MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 11 November 2017 06:21
Layanan Aplikasi untuk Hindari Ribetnya Administrasi

Strategi Asuransi Astra Ajak Masyarakat Tertarik Lindungi Kendaraan

LAYANAN SIAGA: Melalui aplikasi Otocare, Astra Asuransi Buana mengajak masyarakat sadar berasuransi tanpa harus menghadapi proses administrasi yang berbelit.

PROKAL.CO, Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor tidak diiringi penambahan ruas jalan. Itu menjadi penyebab kemacetan di Indonesia, termasuk Kaltim. Risiko bagi kerusakan kendaraan pun semakin besar.

 ROESITA IKA WINARTI, Samarinda

MENGATASI  hal tersebut, pemerintah mulai menjalankan beberapa proyek pengembangan infrastruktur jalan. Sayang, pembangunan tersebut ikut memicu kemacetan. Tengok saja proyek pembangunan jembatan kembar serta jalan pendekatnya di ruas Jalan Slamet Riyadi, Sungai Kunjang, Samarinda. Saban hari, saat pagi dan sore hari pasti dipadati kendaraan.

Padatnya volume kendaraan ini menyebabkan rawan kecelakaan. Kepala BPS Kaltim M Habibullah mengatakan, dari data terakhir yang direkam 2015 lalu, terjadi 736 kasus kecelakaan di jalan. Bila dirinci, tiga daerah, yakni Kutai Kartanegara, Balikpapan, dan Samarinda menempati posisi teratas.

“Dari seluruh jumlah kasus kecelakaan tadi, kerugian yang ditimbulkan kurang lebih Rp 5,1 miliar. Bukan jumlah yang sedikit,” jelasnya.

Habibullah menjelaskan, bila dibandingkan dari tahun sebelumnya, pada 2015 memang terjadi penurunan. Namun, hal itu tak bisa jadi alasan mengendurkan kehati-hatian.

Pemilik kendaraan, khususnya roda empat, kini bisa mengaspal dengan tenang. Dikatakan Branch Manager Asuransi Astra Balikpapan Lindung Karuniawan, ketenangan itu bisa didapat bila mengantongi asuransi.

“Mobil dan asuransi seperti dua hal yang tidak terpisahkan,” kata Lindung saat Insurance Workshop Asuransi Astra di Hotel Horison Samarinda, Selasa (7/11) lalu.

Lindung menjelaskan, saat ini masih sedikit masyarakat yang sadar harus memiliki asuransi kendaraan. Secara nasional, terangnya, tak lebih dari 5 persen warga paham akan pentingnya produk ini.

Rendahnya minat orang Indonesia untuk berasuransi juga terlihat dari hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2016. Menurut studi tersebut, angka indeks literasi keuangan sektor asuransi di negeri ini hanya 15,67 persen. Adapun untuk inklusi keuangan sektor asuransi sebesar 12,08 persen.

Ini menunjukkan dari 100 orang, baru 15-16 orang yang mengerti tentang asuransi. Sedangkan untuk inklusi asuransi hanya 12-13 orang yang mengakses asuransi dari 100 orang yang disurvei.

Meski tak begitu menggembirakan, Lindung mengungkapkan pihaknya tetap optimistis. Secara nasional tahun 2016 lalu, tutur Lindung, perolehan premi Asuransi Astra mencatatkan angka Rp 4,3 triliun. Sampai September lalu, nilai klaim dari PT Asuransi Astra Buana Balikpapan tercatat Rp 22 miliar.

Nilai tersebut 17 persen lebih kecil dari yang mereka kucurkan tahun lalu, di angka Rp 36 miliar. Kota Tepian pun mencatatkan premi yang tak jauh berbeda.

Dia mengatakan, penurunan klaim di Balikpapan disebabkan beberapa faktor. Pertama, jelas dia, adalah semakin tertibnya perilaku berkendara masyarakat di Kota Minyak, sehingga angka kecelakaan pun menurun.

“Tapi cakupan jaminan kami luas. Kerusakan, kehilangan, sampai kebanjiran, itu ada jaminannya,” terangnya.

Namun secara umum, dia mengungkapkan, turunnya kinerja perusahaan juga tak lepas dari turunnya penjualan produk otomotif. Hal itu, kata Lindung, membuat perolehan premi mereka juga susut.

Terkait pelayanan, Lindung menjelaskan, PT Asuransi Astra Buana selalu mengupayakan penggantian kerugian semaksimal mungkin. Bahkan, jika sampai terjadi kehilangan atau total lost, jika memang layanan ini masuk dalam ketentuan premi si pemegang polis.

Soal inovasi, dia menyebut kini pihaknya telah meluncurkan layanan digital. Sejak pertama kali diluncurkan tahun 2015 silam, Garda Mobile Otocare terus mengalami penyempurnaan, baik dari segi fungsi maupun tampilan.

Setelah melalui dua kali penyempurnaan, tahun ini, Otocare kembali diperkenalkan kepada masyarakat dengan fungsi yang akan menjadi primadona para pelanggan maupun non-pelanggan. “Kini makin gampang karena disediakan tiga menu utama, yaitu report claimclaim status, dan emergency,” jelasnya.

Menu report claim berfungsi memudahkan proses pengajuan klaim hanya dengan mengisi formulir singkat dan mengunggah dokumen terkait. Setelah itu pelanggan akan menerima nomor ‘Laporan Kejadian’. Cukup menunjukkan nomor ini, survei klaim di kantor cabang maupun Garda Center terdekat pun bisa dilakukan tanpa harus mengantre.

Sedangkan menu claim status menawarkan kemudahan memantau perkembangan proses perbaikan kendaraan di bengkel terpilih tanpa harus menelepon. Buka saja Otocare maka status perbaikan bisa langsung diketahui.

Terakhir, menu emergency membantu pelanggan yang sedang mengalami kondisi darurat untuk meminta bantuan, juga tanpa harus menelepon Garda Akses 1 500 112. Cukup tekan tombol emergency, maka secara otomatis lokasi pelanggan akan terlacak dan petugas Garda Siaga akan menghubungi pelanggan.

“Menariknya, foto dan nama petugas Garda Siaga akan tampil di menu Emergency sehingga memungkinkan pelanggan mengetahui detail petugas yang akan membantunya,” kata dia.

Perubahan lainnya yang tampak dari Otocare V3.0 adalah penambahan fitur baru untuk non pelanggan yang mengunduh Otocare. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Google Play untuk platform Android dan Apple App Store untuk platform iOS/iPhone.

“Kami harap, layanan ini dapat menghilangkan jarak ruang dan waktu antara Asuransi Astra dengan pelanggan dan membuat urusan klaim jadi makin gampang,” sebutnya. (**/man/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 11 November 2017 06:43

Kenalkan Pariwisata PPU kepada Anak Muda Se-Indonesia

Tiga pemuda asal PPU terpilih mewakili Kaltim dalam Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017. Pertemuan akbar…

Senin, 06 November 2017 08:20

Baru 5 Kilometer, Keringat Sudah Bercucuran

Adrenalin goweser benar-benar diuji pada Ahad (5/11). Mereka harus menaklukkan rute “gila”…

Senin, 06 November 2017 08:13

Tetap Keluarkan Sertifikat Halal, Siapkan Solusi Bantu UMKM

Tak hanya memperhatikan komposisi. Adanya label halal di sebuah kemasan pun jadi penentu. Terutama bagi…

Sabtu, 04 November 2017 08:01

Minim Pesaing, Sepuluh Tahun Membina Bulu Tangkis

Sepak bola selalu menjadi yang terpopuler di Indonesia. Tapi, bulu tangkis adalah olahraga nasional.…

Sabtu, 04 November 2017 07:54

Riki Bawakan Dua Lagu Karya Sendiri

Minggu (5/11), akan menjadi kali pertama tampil di hadapan masyarakat Balikpapan. Dengan musik yang…

Sabtu, 04 November 2017 06:59

Raih Gelar Pemain Terbaik, Utamakan Doa Orangtua

Sempat dianggap gila teman sepermainan, Bima Sakti membayar dengan prestasi. Dia jadi penggawa Timnas…

Jumat, 03 November 2017 08:25

Ratusan Ribu Koleksi Buku Belum Dimanfaatkan

Ada orang yang enggan berlari karena menunggu semua sempurna. Ada pula yang tak ragu berlari meski penuh…

Jumat, 03 November 2017 08:18

Siapkan Jadwal Besuk Seminggu Dua Kali kepada “Kids Zaman Now”

Ada beragam cara menyelamatkan lingkungan. Salah satunya, menanam pohon. Tak sekadar ditanam, tetapi…

Kamis, 02 November 2017 09:01

Tangani 328 Kasus, Pelakunya Karyawan Tambang hingga Pelajar

Bagi pasangan suami istri, kenikmatan seksual jadi hal penting. Berbagai cara pun dilakukan. Bagi laki-laki…

Rabu, 01 November 2017 08:12

Belajar soal Rencana Induk hingga Penanggulangan Banjir

Sama seperti Samarinda, Northampton juga punya masalah banjir. Kota tersebut pernah dilanda banjir besar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .