MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 14 November 2017 08:10
Tangani Kesurupan, Kursi Melayang
-Ilustrasi.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Nasi sudah menjadi bubur. Di Mapolres Balikpapan, Sukiran merengek, terus memohon dipertemukan dengan Devi. Rekan kerja perempuan yang sempat dia lempar dengan kursi saat dia mencoba menangani korban kesurupan.

“Mohon Pak. Saya ingin bertemu dengan Mbak Devi,” pintanya terus-menerus kepada seorang petugas berpakaian sipil, Senin (13/11).

Awal mula kegaduhan terjadi di salah satu penginapan Feris di Jalan MT Haryono, Jumat (10/11) sore. Ani, seorang pekerja mengerang. Tubuhnya kejang. Pekerja lain menyebut dia sedang kesurupan. Sukiran yang kebetulan ada, berusaha membantu. Memegang tubuh Ani yang tak terkendali.

Tiba-tiba seorang pekerja lain, Ratna datang. Menanyakan keributan ke Sukiran. Namun, Sukiran langsung emosi. Dia minta Ratna pergi. Tak digubris, kursi yang di dekatnya dilemparkan ke Ratna. Pria kelahiran 1979 itu balik memegangi Ani.

“Emosi saja Pak lihat Mbak Devi (panggilan Ratna). Saya lihat kursi ya saya lempar saja,” ucap Sukiran di Mapolres Balikpapan, Senin (13/11).

Bekerja selama dua tahun di penginapan, Sukiran rupanya punya dendam tersembunyi. Dia iri. Selama ini diperlakukan sang bos tidak adil. Dengan pekerjaan lebih banyak, upahnya lebih sedikit dibandingkan Ratna. “Saya setiap hari harus standby antar-jemput tamu. Bersihkan penginapan. Perbaiki apa saja yang rusak. Sudah kerja dari pukul 6 pagi sampai pukul 12 malam,” ucapnya.

Usai melempar kursi, Sukiran menenangkan diri. Namun, begitu kembali ke penginapan, tim dari Jatanras Polres Balikpapan sudah menunggunya. Ratna melapor. Dia tidak terima dilempar kursi. Ada memar hasil aniaya. “Saya sudah lihat lukanya. Ada memar di sini,” lanjutnya sambil menunjuk bagian ulu hati.

Sukiran bersumpah. Jika saja dipertemukan dengan Ratna, dia akan meminta maaf. Perbuatan yang dilakukannya bukan bermaksud menyakiti. Apalagi dia tidak ingin dibui. Ada keluarga yang harus dihidupi. “Kalau perlu saya bersujud mohon maaf,” ucapnya. (*/rdh/rsh/k15)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 08:03

Warga Binaan Diusulkan Dipindah ke Samarinda

BALIKPAPAN – Para petugas di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan di Kota Minyak kewalahan…

Jumat, 17 November 2017 07:55

Septic Tank Jadi Taman Baca

TAMAN bacaan yang berada di Blok A, dekat dengan blok anak di Lapas Klas IIA Balikpapan menjadi tempat…

Jumat, 17 November 2017 07:54

WADUH..!! Ratusan Rumah Ibadah Rawan Digugat

BALIKPAPAN – Ratusan rumah ibadah di Balikpapan rawan digugat. Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan…

Jumat, 17 November 2017 07:51

Terancam Tak Digaji Enam Bulan

BALIKPAPAN – Pemkot bersama legislatif harus memastikan APBD 2018 harus sudah disepakati sebelum…

Jumat, 17 November 2017 07:50

Siswa Diajak Lawan Kejahatan Dunia Maya

BALIKPAPAN – Sebanyak 186 siswa SMK Pangeran Antasari Balikpapan diajak melawan kejahatan dunia…

Jumat, 17 November 2017 07:49

ADUH..!! Stadion Mewah Ini Rawan Terbengkalai

BALIKPAPAN – Pemkot harus bergerak cepat. Sebab, akhir tahun ini masa pemeliharaan bangunan utama…

Jumat, 17 November 2017 07:46

Diminta Jadi Lokasi Final Liga 2

KEMEGAHAN Stadion Batakan terbukti memiliki daya tarik. Stadion di Balikpapan Timur itu rupanya diminta…

Jumat, 17 November 2017 07:45

183 Laporan Masuk ORI

BALIKPAPAN – Kantor Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Kaltim mencatat, sampai November…

Jumat, 17 November 2017 07:44

Mahasiswi Cantik, Pintar Cari Duit

BERSTATUS pelajar, bukan berarti harus melulu bergantung pada orangtua. Seperti Josephine Nathania Tjiang,…

Jumat, 17 November 2017 07:42

120 Nelayan Ganti Alat Tangkap

BALIKPAPAN – Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Balikpapan berencana untuk mengganti alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .