MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 13 November 2017 07:13
Ruang Gerak Pengusaha Lokal Semakin Sempit

Kontraktor BUMN Dinilai Lebih Berdayakan Anak Usaha

-Yaser Arafat.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Balikpapan mendorong pemerintah membuat payung hukum atas pemberdayaan pengusaha lokal dalam proyek pembangunan di daerah masing-masing. 

Sebelumnya, dalam Rakornas Kadin 2017 di Jakarta pada Oktober lalu, hampir semua kalangan pengusaha mengeluhkan dominasi perusahaan BUMN yang memberdayakan anak  usahanya dalam menggarap proyek pembangunan. 

Padahal, perusahaan-perusahaan besar itu dapat memberdayakan jasa pengusaha lokal sesuai kebutuhan dan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Alhasil, di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya membaik seperti saat ini, tidak sedikit pengusaha lokal yang tidak kebagian pekerjaan . 

Ketua Kadin Balikpapan Yaser Arafat berpendapat, tindak lanjut yang dapat segera direalisasikan adalah penerbitan peraturan pemerintah yang mendukung pengusaha lokal untuk ikut berkontribusi. 

"Harus diterbitkan payung hukumnya. Toh, ada pajak yang disetor ke pemerintah pusat. Jadi sudah semestinya pemerintah membuka kesempatan dan memberikan benefit kepada pengusaha lokal," ujar Yaser Minggu (12/11).

Selama ini, lanjut dia, pembangunan proyek yang dikerjakan kontraktor BUMN kurang menguntungkan perekonomian daerah. Sebab, setoran pajak masuk ke kota asal perusahaan terdaftar sebagai wajib pajak. 

"Kenapa tidak masuk ke sini padahal proyeknya ada di sini? Jadi pemerintah pusat terkesan hanya mengeruk potensi daerah tanpa memberikan timbal balik positif," terang pengusaha penyuka futsal ini.

Dia juga meminta agar pemerintah daerah lebih proaktif memperjuangkan hak pengusaha lokal dalam koordinasi tingkat nasional. Yaser menilai upaya pemerintah daerah kurang optimal dalam memperjuangkan hak pengusaha lokal.  

Padahal, apabila pengusaha lokal dapat ikut berkontribusi, pemerintah daerah akan menerima manfaat besar berupa masuknya pajak daerah dan retribusi daerah yang tak sedikit. 

Menurutnya, hampir semua pengusaha daerah di Indonesia mengeluhkan hal yang sama. Di sisi lain, serangan kontraktor swasta asing dengan mudah masuk Indonesia. “Jadi siap-siap saja jika ada kabar pengusaha gulung tikar,” imbuhnya.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Auckland, Australia itu meminta, pengusaha lokal diberi kesempatan. Apalagi jika setoran pajaknya masuk ke kanwil pajak daerah. Tentu aliran modal proyek juga masuk ke daerah, bukan ke daerah lain yang tidak berkaitan dengan lokasi proyeknya. (aji/tom/k18)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 06:59

Volume Angkutan Bisa Naik 40 Persen

SAMARINDA - Pelaku jasa pelayaran bakal mendapat peluang pasar lebih besar pada tahun depan. Pasalnya,…

Kamis, 14 Desember 2017 06:52

Stok Bahan Pangan Aman untuk Lima Bulan

SAMARINDA - Stok bahan pangan untuk kebutuhan Natal dan tahun baru nanti dipastikan aman. Dinas Perindustrian,…

Kamis, 14 Desember 2017 06:51

Jangkau 90 Persen Wilayah Kaltim

SAMARINDA - Pertumbuhan kebutuhan telekomunikasi di Kaltim tak ingin disia-siakan XL Axiata. Operator…

Kamis, 14 Desember 2017 06:50

Yakin Tak Saling Makan dengan Toyota Rush

Rilis di Jakarta akhir November lalu, All New Terios akhirnya dirilis di Kaltim, Rabu (13/12). Menjawab…

Kamis, 14 Desember 2017 06:43

Rasio Keuntungan Bank Makin Kecil

JAKARTA - Rasio profitabilitas atau keuntungan dari aset bank dinilai sulit meningkat dalam setahun…

Kamis, 14 Desember 2017 06:39

Dua Perusahaan Resmikan IPO

JAKARTA - Menjelang penutup tahun, dua perusahaan meresmikan penawaran saham perdana atau initial public…

Kamis, 14 Desember 2017 06:37

Darmin: Peringkat Investasi RI Melesat Tahun Depan

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis peringkat Indonesia pada…

Kamis, 14 Desember 2017 06:36

Targetkan 4 Juta Sapi Bunting

SURABAYA – Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian mencatat,…

Rabu, 13 Desember 2017 15:30

Leasing Hati-Hati, Suplai Tertahan

BALIKPAPAN – Sempatlesu beberapa tahun terakhir, pasar otomotif di Kaltim kembali bergairah tahun…

Rabu, 13 Desember 2017 15:28
Bangun Infrastruktur dan SDM Butuh Belanja Besar

Kemnkeu: Jangan Bergantung Pendapatan Negara

JAKARTA- Pemerintah menegaskan, pemerintah akan terus berusaha mencegah bencana pada masa mendatang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .