MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MASKULIN

Minggu, 12 November 2017 11:45
Beda Tangan, Beda Kenikmatan

Kisah Secangkir Kopi dan Perjalanan

WADAH BERBAGI: Gabung di komunitas membuat pengetahuan tentang kopi lebih luas. Apa saja bisa diulas dari secangkir minuman kaya proses.

PROKAL.CO, TANGAN kanan Doni Rachmad Nor meraih toples bertulis malabar red honey. Dia takar, pas 15 gram ke dalam gelas yang kemudian dituang ke rok coffee grinder. Tak sampai satu menit tangan kanannya memutar tuas, biji kopi tadi menjadi bubuk.

Hasil gilingan biji kopi dituang perlahan ke dalam kertas filter yang sudah dipasang di chemex (alat seduh). Dia menuang air pas sampai membasahi seluruh bubuk kopi kemudian didiamkan selama 20–30 detik untuk proses blooming (ekstrak). “Mengeluarkan karbon dioksida.  Semacam pemanasan atau ancang-ancang dari kopinya,” jelas Doni.

Setelah itu, 225 milimeter air yang sudah disiapkan tadi dituang hingga habis. Tersajilah secangkir panas malabar red honey. Maskulin menyesap perlahan kopi buatan Doni. Pahit, asam, dan manis menyebar di rongga mulut. “Harus dihabiskan selagi panas. Kalau tidak, suka asam. Karena kalau dingin, rasanya jadi dominan asam,” lanjut Doni.

Pria kelahiran Kota Minyak tersebut mengenal kopi sejak 2006. Kopi kemas paling dia akrabi kala berseragam putih abu-abu dulu. Minuman itu menjadi pengantar cerita absurd bersama teman-teman SMA kala malam menyapa.

Rasa cintanya kepada kopi mengantarnya menjadi

Lulus SMA, dia bekerja sebagai barista di salah satu jaringan kedai kopi global. Bukan karena kecintaannya pada kopi dia menjadi peracik minuman. Apa yang dilakukan hanya menggugurkan tanggung jawab. Kopi belum memberinya makna.

Saat di backroom, Doni melihat cairan hitam dengan es batu di dalamnya. Penasaran, dia teguk isi gelas tersebut. Pahit menyebar di lidah. “Saya tambahin gula. Sejak saat itu, setiap hari saya bikin es kopi,” ujar Doni.

Diungkapkan, menjadi peramu kopi murni karena pekerjaan. Dia belum tahu bagaimana menikmati kopi. Sekadar minuman hitam biasa. Pada 2014, tak sengaja Doni mendapati temannya menikmati secangkir kopi hitam.

“Padahal hari itu siang terik, tapi teman malah minum kopi hitam panas. Kayaknya nikmat sekali, berasa lagi minum jus semangka,” terang Doni.

Dari situ dirinya penasaran. Bagaimana bisa seseorang begitu menikmati kopi hitam tanpa gula pada siang hari. Seperti ada yang kurang dalam diri Doni. Dia bisa membuat tapi belum bisa benar-benar menikmati hasil buatannya.

“Intinya nikmati apa yang ada di depanmu sekarang. Dan jangan lupa bersyukur,” pesan Doni. Itulah titik di mana dia mulai menjatuhkan diri ke dalam kopi. Mulai mencari tahu. Mendalami dan semakin jatuh hati terhadap biji-bijian tersebut.

Kopi mengajarkan banyak hal bagi Doni. Kopi yang sama, takaran persis, metode pun serupa, namun memberi hasil berbeda. “Kalau kamu suka kopi. Kamu enggak bakal bisa lari dari tanggung jawab,” pungkas Doni.

Kini dia memiliki kedai sendiri. Tempatnya meramu berbagai kopi untuk dihadirkan ke pembeli. Berusaha memahami karakter pembeli berdasarkan jenis kopi yang dipilih.

Sebab, kopi mengajarkan proses. Menikmati kopi sama halnya menghargai diri. (ypl/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Minggu, 15 Juli 2018 09:04

BARK, Komunitas Pencinta Anjing di Kalimantan

KECINTAAN terhadap sesama makhluk hidup tak terbatas hanya pada manusia, tapi juga ke hewan. Hobi memelihara…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Jalin Relasi guna Menolong Sesama

SALAH satu visi dibangunnya Bubuhan Anjing Ras Kalimantan (BARK) adalahuntuk menyatukan para pencinta…

Minggu, 15 Juli 2018 09:03

Perawatan Penting untuk Anjing Kesayangan

MEMILIKI anjing turunan ras luar, Roy Nismo mengatakan bahwa perawatan hewan kesayangan perlu diperhatikan.…

Minggu, 08 Juli 2018 12:15

Foto Hitam Putih Bernilai Seni

TAK harus menggunakan kamera canggih, memotret bermodal ponsel pintar juga bisa menghasilkan foto yang…

Minggu, 08 Juli 2018 12:13

Rumah Baru bagi Pengguna BMW

DUNIA otomotif selalu menarik untuk diulas, bermula dari hobi yang sama, tak jarang sekelompok masyarakat…

Minggu, 08 Juli 2018 12:12

Segera Resmikan Bengkel untuk Pencinta BMW

SULIT mendapatkan suku cadang dan bengkel yang jarang ada, menjadi salah satu kendala bagi pengguna…

Minggu, 08 Juli 2018 12:11

Jalin Komunikasi Hangat dan Kekeluargaan

DIBENTUK sekitar Mei lalu, Bimmers Samarinda telah menjaring 22 anggota. Suasana kekeluargaan dan komunikasi…

Minggu, 01 Juli 2018 09:23

Kenyamanan Nomor Satu, meski Bukan Barang Baru

TATAPAN Wisnu Prasetya terlihat serius, sedangkan tangannya sibuk bekerja, mengaduk-aduk pakaian bekas…

Minggu, 01 Juli 2018 09:22

Tips Membedakan Barang Asli dan Palsu

HAMPIR semua orang menyukai barang bermerek. Brand mahal nan terkenal memang mampu membuat pemakainya…

Minggu, 01 Juli 2018 09:20

Raup Jutaan Untung dari Barang Seken

BERAWAL dari kegemaran membeli dan mengoleksi barang bekas orisinal, mengantarkan Wisnu Prasetya mengelola…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .