MANAGED BY:
RABU
17 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 12 November 2017 12:05
Merdeka dan Biola

Wage

JALUR BERBEDA: Lantaran bingung mengekspresikan dirinya, Wage memilih berjuang dengan lagu. Bukan dengan orasi, politik atau senjata.

PROKAL.CO, “Aku harus ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini dengan lagu dan biolaku. Untuk itu, aku pun harus terlibat langsung dalam pergerakan kemerdekaan bangsa ini.” Demikianlah semangat membara dari Wage Rudolf (WR) Soepratman.

SIAPA tak kenal dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Gita itu kerap dinyanyikan kala kibarkan sang merah putih. Dan umumnya hanya satu stanza (kumpulan lirik). Padahal, penggubahnya, WR Soepratman membuat Indonesia Raya ke dalam tiga stanza. Bersama dengan biola dan lirik dia membakar semangat pejuang kemerdekaan saat ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 silam. Itu sebab melalui film Wage, sineas John De Rantau ingin mengenalkan kepada masyarakat Indonesia, lagu Indonesia Raya tak hanya satu kumpulan lirik melainkan tiga.

Wage yang diperankan Rendra Bagus Pamungkas  menceritakan secara runut mengenai kehidupan WR Soepratman dengan jelas. Mulai dari kecil hingga dewasa, keluarga serta orangtuanya. Dengan latar waktu 1908-1938.

Ketika film dimulai, penulis skenario Gunawan BS dan Fredy Aryanto menyentakkan penonton dengan alur mundur, dengan puncak konflik sebagai pembuka babak.
Yaitu ketika pemerintah Belanda melarang WR Soepratman memainkan lagu ciptaannya, Indonesia Raya. Dengan durasi dua jam penonton akan dibuat takjub, pahlawan negara yang berjuang raih kemerdekaan lewat suara biola.  Bukan dengan pistol atau granat. Film tersebut juga mengungkap sisi lain dari WR Soepratman, yang dulunya pernah menjadi wartawan di harian  Kaoem Moeda dan Kaoem Kita. Tak cuma itu, dia juga merupakan novelis. Salah satu karyanya ialah roman berjudul Perawan Desa.

Mengambil sinema dengan sentuhan masa lalu tentu tidak mudah. Namun, film ini berhasil mengajak penonton berpetualang ke masa itu, kala pemuda nusantara gerilya untuk merdeka. Lantaran berkaitan dengan komposer, sepanjang film Anda akan ditemani alunan musik indah yang ditata oleh Indra Q dan M Subchi Azal Tsani.

Banyak hal baik yang bisa dipetik kala menonton Wage. Misalnya saat Mas Sosro (Bram Makahekum) menjelaskan kepada WR Soepratman mengenai filosofi huruf alif yang lurus seperti stik biola yang digunakan untuk menggesek senar sehingga lahir alunan nada indah. Walau bukan genre teologi namun rasa yang diangkat begitu islami dan tak menggurui.

Pun demikian dalam fragmen adegan saat Wage kehabisan inspirasi menulis lagu kebangsaan Indonesia Raya.  Dia kemudian mengambil wudu lantas salat dan baca Alquran. Setelahnya dia mendapat ide mengenai gita pembakar semangat. Tak hanya itu, lagu ciptaannya juga menjadi instrumen pembuka di hadapan para pemuda pada 28 Oktober 1928. Tak hanya rohani, Wage juga berbicara mengenai kekuatan karya. Bayangkan saja lagu tiga stanza yang diciptakan WR Soepratman bisa menyebar dan membakar semangat para pejuang.

Dari situ juga perlawanan terhadap penjajah dilakukan bersama-sama sebagai satu bangsa, Indonesia Raya dan tidak lagi berbasis kedaerahan dan kesukuan maupun keagamaan. Daya pembangkit kesadaran kebangsaan itulah yang terkandung dalam lagu Indonesia Raya dan Sumpah Pemuda. (net/ypl2)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 14 Oktober 2018 11:02

Puaskan Dulu Karyawan, lalu Pelanggan

ASET terpenting dalam usaha adalah karyawan. Sebab, sekuat apapun tenaga pemilik, pasti tetap membutuhkan…

Minggu, 14 Oktober 2018 06:51

Tidak Dendam ketika Ditipu

TAHUN ini merupakan tahun keempat Moodzystore berdiri. Merintis bisnis dari nol hingga sekarang bukanlah…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:35

Desain Kreatif dan Estetika

RUKO di Jalan Nahkoda Samarinda terlihat lengang. Matahari masih terik meski hari beranjak petang. Valencia…

Minggu, 07 Oktober 2018 10:33

Angkat Unsur Jawa

INSPIRASI bisa datang dari mana saja. Salah satunya keragaman budaya Indonesia. Valencia Tandy atau…

Minggu, 30 September 2018 11:54

Jogja, Aku Rindu

TIDAK salah jika Jogjakarta menjadi salah satu destinasi wisata paling memesona. Selalu ada tempat-tempat…

Minggu, 30 September 2018 11:51

Tak Mau Beri Janji Palsu

BROOKLYN Shoes Cleaning yang dibangun Sabrian Rachmawanto dan Mas Hana Wijayanto hadir dengan enam treatments,…

Minggu, 30 September 2018 06:40

Tak Mau Beri Janji Palsu

BROOKLYN Shoes Cleaning yang dibangun Sabrian Rachmawanto dan Mas Hana Wijayanto hadir dengan enam treatments,…

Minggu, 23 September 2018 07:15

Bak Film, Disney Land Jadi Saksi

2017 menjadi tahun yang panas bagi Adi Surya dan Putri Rachmadania. Dengan dana tabungan dari hasil…

Rabu, 19 September 2018 11:17

Tunda Beli Rumah, Jika Belum Siap dengan 5 Hal Ini...

Memiliki rumah sendiri merupakan impian setiap orang. Tapi mahalnya harga rumah sering sekali tak bisa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .