MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 13 November 2017 07:32
Sejak SMA Belajar Membiayai Hidup Sendiri

Bincang dengan Mahasiswa Paser, Wakili Indonesia dalam Karya Tulis di Malaysia; Abdul Hamid

BERPRESTASI: Berada di Universitas Teknologi Mara, Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa bulan lalu. Menjadi delegasi Indonesia di ajang Call of Paper Kuala Lumpur Malaysia 2017. (Dokumen Pribadi)

PROKAL.CO, DI usianya yang masih muda, Abdul Hamid memiliki segudang pengalaman dan prestasi meski masih duduk di semester VII (tujuh), Jurusan Hukum Internasional Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman, Samarinda. Pria kelahiran Tanah Grogot, 22 tahun lalu itu, sudah tidak lagi mengharapkan dana dari orangtua untuk kuliah maupun kehidupan sehari-hari.

Berbagai organisasi digelutinya sejak di bangku SMP sampai kampus. Hamid mendapat kesempatan emas mengikuti lomba karya tulis se-Asia Tenggara di di Universitas Teknologi Mara, Kuala Lumpur, Malaysia bertajuk, Creative Economy as The Suport of Future, 20–28 September. Hamid mewakili delegasi Indonesia bersama wakil Indonesia lainnya di Kampus Universitas Gadjah Mada Jogjakarta untuk menjadi riseter termuda berbakat.

“Biayanya dari pemerintah. Di sana berdiskusi dan presentasi di hadapan 20 perwakilan dari 10 negara di Asia Tenggara. Membahas persoalan hukum secara global. Selain itu, mencari solusi keterpurukan ekonomi di Asia Tenggara. Kala itu saya mempresentasikan penggunaan expert advisor di pasar uang untuk mengatasi kemiskinan,” kenangnya.

Dia tidak menyangka lolos mewakili Indonesia, sebab pesaingnya banyak dari kampus ternama di Indonesia. Hamid mencoba program trading automatic expert advisor (EA) di bursa valuta asing (valas), dengan target pemasukkan 10 persen dari total dana yang diperdagangkan. Program berhasil meyakinkan bahwa keuntungan bisa didapat, namun akun tetap aman.

“Banyak yang meragukan. Katanya apa bisa dengan modal USD 10 masuk ke bursa valas? Saya bilang, ‘bisa’,” tegasnya. Pasalnya, pihak yang meragukan presentasinya mengatakan modal sangat kecil, sebab modal minimum masuk bursa valas adalah USD 10 ribu Amerika.

Tapi Hamid bisa meyakinkan dengan program yang dia jalani selama delapan bulan tetap mendulang untung hingga 10 persen. Modal awalnya adalah Rp 10 juta. Uang dimasukkan ke dalam akun trading. Setelah itu, setiap bulannya mendapat untung bersih Rp 1 juta. “Tanpa harus bekerja dan memakan waktu,” ucapnya. 

Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) tersebut menambahkan, jika dikelola profesional bisa menjadi solusi mengentaskan kemiskinan. Terlebih defisit anggaran tengah menerpa. Menurut dia, banyak miliarder dihasilkan dari aktivitas pasar uang. Contohnya, Moskow yang sukses menjalankan program ini. Dia optimistis program trading automtic expeert advisor bisa menjadi tren di negara-negara Asia. “Dengan modal minim, saya bisa menerima USD 100–200. Mengunakan EA pada pasar keuangan sangat membantu memenuhi kebutuhan saya tanpa harus membuang waktu dan tenaga,” jelasnya.

Di luar kesibukan sebagai mahasiswa dan aktivis, putra pasangan Muhammad Ardi dan Kiko itu pun berani berwirausaha. Dia memilki dua cabang usaha  minuman frenchise yang tersebar di Samarinda. Selain itu, dia sedang mencoba membuat keripik dari olahan singkong, sembari menunggu sertifikat halal dari MUI Samarinda.

Fokus menyelesaikan skripsinya, Hamid menargetkan Maret 2018 meraih toga dan cumlaude. Selanjutnya, jika lolos beasiswa, ingin melanjutkan studi di Utrech University, Belanda, setelah mendapat tawaran langsung saat meraih juara debat hukum nasional.  

“Kalau tidak lolos, rencananya mau ke Malaysia karena sudah pasti dapat beasiswa di Universitas Kebangsaan Malaysia sebagai reward mengikuti call paper,” kata pemilik akun Instagram @tradertepian tersebut. (/jib/waz/k9)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 08:31

Mutasi Pejabat Masih Mengambang

PENAJAM -  Proses mutasi dan promosi jabatan di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) kian tak menentu.…

Rabu, 25 April 2018 08:27

Korban Mengadu ke Bupati PPU

PENAJAM - Dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim…

Rabu, 25 April 2018 08:24

KP2KP Grogot SMS Blast Wajib Pajak Badan

TANA PASER - Dalam rangka memberikan informasi dan mengingatkan wajib pajak (WP) Badan, Kantor Pelayanan…

Rabu, 25 April 2018 08:23

Warga Batu Sopang dan Komam Tagih Janji Pemprov

TANA PASER – Tokoh masyarakat Kecamatan Batu Sopang dan Muara Komam, Aspiana menuturkan keinginan…

Rabu, 25 April 2018 08:22

Polsek Kembali Amankan Ratusan Zenith

TANA PASER -  Ratusan obat keras jenis zenith kembali diamankan polisi. Setelah mengamankan 885…

Selasa, 24 April 2018 23:52

Berbagi Ilmu, Studi Lapangan di KPHP Kendilo

PASER- Keberhasilan pembangunan agroforestry di KPHP Kendilo bersama KTH Alas Taka, memunculkan minat…

Selasa, 24 April 2018 10:20

Polisi Tangkap Pencuri Kabel PT PHM

BALIKPAPAN - Aparat Polsek Semayang Balikpapan akhirnya meringkus tiga sindikat pencurian kabel power…

Selasa, 24 April 2018 10:19

DPRD Sidak Ratusan Penghuni Rudenim Balikpapan

WAKIL Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle bersama anggota Komisi I DPRD Balikpapan melakukan…

Selasa, 24 April 2018 10:16

HEMP !!! AKHIRNYA RSUD di PPU Dapat Tambahan Dokter Spesialis

PENAJAM - Persoalan kekurangan dokter spesialis di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal teratasi.…

Selasa, 24 April 2018 10:14

Terangi Jalan Provinsi Butuh Rp 8 Miliar

PENAJAM- Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan dilanjutkan.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .