MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 09 November 2017 18:39
OPM Beraksi Lagi, TNI/Polri Harus Bertindak
Separatis bersenjata OPM yang kerap bikin ulah.

PROKAL.CO, Separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali berulah. Mereka menyandera 1.300 warga Papua di Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono mengutuk keras.

"Tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena merupakan tindakan intimidatif yang akan menganggu kehidupan warga Papua," kata Dave Laksono dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (9/11).

Menurut Dave, tindakan tersebut juga tidak bisa ditoleransi karena mengekang hak asasi manusia dan melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan secara universal.

"Dampak dari tindakan oleh kelompok bersenjata di Papua justru akan semakin menimbulkan instabilitas dan mengganggu keamanan di Papua," ujarnya.

Dave juga meminta TNI/Polri untuk membebaskan 1.300 warga Papua tersebut yang saat ini dalam keadaan tersandera oleh kelompok bersenjata tersebut.

"TNI/Polri harus segera mengambil langkah-langkah antisipastif untuk menghindari meluasnya dampak penyanderaan warga Papua oleh kelompok bersenjata," imbuhnya.

Tugas TNI, lanjut Dave Laksono adalah sebagai alat pertahanan negara, maka ketika kelompok bersenjata yang mengatasnamakan separatisme beraksi dan mengancam kedaulatan negara, TNI harus segera mengambil langkah untuk mengamankan negara.

Begitu juga Polri, kata dia, sebagai alat keamanan negara harus mengambil langkah untuk segera memulihkan keamanan di Papua yang saat ini terganggu akibat aksi OPM.

Dave juga meminta pemerintah pusat dan daerah melihat tragedi penyanderaan ini untuk segera melaksanakan program percepatan pembangunan di Papua dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

"Masyarakat Papua saat ini membutuhkan keamanan, tetapi juga membutuhkan kesejahteraan," tegasnya.

Sebagaimana pemberitaan nasional, saat ini ada 1.300 orang warga Papua yakni Desa Kimbely dan Desa Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dilarang keluar dari kampung itu oleh kelompok bersenjata. Semua barang mereka juga dirampas kelompok ini. (adv/jpnn)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 16:46

ASTAGA! Kemenkominfo Catat ada 169 Situs LGBT Asusila

Ini jelas bukan berita baik. Berdarakan penelusuran dan pengaduan masyarakat sejak awal Januari, Kementerian…

Jumat, 19 Januari 2018 16:34

OSO Siap Pecat Wiranto!

Inilah politik, tak ada teman yang abadi. Lihatlah, Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang marah…

Jumat, 19 Januari 2018 16:31

Ngenesnya, Agung Laksono Tolak Jadi Saksi Meringankan Fredrich Yunadi

Hari-hari berat terus menghinggapi Fredrich Yunadi.  Mantan pengacara Setya Novanto ini mengalami…

Jumat, 19 Januari 2018 16:25

Temui Mendagri, ADKASI Perjuangkan Honorer K2

Berlarut-larutnya masalah honorer K2 disikapi cepat oleh Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI).…

Jumat, 19 Januari 2018 16:21

Antisipasi Langkah Gatot? Jokowi Gaet Agum dan Moeldoko

Dua jenderal pensiunan dan berpengalaman di pemerintahan, yakniJenderal (Purn) Agum Gumelar dan…

Jumat, 19 Januari 2018 09:07

Susi Tegaskan Cantrang Harus Dihapus

JAKARTA – Ketangguhan koboi laut Susi Pudjiastuti tengah diuji. Ombak kritik dan demonstrasi besar-besaran…

Jumat, 19 Januari 2018 09:06

27 Ribu Jamaah Belum Berangkat

JAKARTA – Kasus seperti First Travel bakal meledak lagi. Biro perjalanan umrah Abu Tours kini…

Jumat, 19 Januari 2018 09:05

Agung Tolak Jadi Saksi Ringankan Yunadi

JAKARTA – Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menolak jadi saksi meringankan untuk Fredrich…

Kamis, 18 Januari 2018 18:55

Lengserkan OSO, Munaslub Hanura Pilih Daryatmo

Sempat tarik ulur, Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura kubu Sarifuddin…

Kamis, 18 Januari 2018 18:48

Idrus Marham Jadi Menteri, Setnov: Terima Kasih Jokowi

Bekas Sekjen Partai Golkar Idrus Marham diangkat jadi menteri, yang senang termasuk Setya Novanto (Setnov).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .