MANAGED BY:
SELASA
13 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 17 November 2017 09:42
Burung Bernilai Ratusan Juta Gagal Berlayar

Tanpa Dokumen, Ada Oknum Kapal yang “Bermain

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Suara cuit merdu terdengar ramai. Di balik terpal biru di atas kapal, 426 burung dari empat jenis burung eksotis itu ternyata tidak dilengkapi dokumen resmi. Balai Karantina Pelabuhan Samarinda pun bertindak. Pengiriman hewan liar selundupan dengan tujuan Jawa dan Sulawesi akhirnya digagalkan. Kemarin (16/11) kasusnya dibeberkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim.

“Kami bilang, kalau mau berangkat harus lengkapi dulu dokumennya,” ujar Kepala Stasiun Karantina Pertanian Klas I Samarinda Sugiyono. Pengungkapan itu sejatinya dilakukan Rabu (15/11) di Pelabuhan Samarinda. Agus Sugiyono mengatakan, sejak Minggu, pemilik ratusan burung itu membujuk petugas karantina agar meloloskannya. Namun, si pemilik memilih meninggalkan Balai Karantina dan berupaya menyusupkan 112 burung beo Kalimantan, 240 jalak kebo, 60 cendet, dan kacer 14 ekor. “Ini binatang belum dilindungi tapi liar. Tentunya ada prosedur,” imbuh Sugiyono. Total nilai dari harga jual burung itu di luar Kalimantan hampir tembus Rp 300 juta.

Ratusan burung tersebut dimasukkan dalam 34 boks yang akan dibawa ke Pare-Pare, Sulawesi Selatan. “Saat hendak dikeluarkan dari kapal pada Rabu siang, kami sempat bersitegang dengan awak kapal,” tegas Sugiyono. Selanjutnya, Balai Karantina langsung berkoordinasi ke BKSDA Kaltim sebagai pemegang kekuasaan dalam urusan tumbuhan dan hewan.

Selain burung, petugas menangkap laki-laki berinisial ZM (42). Dia adalah pemilik sekaligus yang membawa naik burung-burung kapal. “Sebelumnya, saat kami bawa burung itu tidak ada yang mengaku. Tak berapa lama akhirnya muncul ZM,” bebernya. Setelah diperiksa, ZM mengaku burung tersebut diperoleh dari Tabang dan Muara Badak, Kukar.

Koordinator pengamanan hutan BKSDA Kaltim Suryadi menuturkan, kasus pengiriman burung bukan pertama dilakukan pelaku. “Sudah tiga kali. Daerah tujuan pun sama namun dengan jumlah bervariasi,” sebut Suryadi.  Di Samarinda, harga burung tersebut murah. Namun, ketika sudah menyeberang ke Sulawesi dan Jawa, harga melonjak beberapa kali lipat (lihat infografis).

Sugiyono menambahkan, dalam kasus ini, ada oknum anak buah kapal yang bermain. “Dia (ZM) sudah memberi uang Rp 2 juta ke salah satu awak kapal,” sebutnya. Diindikasikan, pada aksi sebelumnya pun ZM memberi uang untuk melancarkan pengiriman hewan liar tersebut. (*/dra/iza/k8)

 


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah…

Minggu, 11 November 2018 08:24

KSOP Semprit Pengelola Pelabuhan

SAMARINDA – Semrawut, masuk bukan pada jalan seharusnya, masih ada…

Sabtu, 10 November 2018 23:33

Asset Hotel Atlet dan Lahan Transmart Telah Dinilai Oleh DJKN

SAMARINDA- Tak banyak yang tahu jika Pemerintah Provinsi Kaltim telah…

Sabtu, 10 November 2018 06:54

Empat Tahanan Jebol Jeruji Besi

LANGIT  masih gelap, jarum jam dinding menunjukkan pukul 04.10 Wita.…

Jumat, 09 November 2018 09:59

Pulau Derawan Perlu Perhatian

SAMARINDA–Pulau Derawan yang menjadi salah satu lokasi wisata unggulan di…

Jumat, 09 November 2018 09:39

Libatkan Milenial, Securitech Kembangkan Sayap di Samarinda

SAMARINDA – Securitech Indonesia (PT. Candi Agung Majapahit) melebarkan sayapnya…

Jumat, 09 November 2018 08:08

Karena Utang, Persahabatan Tumbang

PERSAHABATAN yang sudah terjalin lama, hancur begitu saja. Rudiansyah (26)…

Kamis, 08 November 2018 08:46

IMB Masjid Pemprov Tak Kunjung Terbit, Ini Alasannya...

SAMARINDA- Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Samarinda tidak dapat mengintervensi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .