MANAGED BY:
RABU
18 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 16 November 2017 07:16
Perdagangan Andalan Kredit Danamon

Tak Ingin Buru-Buru Lirik Pertambangan

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  - Tren positif pertambangan batu bara tak lantas membuat PT Bank Danamon Indonesia (Tbk) Region 05 Kalimantan mengucurkan kredit ke sektor tersebut. Bank swasta ini masih fokus pada sektor perdagangan yang diyakini masih menjanjikan.

Regional Corporate Officer Danamon Region 05 Kalimantan Eka Dinata mengatakan, sektor perdagangan mampu bertahan meski diterpa badai ekonomi. Kendati komoditas unggulan sedang turun dan memengaruhi banyak sektor ekonomi, kebutuhan terhadap barang sehari-hari tetap ada.

“Selama ada penduduk, kebutuhan pasti ada. Jadi, sektor perdagangan ini tetap potensial dan fokus kami. Di Kalimantan meski tumbuh tak signifikan namun Pergerakannya tetap positif,” jelasnya saat jumpa media di salah satu coffee shop di Mal Pentacity, Rabu (15/11).

Agar lebih dapat diterima pasar, pihaknya pun mengemas produknya agar debitur menerima manfaat dengan nilai lebih. Contohnya pada skema kredit supply chain. Pada produk ini, jika debitur bisa menghubungkan bank dengan pabrik atau pemasok maka jaminan yang disediakan bisa dipangkas 20-30 persen. “Jadi, teknik penjualan lebih kami utamakan," sebutnya.

Dia menjelaskan, saat ini kredit segmen kecil dan menengah mendominasi komposisi penyaluran kredit usaha di Kalimantan. Adapun kota besar penopang penyaluran kredit di pulau ini adalah Banjarmasin, Samarinda, Balikpapan, dan Pontianak.

“Meski banyak informasi yang menyebutkan batu bara sedang bergeliat. Bahkan rencananya Indonesia akan meningkatkan ekspor emas hitam ini ke Tiongkok, kami belum mau begitu kencang membuka keran kredit,” ujarnya.

Menurutnya, dari kondisi lalu pertambangan batu bara masih belum begitu baik. Banyak pengusaha yang masih kewalahan. Dari sisi lain, penyumbang non-performing loan terbesar dari pertambangan batu bara. “Dari situ kami belum berani menyikapi dan berani mengucurkan kredit secara agresif ke sektor tersebut,” tutur pria penghobi bulu tangkis ini.


Lebih lanjut, pada triwulan III tahun ini Eka menginformasikan, secara nasional penyaluran kredit segmen usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh 10 persen atau setara Rp 27,5 triliun (year to month). Kemudian, pinjaman mulai Rp 20 miliar ke atas (Enterprise) tumbuh 7 persen atau Rp 35,7 triliun. Kredit mortgage tumbuh 31 persen, di angka Rp 5,4 triliun. Untuk segmen mikro tumbuh 5 persen atau setara Rp 119,2 triliun.

Dari dana pihak ketiga (DPK), Danamon Kalimantan mencatatkan pertumbuhan tipis hanya 0,2 persen atau dengan perolehan Rp 6,51 triliun. Rasio kredit macet masih terhitung baik, yakni 3,3 persen. (aji/tom/k15)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 06:38

YA TUHANKU...!! Bulan Mei, Utang Indonesia Tembus Rp 5.020 T

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia tumbuh melambat pada akhir…

Selasa, 17 Juli 2018 07:05

Rupiah Bisa Bertahan di Zona Hijau

JAKARTA - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini diperkirakan…

Selasa, 17 Juli 2018 07:03

Juni, Neraca Perdagangan Surplus USD 1,74 Miliar

JAKARTA - Kinerja perekonomian Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat…

Selasa, 17 Juli 2018 07:02

Penduduk Miskin Turun

JAKARTA – Upaya pemerintah menekan angka kemiskinan di Tanah Air mulai menunjukkan hasil membanggakan.…

Selasa, 17 Juli 2018 07:01

Saatnya Investasi Emas

JAKARTA - Harga emas dunia mulai naik pada awal pekan ini akibat dolar Amerika Serikat (AS) yang mulai…

Selasa, 17 Juli 2018 07:00

Antisipasi Perang Dagang Amerika Serikat

JAKARTA - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berencana melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat…

Senin, 16 Juli 2018 06:56

Mulai Pikirkan Hilirisasi

JAKARTA – Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam beberapa bulan terakhir…

Senin, 16 Juli 2018 06:52

Suku Bunga Naik, Kredit Diyakini Tumbuh

JAKARTA – Meski menaikkan suku bunga acuan 100 basis poin pada periode Mei–Juni 2018, Bank…

Senin, 16 Juli 2018 06:51

BEI Berharap Freeport Go Public

JAKARTA - Pemerintah telah berhasil mengambil alih 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) melalui…

Senin, 16 Juli 2018 06:49

Belum Kurangi Ketimpangan Sosial

JAKARTA - Subsidi energi pada tahun depan bakal meningkat. Peningkatan itu disetujui oleh Badan Anggaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .