MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 13 November 2017 07:32
Sejak SMA Belajar Membiayai Hidup Sendiri

Bincang dengan Mahasiswa Paser, Wakili Indonesia dalam Karya Tulis di Malaysia; Abdul Hamid

BERPRESTASI: Berada di Universitas Teknologi Mara, Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa bulan lalu. Menjadi delegasi Indonesia di ajang Call of Paper Kuala Lumpur Malaysia 2017. (Dokumen Pribadi)

PROKAL.CO, DI usianya yang masih muda, Abdul Hamid memiliki segudang pengalaman dan prestasi meski masih duduk di semester VII (tujuh), Jurusan Hukum Internasional Fakultas Hukum, Universitas Mulawarman, Samarinda. Pria kelahiran Tanah Grogot, 22 tahun lalu itu, sudah tidak lagi mengharapkan dana dari orangtua untuk kuliah maupun kehidupan sehari-hari.

Berbagai organisasi digelutinya sejak di bangku SMP sampai kampus. Hamid mendapat kesempatan emas mengikuti lomba karya tulis se-Asia Tenggara di di Universitas Teknologi Mara, Kuala Lumpur, Malaysia bertajuk, Creative Economy as The Suport of Future, 20–28 September. Hamid mewakili delegasi Indonesia bersama wakil Indonesia lainnya di Kampus Universitas Gadjah Mada Jogjakarta untuk menjadi riseter termuda berbakat.

“Biayanya dari pemerintah. Di sana berdiskusi dan presentasi di hadapan 20 perwakilan dari 10 negara di Asia Tenggara. Membahas persoalan hukum secara global. Selain itu, mencari solusi keterpurukan ekonomi di Asia Tenggara. Kala itu saya mempresentasikan penggunaan expert advisor di pasar uang untuk mengatasi kemiskinan,” kenangnya.

Dia tidak menyangka lolos mewakili Indonesia, sebab pesaingnya banyak dari kampus ternama di Indonesia. Hamid mencoba program trading automatic expert advisor (EA) di bursa valuta asing (valas), dengan target pemasukkan 10 persen dari total dana yang diperdagangkan. Program berhasil meyakinkan bahwa keuntungan bisa didapat, namun akun tetap aman.

“Banyak yang meragukan. Katanya apa bisa dengan modal USD 10 masuk ke bursa valas? Saya bilang, ‘bisa’,” tegasnya. Pasalnya, pihak yang meragukan presentasinya mengatakan modal sangat kecil, sebab modal minimum masuk bursa valas adalah USD 10 ribu Amerika.

Tapi Hamid bisa meyakinkan dengan program yang dia jalani selama delapan bulan tetap mendulang untung hingga 10 persen. Modal awalnya adalah Rp 10 juta. Uang dimasukkan ke dalam akun trading. Setelah itu, setiap bulannya mendapat untung bersih Rp 1 juta. “Tanpa harus bekerja dan memakan waktu,” ucapnya. 

Aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) tersebut menambahkan, jika dikelola profesional bisa menjadi solusi mengentaskan kemiskinan. Terlebih defisit anggaran tengah menerpa. Menurut dia, banyak miliarder dihasilkan dari aktivitas pasar uang. Contohnya, Moskow yang sukses menjalankan program ini. Dia optimistis program trading automtic expeert advisor bisa menjadi tren di negara-negara Asia. “Dengan modal minim, saya bisa menerima USD 100–200. Mengunakan EA pada pasar keuangan sangat membantu memenuhi kebutuhan saya tanpa harus membuang waktu dan tenaga,” jelasnya.

Di luar kesibukan sebagai mahasiswa dan aktivis, putra pasangan Muhammad Ardi dan Kiko itu pun berani berwirausaha. Dia memilki dua cabang usaha  minuman frenchise yang tersebar di Samarinda. Selain itu, dia sedang mencoba membuat keripik dari olahan singkong, sembari menunggu sertifikat halal dari MUI Samarinda.

Fokus menyelesaikan skripsinya, Hamid menargetkan Maret 2018 meraih toga dan cumlaude. Selanjutnya, jika lolos beasiswa, ingin melanjutkan studi di Utrech University, Belanda, setelah mendapat tawaran langsung saat meraih juara debat hukum nasional.  

“Kalau tidak lolos, rencananya mau ke Malaysia karena sudah pasti dapat beasiswa di Universitas Kebangsaan Malaysia sebagai reward mengikuti call paper,” kata pemilik akun Instagram @tradertepian tersebut. (/jib/waz/k9)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 07:40

Perilaku Pengendara Berubah

BONTANG – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam di wilayah Bontang, tercatat 683 penindakan…

Jumat, 17 November 2017 07:39

Patroli Lalu Lintas Terus Digiatkan

SANGATTA - Operasi Zebra Mahakam yang digelar Satlantas Polres Kutim tahun ini jadi pelajaran berharga.…

Jumat, 17 November 2017 07:37

Tiket Jalan Sehat Makin Menipis

BONTANG - Gelaran jalan sehat memeriahkan HUT ke-7 Bontang Post (Kaltim Post Group) turut dimeriahkan…

Jumat, 17 November 2017 07:36

Terminal Bus Ganti Pengelola

SANGATTA - Terminal bus di Jalan Poros Sangatta-Bontang, Km 3, Sangatta Selatan, Kutim, segera ganti…

Jumat, 17 November 2017 07:29

38 Honorer K-2 Akan Diangkat Jadi CPNS

PENAJAM -Tenaga honorer Kategori 2 (K-2) di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) berpeluang diangkat…

Jumat, 17 November 2017 07:28

Terpaksa Bolak-balik PPU-Paser untuk Sidang Cerai

Pengadilan Agama (PA) Tanah Grogot tak lagi melaksanakan persidangan di PPU. Semuanya dilaksanakan di…

Jumat, 17 November 2017 07:25

Jangan Sampai Terkikis

UJOH BILANG - Masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) harus senantiasa menjaga dan melestarikan kearifan…

Jumat, 17 November 2017 07:24

Berharap Putra Daerah Jadi Tenaga Medis

UJOH BILANG - Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) diharapkan dapat melahirkan tenaga kesehatan yang inovatif…

Jumat, 17 November 2017 07:23

Raih Penghargaan WTP

SAMARINDA - Dalam waktu dua tahun, 2016-2017 Pemkab Kutai Barat (Kubar) mampu menorehkan prestasi tingkat…

Jumat, 17 November 2017 07:22

PA Sendawar Beroperasi November Ini

SENDAWAR - Kalau selama ini warga Kutai Barat (Kubar) harus mengikuti sidang perceraian di Pengadilan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .