MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 13 November 2017 07:03
Ikut BPJS, Pastikan DP Rumah Lebih Ringan

Menaker Minta Perusahaan Optimalkan BPJS Ketenagakerjaan

DP RINGAN: Salah satu manfaat yang diterima pekerja menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan adalah saat membeli rumah maka akan ada keringanan

PROKAL.CO, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M Hanif Dhakiri meminta kepada seluruh perusahaan untuk lebih mengoptimalkan keikutsertaan pekerja dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Menurutnya, hal ini sebagai upaya negara untuk memaksimalkan upaya perlindungan kepada pekerja dari sisi sosial ekonomi dan kesehatan.

"Ketika terjadi risiko sosial ekonomi maupun penyakit karena kerja, maka pekerja akan lebih aman karena sudah ada pihak yang menangani," terang Hanif di sela acara penutupan  Turnamen Futsal BPJS Ketenagakerjaan dalam rangka ulang tahun ke-40 BPJS Ketenagakerjaan, Minggu (12/11).

Hanif menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan instrumen perlindungan sosial yang penting untuk melindungi pekerja dari risiko sosial ekonomi maupun penyakit karena kerja. "Banyak orang bingung mengenai manfaat BPJS padahal BPJS bisa memberikan jaminan kecelakaan, jaminan kematian, jaminan hari tua, dan dana pensiun," jelas Hanif.

Pada kesempatan tersebut, Hanif juga berharap pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan semakin baik dan manfaatnya semakin bisa dirasakan oleh banyak orang.

Terpisah, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, salah satu manfaat yang diterima pekerja menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan adalah saat membeli rumah maka akan ada keringanan. "Kalau pekerja ikut jaminan hari tua maka kalau beli rumah DP-nya lebih ringan," tutur Agus.

Terkait kepemilikan rumah, sebelumnya  Agus sempat menyampaikan bahwa BPJS menyediakan fasilitas pembiayaan rumah baik untuk kredit pemilikan rumah (KPR) sampai renovasi rumah. Fasilitas pembiayaan ini merupakan manfaat layanan tambahan (MLT) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Fasilitas pembiayaan ini meliputi KPR, pinjaman uang muka perumahan (PUMP), pinjaman renovasi perumahan (PRP), dan kredit konstruksi bagi pengembang.

Dia menerangkan, syarat untuk peserta mendapat MLT ini ialah telah terdaftar aktif menjadi anggota selama setahun. Kemudian, perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran, serta tidak berstatus perusahaan daftar sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja.

Dia melanjutkan, untuk KPR peserta mesti belum memiliki rumah sendiri. Artinya, ini untuk rumah pertama. Untuk renovasi rumah hanya diperbolehkan untuk renovasi rumah atas nama pekerja itu sendiri. Lalu, peserta yang mengajukan pinjaman telah lolos verifikasi kredit dari bank penyalur yang bekerja sama.

"Saat ini kami telah bekerja sama dengan BTN untuk penyaluran fasilitas pinjaman ini. Nanti ke depannya kami akan bekerja sama dengan seluruh bank pemerintah, termasuk bank pemerintah daerah," jelas Agus.

Untuk prosedur pinjaman, mulanya peserta mengajukan fasilitas KPR, PUMP atau renovasi perumahan (PRP) ke bank kerja sama dengan menyertakan salinan bukti  kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kemudian bank kerja sama akan melakukan verifikasi dan BI checking. Setelah melewati verifikasi awal, bank kerja sama akan melanjutkan permohonan kredit tersebut ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan verifikasi kepesertaan.

Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan akan mengirimkan formulir persetujuan kepada bank kerja sama untuk kemudian diproses atau ditolak sesuai dengan hasil verifikasi kepesertaan. (sar/tom/k18)


BACA JUGA

Rabu, 17 Oktober 2018 06:45

MAUNYA SIH..!! Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA - Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…

Senin, 15 Oktober 2018 06:29

Kerek Okupansi Hotel

BALI – Gelaran pertemuan tahunan bertajuk Annual Meetings International Monetary Fund World Bang…

Senin, 15 Oktober 2018 06:28

Jaga Daya Beli, Jokowi Pastikan Premium Tidak Naik

JAKARTA - Pekan lalu publik sempat dihebohkan dengan pengumuman kenaikan bahan bakar minyak (BBM) jenis…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:53

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:08

Groceries Penopang Revenue Hypermart

BALIKPAPAN  -  Hypermart masih mengandalkan segmen groceries sebagai tulang punggung pendapatan.…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:07

Waspada Migrasi ke Pertalite

BALIKPAPAN  -  Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dan Dex Series, serta…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .