MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 13 November 2017 07:32
Sejak SMA Belajar Membiayai Hidup Sendiri

Bincang dengan Mahasiswa Paser, Wakili Indonesia dalam Karya Tulis di Malaysia; Abdul Hamid

BERPRESTASI: Berada di Universitas Teknologi Mara, Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa bulan lalu. Menjadi delegasi Indonesia di ajang Call of Paper Kuala Lumpur Malaysia 2017. (Dokumen Pribadi)

PROKAL.CO, DI usianya yang masih muda, Abdul Hamid memiliki segudang pengalaman dan prestasi meski masih duduk di semester VII (tujuh), Jurusan Hukum Internasional Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman, Samarinda. Pria kelahiran Tanah Grogot, 22 tahun lalu itu, sudah tidak lagi mengharapkan dana dari orangtua untuk kuliah maupun kehidupan sehari-hari.

Berbagai organisasi digelutinya sejak di bangku SMP sampai kampus. Hamid mendapat kesempatan emas mengikuti lomba karya tulis se-Asia Tenggara di di Universitas Teknologi Mara, Kuala Lumpur, Malaysia bertajuk, Creative Economy as The Suport of Future, 20–28 September. Hamid mewakili delegasi Indonesia bersama wakil Indonesia lainnya di Kampus Universitas Gadjah Mada Jogjakarta untuk menjadi riseter termuda berbakat.

“Biayanya dari pemerintah. Di sana berdiskusi dan presentasi di hadapan 20 perwakilan dari 10 negara di Asia Tenggara. Membahas persoalan hukum secara global. Selain itu, mencari solusi keterpurukan ekonomi di Asia Tenggara. Kala itu saya mempresentasikan penggunaan expert advisor di pasar uang untuk mengatasi kemiskinan,” kenangnya.

Dia tidak menyangka lolos mewakili Indonesia, sebab pesaingnya banyak dari kampus ternama di Indonesia. Hamid mencoba program trading automatic expert advisor (EA) di bursa valuta asing (valas), dengan target pemasukkan 10 persen dari total dana yang diperdagangkan. Program berhasil meyakinkan bahwa keuntungan bisa didapat, namun akun tetap aman.

“Banyak yang meragukan. Katanya apa bisa dengan modal USD 10 masuk ke bursa valas? Saya bilang, ‘bisa’,” tegasnya. Pasalnya, pihak yang meragukan presentasinya mengatakan modal sangat kecil, sebab modal minimum masuk bursa valas adalah USD 10 ribu Amerika.

Tapi Hamid bisa meyakinkan dengan program yang dia jalani selama delapan bulan tetap mendulang untung hingga 10 persen. Modal awalnya adalah Rp 10 juta. Uang dimasukkan ke dalam akun trading. Setelah itu, setiap bulannya mendapat untung bersih Rp 1 juta. “Tanpa harus bekerja dan memakan waktu,” ucapnya. 

Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) tersebut menambahkan, jika dikelola profesional bisa menjadi solusi mengentaskan kemiskinan. Terlebih defisit anggaran tengah menerpa. Menurut dia, banyak miliarder dihasilkan dari aktivitas pasar uang. Contohnya, Moskow yang sukses menjalankan program ini. Dia optimistis program trading automtic expeert advisor bisa menjadi tren di negara-negara Asia. “Dengan modal minim, saya bisa menerima USD 100–200. Mengunakan EA pada pasar keuangan sangat membantu memenuhi kebutuhan saya tanpa harus membuang waktu dan tenaga,” jelasnya.

Di luar kesibukan sebagai mahasiswa dan aktivis, putra pasangan Muhammad Ardi dan Kiko itu pun berani berwirausaha. Dia memilki dua cabang usaha  minuman frenchise yang tersebar di Samarinda. Selain itu, dia sedang mencoba membuat keripik dari olahan singkong, sembari menunggu sertifikat halal dari MUI Samarinda.

Fokus menyelesaikan skripsinya, Hamid menargetkan Maret 2018 meraih toga dan cumlaude. Selanjutnya, jika lolos beasiswa, ingin melanjutkan studi di Utrech University, Belanda, setelah mendapat tawaran langsung saat meraih juara debat hukum nasional.  

“Kalau tidak lolos, rencananya mau ke Malaysia karena sudah pasti dapat beasiswa di Universitas Kebangsaan Malaysia sebagai reward mengikuti call paper,” kata pemilik akun Instagram @tradertepian tersebut. (/jib/waz/k9)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 09:31

Diprediksi Masih Terjadi hingga Februari

PENAJAM – Bencana banjir masih menghantui Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) hingga Februari…

Jumat, 19 Januari 2018 09:30

Yusran Pilih Pensiun dan Tetap Netral

YUSRAN Aspar tidak menaruh ekspektasi tinggi untuk maju dalam Pilgub Kaltim 2018. Sehingga ketika tidak…

Jumat, 19 Januari 2018 09:28

Pilbup PPU Rawan Mobilisasi Suara dari Luar Daerah

PENAJAM - Mobilisasi warga luar daerah menjadi pemilih dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Penajam Paser…

Rabu, 17 Januari 2018 08:53

Wabup Kunjungi Undian Lapak Pedagang

PASER - Wakil Bupati Paser Mardikansyah meninjau undian lapak pedagang korban kebakaran Paser Senaken,…

Rabu, 17 Januari 2018 08:51

Pembangunan Ulang Pasar Senaken Butuh Rp 18 Miliar

PASER - Pemerintah Kabupaten Paser harus menyediakan dana sekitar Rp 18 miliar untuk membangun kembali…

Rabu, 17 Januari 2018 08:51

Warga Mendik 12 Tahun Menanti Pembangunan Jembatan

PASER- Kepala Desa Mendik I Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser Padiansyah mengatakan, bahwa masyarakat…

Senin, 15 Januari 2018 08:32

Jadikan Berau Sentra Kakao dan Lada

TANJUNG REDEB – Sektor pertanian menjadi salah satu andalan yang terus dikembangkan Pemerintah…

Senin, 15 Januari 2018 08:31

Buka Lomba Ketinting di Muara Radak

TANJUNG REDEB – Masyarakat Muara Radak, Kampung Buyung-Buyung mengelar lomba ketinting dan kapal…

Senin, 15 Januari 2018 08:30

Bupati-Wabup Jalan Santai Bersama Guru

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Muharram, bersama Wakil Bupati, Agus Tantomo serta Sekretaris Kabupaten,…

Jumat, 12 Januari 2018 11:29

Upaya Lindungi Konsumen

TANA PASER - Upaya memaksimalkan pelayanan metrologi legal untuk tera dan tera ulang terhadap alat-alat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .