MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 15 November 2017 07:56
Bayar Iuran JKN-KIS dengan Sampah

Wali Kota Puji Terobosan BPJS Kesehatan

TEROBOSAN BPJS: Rizal Effendi (kedua kiri) dan Muhammad Fakhriza (kiri) saat pemberian secara simbolis kartu JKN-KIS kepada perwakilan warga, Selasa (14/11). (REY HUMAS FOR KALTIM POST)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengapresiasi kerja sama BPJS Kesehatan Kantor Cabang Balikpapan dengan Bank Sampah Induk Balikpapan. Lewat kerja sama ini, memungkinkan warga kurang mampu di Kota Minyak membayar Iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan sampah.

Hal ini juga mengedukasi warga bahwa sampah itu juga memiliki nilai ekonomis. “Tentu ini merupakan terobosan yang bagus. Terobosan ini membantu kita untuk memberikan jaminan kesehatan dari Program JKN-KIS kepada warga kurang mampu yang belum mendapatkan,” kata Rizal usai upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN), Selasa (14/11).

Upacara ini diisi dengan pemberian secara simbolis kartu JKN-KIS kepada perwakilan Peserta JKN-KIS. Mereka didaftarkan melalui iuran Program CSR Sampah yang diberikan oleh beberapa badan usaha di Balikpapan.

Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Balikpapan, Muhammad Fakhriza, menyebutkan saat ini sudah ada tiga perusahaan yang menjadi mitra BPJS Kesehatan. Yakni Sumber Mulia Auto, Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo dan PT CKB Balikpapan.

“Kami berharap dengan adanya dukungan Program CSR Sampah ke depannya makin banyak perusahaan yang menjalin kerja sama dengan Bank Sampah Induk Balikpapan dalam pemberian CSR seperti ini. Hingga nantinya menjadi Iuran Program JKN-KIS bagi warga sekitar dari perusahaan tersebut,” ujarnya.

Dia mengatakan, lewat bantuan Program CSR Sampah ini, Iuran Program JKN-KIS penduduk kurang mampu di Balikpapan dapat ditanggung selama satu tahun ke depan. Untuk wilayah kerja Balikpapan yang meliputi Balikpapan, Penajam Paser Utara, Tana Paser dan Berau, program ini merupakan yang pertama. Program ini sebagai salah satu upaya mengejar Universal Health Coverage (UHC) di Balikpapan.

“Di daerah lain seperti Jawa dan Riau, terdapat program inovasi serupa dalam mendukung pencapaian Universal Health Coverage (UHC),” tambahnya.

Ditambahkan Direktur Bank Sampah Induk Balikpapan, Saiful Bahri, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap 29 badan usaha di Balikpapan untuk mengikuti Program CSR Sampah ini. Menurutnya, terdapat beberapa badan usaha yang akan bekerja sama dengan Bank Sampah menyusul tiga perusahaan yang sudah bergabung tadi. 

“Kami lakukan sosialisasi mengenai Program CSR Sampah dan cara memisahkan sampah antara sampah organik dan anorganik. Ada RSUD Kota, Baker Hughes dan PT PAMA Persada akan menyusul untuk berpartisipasi ke dalam Program CSR Sampah ini,” ungkapnya.

Lewat program yang baru berlangsung Oktober 2017 ini, sudah tercatat 23 warga yang iuran Program JKN-KIS mereka dibayar melalui sampah yang dikumpulkan oleh bank sampah. Tidak menutup kemungkinan akan bertambah. Untuk mekanisme pembayaran, sebesar 80 persen untuk membayar iuran kesehatan, sisanya digunakan untuk operasional Bank Sampah.

Terpisah, Staf HRD PT Serba Mulia Auto, Susi Harianti mengatakan, lewat Program CSR Sampah ini sudah ada tiga warga di sekitar perusahaan yang kini iuran kesehatannya ditanggung oleh PT Sumber Mulia Auto. Nanti akan diadakan penyerahan Kartu JKN-KIS langsung kepada warga tersebut oleh perwakilan perusahaan kami dan Bank Sampah Induk.

Setiap hari, sampah yang berasal dari PT Serba Mulia Auto dipilah mulai dari plastik dan kertas. Sampah-sampah itu nantinya akan diserahkan ke Bank Sampah Induk. Saldo bank sampah inilah yang nanti menjadi iuran kesehatan.

Basir, salah satu warga Jalan Mayjend Sutoyo Gang Sahabat mengaku sangat terbantu lewat program ini. Dia dan keluarga akhirnya terdaftar dalam Program JKN-KIS yang selama ini terkendala kondisi perekonomian keluarga. “Terima kasih banyak kepada para donatur dari Program CSR Sampah ini yang telah membantu saya terdaftar dan dibiayai dalam Program JKN-KIS. Semoga program ini terus berlanjut,” pungkasnya. (*/hul/rsh/k18)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 07:57

Pantai Manggar Targetkan Rp 1 Miliar

BALIKPAPAN – Pantai Manggar selalu jadi destinasi favorit saat libur Lebaran. Selama lima hari,…

Senin, 18 Juni 2018 07:44

Pembahasan APBD-P setelah Libur Lebaran

BALIKPAPAN – Setelah libur panjang Lebaran, pemkot dan DPRD Balikpapan harus segera tancap gas.…

Senin, 18 Juni 2018 07:41

PARAH BANGET..!! Antre hingga Permukiman Warga

BALIKPAPAN - Selama tiga hari Lebaran, lonjakan penumpang terjadi di pelabuhan Kampung Baru hingga mencapai…

Senin, 18 Juni 2018 07:36

Poros Balikpapan–Samarinda Masih Ramai Lancar

BALIKPAPAN - Jalan poros Balikpapan-Samarinda hingga H+ 2 Lebaran masih terpantau ramai lancar. Seperti…

Senin, 18 Juni 2018 07:34

Mayat Ditemukan di Belakang Kediaman Pangdam

BALIKPAPAN - Hari ketiga Idulfitri, warga Balikpapan digegerkan dengan penemuan jasad di sekitar pantai…

Minggu, 17 Juni 2018 00:54

Pantai Masih Jadi Destinasi Favorit

BALIKPAPAN  -   Wisata pantai di Kota Minyak masih menjadi daya tarik masyarakat untuk menghabiskan…

Minggu, 17 Juni 2018 00:51

Daya Beli Membaik, Retailer Panen Penjualan, Target Tercapai

BALIKPAPAN  -  Momen Ramadan dan Lebaran menjadi berkah bagi pelaku usaha perdagangan. Tak…

Minggu, 17 Juni 2018 00:47

Bikin Makin Percaya Diri

KEMAMPUAN  ciamik dari grub A7.16 tidak terlepas dari bantuan dan bimbingan Deni Darussalam. Pria…

Minggu, 17 Juni 2018 00:45

Okupansi Hotel Tunjukkan Tren Positif

BALIKPAPAN  -  Okupansi hotel di Kota Minyak saat momen Lebaran tercatat mengalami lonjakan.…

Sabtu, 16 Juni 2018 00:43

Bijak Berbelanja, Daging Beku Jadi Pilihan

BALIKPAPAN  –  Hingga Idulfitri tiba, harga daging di pasar tradisional Kota Minyak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .