MANAGED BY:
SELASA
25 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 11 November 2017 06:43
Kenalkan Pariwisata PPU kepada Anak Muda Se-Indonesia

Tiga Pemuda Wakili Kaltim dalam Jambore Pemuda 2017

JADI INSPIRASI: Riski Ramadan (kiri), Sultan Malik (kedua kiri), dan Ayu Arini Sadoso (berkerudung) saat berkunjung ke Kantor Disdikpora PPU. Marjani (ketiga kanan) memberikan apresiasi kepada ketiga pemuda berprestasi tersebut.

PROKAL.CO, Tiga pemuda asal PPU terpilih mewakili Kaltim dalam Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017. Pertemuan akbar para pemuda se-Indonesia ini, menjadi ajang saling bertukar informasi. Terutama mengenai pengembangan budaya dan pariwisata yang ada di daerah masing-masing.

TUGAS penting diemban tiga pemuda Penajam Paser Utara (PPU) dalam Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017. Mengenalkan potensi budaya dari Kabupaten Benuo Taka dan Kaltim pada umumnya, kepada para pemuda lain yang akan berkumpul dalam pertemuan akbar di Sawahlunto, Sumatra Barat, 12–22 November 2017 mendatang.

Mereka adalah Riski Ramadan (19), Sultan Malik (21), dan Ayu Arini Sadoso (23). Ketiganya terpilih mewakili Kaltim, bersama 11 pemuda lainnya dari kabupaten/kota lain yang ada di provinsi ini. “Wakil PPU dan Samarinda yang paling banyak, masing-masing tiga orang,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU Marjani saat menerima kunjungan tiga pemuda asal PPU yang akan berangkat mengikuti JPI di Sawahlunto, Rabu (8/11). 

JPI merupakan pertemuan akbar para pemuda dan pemudi terbaik dari 34 provinsi di Indonesia. Ada 14 pemuda menjadi wakil dari masing-masing provinsi, untuk mengikuti kegiatan tersebut. “Tidak banyak pemuda seperti adik-adik kita ini. Mudah-mudahan tiga pemuda PPU itu, bisa menjadi inspirasi bagi yang lain,” harap Marjani.

Sultan Malik menceritakan sebelum terpilih mewakili Kaltim dalam JPI 2017, mereka wajib mengikuti serangkaian seleksi. Mulai tingkat kabupaten hingga provinsi, berlangsung sejak Maret 2017. Untuk tingkat kabupaten, ada 15 orang yang ikut dalam seleksi Jambore Pemuda Kabupaten (JPK) PPU. Menyisakan empat yang akan diseleksi di tingkat Provinsi Kaltim. Pada seleksi tersebut, masing-masing kabupaten/kota mengirimkan wakilnya sebanyak 4 orang. Sehingga ada 40 orang yang mengikuti seleksi untuk menjadi wakil Kaltim dalam JPI 2017. Dari 40 itu, disaring kembali menjadi 25. “Ada 25 orang dites Kemenpora di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim. Sampai terpilih 14 orang untuk mewakili Kaltim,” timpal Ayu Arini Sadoso.

Dalam seleksi tersebut, ketiga pemuda dan pemudi ini, menampilkan kemampuan seni tari, menyanyi, dan kepiawaian menggunakan alat musik tradisional sesuai bakat yang mereka miliki. Seperti Riski Ramadan, mahasiswa ITK, memainkan alat musik tradisional, Sultan Malik dan Ayu Arini Sadoso jago menari dan menyanyi. Lalu mereka menjalani wawancara, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman tentang pariwisata di PPU, bahkan tingkat Kaltim. “Kami diwawancarai mengenai apa saja yang bisa dikembangkan dari pariwisata PPU,” kata pria yang pernah menyabet prestasi sebagai Duta Wisata PPU 2015 dan Duta Wisata Kaltim 2016 tersebut.

Kegiatan nasional itu rutin digelar setiap tahun. Sejak 2011, biasanya dilaksanakan bertepatan Hari Sumpah Pemuda (HSP). Namun, untuk tahun ini, JPI dilaksanakan dengan jadwal berbeda. “Mungkin gara-gara keterbatasan anggaran. Sehingga pelaksanaannya lewat dari Hari Sumpah Pemuda,” terang Sultan.

Dalam jambore nanti, para pemuda dan pemudi PPU ini akan menampilkan pentas seni dan senam poco-poco yang akan dilombakan dalam JPI 2017. Mereka berharap bisa menyuguhkan penampilan terbaik khusus untuk Kaltim dan Kabupaten PPU. “Kami tidak berharap juara. Yang penting menampilkan sosok pemuda Kaltim adalah pemuda aktif. Kami pemuda yang jauh dari narkoba dan semacamnya. Bisa memberikan hal positif kepada para pemuda lain di Indonesia,” pungkasnya.

Kabid Pemuda dan Olahraga di Disdikpora PPU Suparman berharap, animo pemuda maupun pemudi untuk mengikuti kegiatan serupa bisa lebih ditingkatkan lagi. (*/kip/waz/k9)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 10:30
Mengantarkan Hasni Pulang setelah 15 Tahun Tinggal di Gua

Sesekali Masih Tanya, Apa si Kakek Pelaku Dipenjara?

Setelah sekitar sebulan mendapat konseling kejiwaan, Hasni pulang ke keluarga yang sempat mencarinya…

Sabtu, 15 September 2018 01:57

Pangan Masih Bergantung, kalau Gelombang Harga Ikut Bergoyang

Di sejumlah media ramai "diskusi" tentang Rp 100 ribu bisa belanja apa zaman now? Wartawan Kaltim Post…

Sabtu, 15 September 2018 01:47

Cara Belajar Asyik, Butuh Penalaran dan Ketelitian

Matematika untuk sebagian siswa bisa menjadi pelajaran yang menakutkan. Tantangannya ada pada tingkat…

Sabtu, 08 September 2018 06:55

Wajib Perawan, Tes Kejiwaan yang Menentukan

Join the navy to see the world. Kalimat tersebut membakar semangat mereka yang ingin bergabung ke TNI…

Senin, 03 September 2018 08:10

Maju Terus Srikandi-Srikandi Bangsa

Oleh: Kompol Yolanda E. Sebayang SIK MM(Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kaltim)SATU September lalu merupakan…

Sabtu, 01 September 2018 02:05

Orangtua Ngajar Bimbel, Berangkat ke AS setelah Dapat Sponsor

Rebecca Alexandria Hadibroto menjadi pebalet Indonesia pertama yang meraih first place kompetisi balet…

Kamis, 30 Agustus 2018 11:25

Perjuangan Berakhir di Sawah Lunto

Pada 7 April 1906 terjadi penyerahan kekuasaan Kesultanan Paser oleh Sultan Ibrahim Khaliluddin (Sultan…

Senin, 27 Agustus 2018 11:11
Rekam Jejak Perjuangan Pahlawan Suku Paser; Panglima Sentik

Dapat Gelar setelah Penggal Kepala Bajak Laut

Cukup banyak literasi yang terhimpun untuk mengisahkan perjalanan hidup Panglima Sentik. Karena keterbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .