MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 13 November 2017 08:33
Indonesia (Masih) Butuh Pahlawan

PROKAL.CO, PERJUANGAN mengusir penjajah secara militan adalah momen bersejarah bagi kemerdekaan Indonesia. Lebih dari tujuh dekade berlalu. Namun, perjuangan nggak berhenti sampai di situ. Mengubah wajah Indonesia lebih cerah adalah tanggung jawab besar kita. Udah bukan rahasia, negara kita nggak sedang baik-baik aja. Lantas, potret pahlawan seperti apa yang dibutuhkan bangsa? (rno/c14/dhs)

Ubah Perbedaan Menjadi Kekuatan

Bangsa ini hidup dengan keberagaman bahasa, suku, dan budaya. Perbedaan yang seharusnya mewarnai kehidupan agar kita nggak terjebak dalam keseragaman belakangan kembali diperdebatkan. Indonesia emang memiliki sejarah kelam dengan rasialisme. Salah satunya adalah kekerasan etnis Tionghoa pada 1998 dan genosida masal yang dipicu perbedaan ideologi pada 1965.

’’Pola tindakan rasis justru sering kali berada di tingkat golongan atau kelompok. Individu cenderung lebih toleran. Stigma terhadap golongan inilah yang biasanya menjadi sasaran empuk dari tindakan rasis,’’ papar Prof Dr Bagong Suyanto, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga.

Sering kali tindakan rasis kerap menuju radikalisme. Pelakunya mengintimidasi satu golongan tertentu. Nggak jarang, penyebabnya adalah perbedaan sikap politik. Bahkan, orang yang semula adalah teman bisa menjadi lawan dengan cepat.

Negara Agraris yang Krisis Petani

Berdasar survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), hanya 3 persen anak dari seorang petani yang bercita-cita ingin menjadi petani seperti orang tuanya. Padahal, keberadaan pertanian keluarga skala kecil (lahan terbatas) sangat penting dalam penyediaan pangan.

’’Yang dimaksud krisis petani di sini adalah minimnya regenerasi. Sering kali mereka lebih memilih untuk bekerja di kota,’’ ujar Vanda Ningrum dari Pusat Penelitian Kependudukan LIPI. Menurut Vanda, itulah efek modernisasi, industrialisasi, dan tata kelola pertanian di pedesaan.

Negara emang nggak absen dalam memberikan solusi. Namun, keterbatasan informasi yang didapat petani dinilai sebagai penyebab kegagalan komunikasi antara negara dan petani. ’’Lewat mekanisme Badan Urusan Logistik (Bulog), pemerintah sebenarnya sudah menjamin kestabilan harga. Sayangnya, hanya sedikit petani yang aware,’’ tuturnya.

Kekerasan terhadap Perempuan Masih Mendominasi

Sepanjang 2016, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat bahwa terdapat 259.150 kekerasan terhadap perempuan. Hidup sebagai perempuan tidaklah mudah. Kaum yang sering dianggap lebih lemah itu lebih banyak diam saat mengalami pelecehan.

’’Indonesia belum menindak kasus kekerasan seksual dengan tegas. Banyak korban yang memilih tidak melapor saat mengalami kekerasan. Bahkan, dalam proses hukum dan investigasi, pertanyaan yang diberikan justru victim blaming yang menyudutkan korban. Misalnya, kenapa mengenakan pakaian demikian? Mengapa keluar sendirian?’’ ujar Pramilla Deva, anggota Kolektif Betina.

Bahkan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih mendominasi dengan 5.784 kasus. Menurut Komnas Perempuan, tercatat ada 2.171 kasus kekerasan pada fase pacaran. Angka yang mengkhawatirkan.


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 09:21

Ciptakan Jiwa Pendekar

MENS sana in corpore sano. Di dalam tubuh kuat terdapat jiwa yang sehat. Let’s meet Persaudaraan…

Kamis, 16 November 2017 09:19

On Time? It’s A Must!

ADA beberapa alasan mengapa tepat waktu itu penting. Salah satunya untuk mempermudah diri dalam sebuah…

Kamis, 16 November 2017 09:17

Terus Berlatih Raih Kemenangan

SEBAGAI cewek yang enggak bisa diam, Sukmalia Aritonang mengungkapkan jika basket merupakan olahraga…

Kamis, 16 November 2017 09:13

Guilty Pleasure Food

TIAP orang punya guilty pleasure-nya sendiri. Perasaan bersalah melakukan sesuatu oleh sebagian besar…

Kamis, 16 November 2017 09:10

Ghosting

EITS, fenomena ghosting enggak ada hubungannya dengan makhluk halus meski kadar seramnya setara, he-he.…

Kamis, 16 November 2017 09:05

How to Deal

MEMILIKI pacar atau gebetan yang suka hilang tiba-tiba bak ditelan bumi pastinya membuat kita galau.…

Rabu, 15 November 2017 09:32

Pengorbanan Besar Menjadi Pegulat Juara

AKU Nico Mustofani, atlet gulat kelahiran Samarinda 10 Desember 1997. Bagiku olahraga ini lebih dari…

Rabu, 15 November 2017 09:28

Selamat Hari Ayah!

YUP, itu tadi merupakan penggalan lirik lagu Yang Terbaik Bagimu dari Ada Band. Lagu ini pas banget…

Rabu, 15 November 2017 09:25

Tampung Minat, Pertajam Bakat

BANUA ETAM dikenal memiliki kultur budaya yang kental, termasuk tari tradisional. Namun sayangnya hanya…

Rabu, 15 November 2017 09:20

I’M (NOT) WHO I AM

MAKIN ke sini, update di dunia maya emang jadi kebutuhan. Ada banyak orang yang kehidupannya kelihatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .