan pengangguran terbuka (TPT) untuk pendidikan SD ke bawah sebesar 4,37 persen, atau paling rendah dibanding tingkatan pendidikan lain. (Selengkapnya lihat grafis)

“Lulusan SLTA sejak lama mendominasi jumlah pengangguran. Hal ini karena lulusan SLTA biasanya jarang yang langsung diterima bekerja. Kecuali memiliki kemampuan tertentu,” ujarnya.

Tak hanya di Kaltim, saat ini di Indonesia sebanyak 55 persen tenaga kerja lulusan sekolah menengah menganggur. Masalah ini timbul akibat daya serap dunia kerja yang minim dan ketidaksiapan siswa berwirausaha.

Ditemui terpisah, pengamat ekonomi Kaltim Aji Sofyan Effendi mengatakan, persentase tingkat pengangguran tertinggi ada pada lulusan SLTA. Di Kaltim, lulusan menengah akhir banyak yang bekerja di perusahaan eksploitasi alam seperti tambang batu bara. Banyaknya perusahaan yang tutup dua tahun terakhir tentunya masih menyisakan banyak pengangguran.

“Sedangkan lulusan SD menjadi tingkatan pengangguran terkecil karena lulusan SD biasanya sudah bekerja menjadi kuli pelabuhan, pembantu rumah tangga, dan lainnya. Hal itu tentunya membuat tingkatan ini tidak banyak menyumbang jumlah pengangguran,” ujarnya.

Aji mengatakan, lulusan SLTA penyumbang pengangguran tertinggi karena lulusan SLTA serbasalah. Jika lulusan SLTA bekerja kasar sebagai kuli pelabuhan atau tukang kayu, kebanyakan tidak mau karena memang masih ada pendidikan. 

“Namun, jika mencari pekerjaan ke atas dengan kriteria perusahaan besar juga sulit. Sehingga serbasalah – ke bawah seperti tidak sesuai pendidikan namun ke atas sulit memenuhi kriteria atau kemampuannya tidak memadai,” ungkapnya.

Aji mengatakan, walaupun begitu pemerintah dan para investor tentunya bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak. Agar pengangguran dari tingkatan pendidikan manapun bisa diserap.

Menurutnya, jika tingkat pengangguran di Kaltim tinggi, maka pemasukan per kapita di Kaltim menjadi rendah. Pemasukan rendah menciptakan kemiskinan karena kesulitan memasuki lapangan pekerjaan.

“Pemerintah harus bisa memberikan keseimbangan jumlah lapangan pekerjaan dengan jumlah penduduk di atas 15 tahun. Karena ini punya korelasi terhadap jumlah kemiskinan di Kaltim,” pungkas dia. (*/ctr/tom/k15)


BACA JUGA

Minggu, 19 Agustus 2018 12:11

Tingkatkan Persentase Ibu Menyusui

PADA 2015 ada satu kelompok baru terbentuk, bernama FormASI asal Balikpapan. Komunitas ini terbentuk…

Minggu, 19 Agustus 2018 06:53

Berani Bermimpi, Berani Mewujudkan Mimpi

MENGENYAM perkuliahan Stara 1 Teknik Kimia di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta dan berlanjut meniti…

Minggu, 19 Agustus 2018 06:50

Selalu Berinovasi dan Jaga Kreativitas

FILOSOFI nama Food Jazz Project sangatlah sederhana. Bermula sebagai proyek coba-coba yang idenya tercetus…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .