MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 17 November 2017 07:18
PARAH..!! Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Terendah di Kalimantan

Perlu Ditopang Infrastruktur yang Baik

Pelabuhan Palaran yang menjadi salah satu jalur keluar masuk barang ke Samarinda. Perekonomian Kaltim masih negatif.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kaltim tercatat sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terendah, yakni sebesar 3,54 persen pada triwulan III 2017 year on year (yoy). Hal ini tentunya tak lepas dari imbas ekonomi Kaltim yang minus dua tahun berturut-turut.

Deputi Kepala Bidang Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw–BI) Kaltim Harry Aginta mengatakan, hal itu wajar saja. Karena, pertumbuhan ekonomi Kaltim kurun waktu dua tahun terakhir merosot. Sehingga, tidak bisa instan meningkatkannya.

“Meskipun sedikit demi sedikit mengalami kenaikan, yakni pada 2015 minus 1,21 persen menjadi minus 0,38 persen pada 2016,” ujarnya kepada Kaltim Post Kamis (16/11).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang minus dua tahun, tidak bisa diperbaiki tanpa adanya infrastruktur yang lebih baik. Pembangunan infrastruktur yang lebih baik dianggap kunci utama dalam peningkatan ekonomi.

“Tidak bisa memperbaiki secara cepat. Walaupun terendah hal ini sudah cukup bagus, karena ekonomi kita masih tumbuh,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika dilihat kinerja ekonomi Kalimantan secara umum, pada triwulan III 2017 tumbuh sebesar 4,67 persen dibandingkan triwulan III 2016 (yoy). Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (qtq), kinerja ekonomi Kalimantan pada triwulan III 2017 tumbuh sebesar 2,23 persen.

Jika diamati secara khusus, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2017 dibanding triwulan yang sama tahun sebelumnya (yoy), menempatkan Kaltara dengan pertumbuhan tertinggi. Apabila  dibanding wilayah lainnya di Kalimantan, yaitu sebesar 6,62 persen. (Selengkapnya lihat grafis).

“Tak hanya pada triwulan III 2017, sejak 2016 pertumbuhan ekonomi Kaltim sudah terendah bahkan minus. Sedangkan provinsi lain tumbuh positif,” ungkapnya.

Hal ini tambahnya, merupakan imbas dari melemahnya harga komoditas utama Kaltim, yaitu batu bara yang hingga kini belum bisa dikatakan membaik seutuhnya. Pada 2016, dari lima provinsi di Kalimantan, hanya Kaltim yang mengalami pertumbuhan merosot dan minus.

“Sementara provinsi lain tumbuh positif seperti Kalbar tumbuh 5,22 persen, Kalteng tumbuh 6,36 persen, Kalsel tumbuh 3,75 persen, dan Kaltara mengalami pertumbuhan 3,75 persen,“ tuturnya.

Dia mengatakan, walaupun memiliki pertumbuhan ekonomi terendah, namun jika dilihat struktur perekonomian Kalimantan, pada triwulan III 2017 perekonomian Borneo masih didominasi oleh Kaltim sebesar 51,59 persen. Lalu, diikuti Kalbar sebesar 15,86 persen, Kalsel sebesar 14,59 persen, Kalteng sebesar 11,13 persen, dan Kaltara sebesar 6,83 persen.

“Sehingga, jangan berkecil hati karena pertumbuhan perekonomian terendah. Wajar saja, imbas dua tahun lalu masih terasa. Sedikit demi sedikit pasti membaik, bisa dilihat dari triwulan I–III kinerja ekonomi Kaltim terus tumbuh,” tutupnya. (*/ctr/tom/k15)


BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…

Senin, 15 Oktober 2018 06:29

Kerek Okupansi Hotel

BALI – Gelaran pertemuan tahunan bertajuk Annual Meetings International Monetary Fund World Bang…

Senin, 15 Oktober 2018 06:28

Jaga Daya Beli, Jokowi Pastikan Premium Tidak Naik

JAKARTA - Pekan lalu publik sempat dihebohkan dengan pengumuman kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:53

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:08

Groceries Penopang Revenue Hypermart

BALIKPAPAN  -  Hypermart masih mengandalkan segmen groceries sebagai tulang punggung pendapatan.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:07

Waspada Migrasi ke Pertalite

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dex Series, serta…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:07

Konsumsi Rumah Tangga Dorong Perbaikan Ekonomi

SAMARINDA  - Perekonomian Kaltim pada triwulan IV 2018 diprediksi masih berada pada nilai yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .