MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 14 November 2017 07:24
Direct Call Diyakini Punya Potensi Ekspor
SANGAT LAYAK: Pelabuhan Kaltim Kariangau Terminal, Balikpapan, telah siap melakukan pelayaran jalur pelayaran internasional langsung atau direct call. Tinggal pemerintah daerah yang belum memberikan jaminan komoditas yang akan dikirim. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Realisasi jalur pelayaran internasional langsung atau direct call melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau Balikpapan dimulai awal 2018. PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) meyakini Kaltim pasti bisa melakukan direct call dengan komoditas yang ada.

Direktur Utama (Dirut) PT KKT M Basir mengatakan, kegiatan ekspor-impor secara direct sangat memungkinkan bagi Kaltim. Saat ini, pihaknya telah mencatat beberapa potensi ekspor beserta negara tujuan. Seperti, plywood yang bisa mencapai ratusan twenty foot equivalent units (TEUs). (Selengkapnya lihat grafis).

“Hanya saja, data itu belum dicocokkan dengan data milik Pemprov Kaltim yang menurut informasi punya potensi ekspor hingga 19 komoditas,” ujarnya kepada Kaltim Post Senin (13/11).

Menurutnya, dari sisi layanan dan fasilitas pelabuhan, TPK Kariangau sudah sangat layak. Pelabuhan ini sangat memungkinkan disandari kapal berukuran besar untuk pelayaran internasional. Dengan lahan 72,5 hektare, pelabuhan sudah memenuhi syarat.

“Fasilitas bongkar muat juga sudah standar internasional. Kami memiliki kecepatan bongkar muat 30 boks kontainer per jam,” ujarnya.

Namun, dengan fasilitas yang memadai, KKT memerlukan jaminan pasokan komoditas. Tentu dengan jumlah yang cukup dan terus bertambah agar dapat memenuhi permintaan pasar. Dengan keyakinan seperti ini, tentunya pemerintah telah menyiapkan jaminan komoditas. Direct call akan membuat biaya pengiriman dan handling pelabuhan jadi lebih efisien. Muaranya tentu kepada turunnya harga di level konsumen.

“Kaltim tentu akan mendapatkan kesejahteraan lewat program ini. Sebab, daerah ini punya banyak potensi komoditas dengan potensi jangkauan pasar luas di luar negeri,” tuturnya.

Dia mengatakan, jika ini terealisasi, 50 persen waktu perjalanan komoditas di atas akan berkurang. Tentunya biaya juga akan mengalami penurunan atau dapat ditekan hingga 40 persen dari biasanya.

“Ini akan membantu pendapatan daerah lebih besar jika program ini memiliki komoditas yang selalu siap dikirim dalam jumlah besar,” pungkasnya. (*/ctr/tom/k15)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 07:23

Blok Terminasi Bisa Tutupi Beban Pertamina

JAKARTA – Penugasan kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengelola tujuh wilayah kerja (WK) atau…

Rabu, 25 April 2018 07:20

TUH..!! Tak Ada Penerbangan Malam di APT Pranoto

SAMARINDA - Beroperasinya Bandara Aji PangeranTumenggung (APT) Pranoto di Samarinda ternyata belum menyeluruh.…

Rabu, 25 April 2018 07:13

BRI Rambah Student Loan

SURABAYA - Dorongan untuk mengucur kredit bagi mahasiswa kembali direspons positif oleh perbankan. Setelah…

Rabu, 25 April 2018 07:12

Tiga Bulan, BCA Raup Laba Rp 5,5 Triliun

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA berhasil meraup laba Rp 5,5 triliun sepanjang…

Selasa, 24 April 2018 12:30

WARNING..!! Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam…

Selasa, 24 April 2018 07:18

Penjualan Daihatsu Tumbuh 10 Persen

JAKARTA – Daihatsu mencatatkan pertumbuhan penjualannya di Indonesia, sepanjang kuartal pertama…

Selasa, 24 April 2018 07:12

Penuhi Hasrat Pencinta Modifikasi Retro

MESKI tak sebesar segmen matik ataupun sport, pangsa pasar motor retro tetap memiliki peminat. Tak terkecuali…

Selasa, 24 April 2018 07:07

Konsumsi Alas Kaki Makin Tinggi

JAKARTA - Industri alas kaki diproyeksi menggeliat tahun ini, seiring pertumbuhan penduduk dan…

Selasa, 24 April 2018 07:07

BUMN Ditarget Raup Rp 2.200 Triliun

JAKARTA - Para direksi dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tampaknya harus bekerja lebih keras tahun…

Selasa, 24 April 2018 07:06

Penggunaan Biodiesel Akan Diperluas

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mencampur seluruh jenis solar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .