MANAGED BY:
SELASA
17 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 11 November 2017 06:27
Pasar Modal Masih Dianggap Rumit

BEI: IPO Justru Mudahkan Perusahaan Berkembang

PELUANG BERKEMBANG: Tak hanya masyarakat umum, pasar modal juga belum cukup populer bagi perusahaan-perusahaan di Kaltim.

PROKAL.CO, SAMARINDA  –  Tak hanya di level korporasi, ajakan menjadi perusahaan terbuka juga ditujukan Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada badan usaha kecil dan menengah. Tak terkecuali di Kaltim. Sayang, langkah yang sebenarnya berpotensi mendongkrak kinerja bisnis ini belum dianggap sebagai hal menarik.

Padahal, jika sudah melakukan pelepasan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO), sumber modal jadi lebih luas. Selanjutnya, perusahaan juga akan transparan dan lebih profesional dalam penyusunan laporan keuangan, sehingga lebih mudah dipercaya oleh perbankan.

Saat ini, BEI mencatat, ada 630 perusahaan yang sudah terdaftar sebagai emiten bursa dan obligasi. Meski sekilas terdengar banyak, jumlah itu dianggap masih sangat kecil. Mengingat, di Indonesia ada puluhan ribu badan usaha, dengan berbagai klasifikasi.

Deputi Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Riil Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Herlina Marpaung mengatakan, minimnya minat melantai di bursa tak hanya terjadi di daerah seperti Kaltim. Di Jakarta pun, kata dia, banyak perusahaan multinasional yang belum melihat IPO sebagai langkah strategis.

“Alasannya, sebagian besar karena perusahaan menganggap mereka bakal disulitkan dengan prosedur administrasi, padahal itu hal yang wajar dalam berperusahaan. Jika dikupas lagi, mestinya mereka melihat peluang untuk memperbanyak sumber modal, serta di sisi lain berbagi risiko dengan lebih banyak investor,” kata Herlina, saat ditemui setelah rapat di Aston Samarinda Hotel and Convention, Kamis (9/10).

BEI, kata dia, juga ditugaskan untuk terus menambah daftar emiten di bursa. Tahun ini, untuk pasar saham, targetnya adalah 25 emiten baru. “Sampai saat ini, sudah ada 30 emiten baru sudah listing di bursa saham sejak awal tahun,” pungkasnya.

Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan dan Perbankan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, L Budiawan mengatakan, untuk go public, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi perusahaan. Namun itu sejalan dengan manfaat yang didapat.

IPO, kata dia, memang belum terlampau penting bagi pengusaha yang tak memiliki proyeksi menjalankan usaha untuk jangka panjang. Namun, bagi mereka yang ingin perusahaannya itu modern dan berkesinambungan, pasar modal adalah sarana yang paling tepat untuk mendukung itu. “Karena, dengan go public, setidaknya perusahaan tak perlu sulit mencari modal,” ungkapnya.

Saat ini, Budiawan mengakui, hal-hal seputar pasar modal masih asing bagi pebisnis di Kaltim. Alih-alih bicara prosedur, sebagian di antaranya bahkan bisa jadi belum tahu apa itu IPO. Dia berharap, semakin seringnya BEI menyambangi daerah untuk berdiskusi dengan pengusaha atau perwakilan perusahaan, dapat mendorong minat mereka untuk melantai du bursa.

“Kami belum punya rinciannya, tapi di Kaltim pasti banyak yang berminat untuk berkembang lewat bursa saham. Menjadi perusahaan go public sebenarnya adalah cara yang bagus untuk berkembang,” ujar Budiawan.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Kaltim, Dinda Ayu Amalliya juga tak menampik, pasar modal masih asing bagi perusahaan di Kaltim. Terlebih, dengan situasi seperti sekarang. Besarnya risiko membuat dunia usaha sangat berhati-hati dalam menentukan pilihan.

 “Padahal dengan melantai di bursa, profil perusahaan akan meningkat. Semakin meningkatnya profil, akan sejalan juga dengan arus pendanaan,” jelas Dinda.

Lebih jauh, berkembangnya sebuah perusahaan juga dapat membantu perekonomian. Setidaknya, membuka potensi penambahan tenaga kerja, yang berimbas pada membaiknya daya beli masyarakat.

Head of Investor Relation Astra Agro Lestari Rudi Lumardjo mengatakan, semenjak go public pada 1997 lalu, perusahaan perkebunan itu semakin maju hingga kini. “Setelah masuk IPO, kami dapat pendanaan tambahan untuk waktu yang panjang. Nilai perusahaan menjadi naik,” tambahnya.

Mudah mendapat dana untuk investasi, membuat perusahaan lebih mudah melakukan regenerasi. “Yang terpenting untuk go public, adalah cara mengevaluasi diri. Dipastikan juga, tata kelola perusahaan menjadi lebih baik, karena ada tanggung jawab terhadap lebih banyak pemilik,” pugkas Rudi. (*/ctr/man2/k18)


BACA JUGA

Senin, 16 Juli 2018 06:56

Mulai Pikirkan Hilirisasi

JAKARTA – Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dalam beberapa bulan terakhir…

Senin, 16 Juli 2018 06:49

Belum Kurangi Ketimpangan Sosial

JAKARTA - Subsidi energi pada tahun depan bakal meningkat. Peningkatan itu disetujui oleh Badan Anggaran…

Minggu, 15 Juli 2018 06:16

Hunian Nyaman Berkesan Alami

KONDISI alam perbukitan membuat Balikpapan Regency menghadirkan suasana perumahan yang nyaman dan menyatu…

Minggu, 15 Juli 2018 06:13

De Royal, Rumah Investasi dan Eksklusif

BALIKPAPAN Regency memiliki 10 cluster andalan. Yakni, De Royal, Meditrania, Valencia, Castarica, Kintamani,…

Minggu, 15 Juli 2018 06:10

Rumah Impian, Investasi Masa Depan

DIHUNI lebih dari 5000 kepala keluarga (KK), Balikpapan Regency memang jadi pilihan masyarakat. Tidak…

Sabtu, 14 Juli 2018 06:25

Jaga Surplus Industri Manufaktur Berbasis SDA

JAKARTA   —  Industri pengolahan berbasis sumber daya alam masih menunjukkan kinerja…

Sabtu, 14 Juli 2018 06:23

Perjuangkan Isu Kelapa Sawit

BRUSSELS  –  Delegasi Indonesia dan Delegasi Uni Eropa melakukan perundingan putaran…

Sabtu, 14 Juli 2018 06:22

Terus Tekan Impor

PADA  sisi lain, pemerintah berupaya untuk menekan impor. Salah satu langkahnya, Kemenperin terus…

Jumat, 13 Juli 2018 07:16

Dolar Naik, Bos Batu Bara Bilang Belum Tentu Untung Besar

SAMARINDA —Tingginya nilai tukar dolar Amerika terhadap rupiah menjadi kesempatan bagi pengusaha…

Jumat, 13 Juli 2018 07:12

Kebutuhan Interior Bakal Tumbuh

BALIKPAPAN – Tumbuhnya properti kalangan menengah atas di Balikpapan membuka peluang bisnis bagi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .