MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Rabu, 08 November 2017 08:26
Facial 28 Hari Sekali hingga Terapi Laser

Ragam Cara Hilangkan Hiperpigmentasi di Wajah secara Aman

REGENERASI KULIT: Mengombinasikan metode facial dan laser, dr Evi Mustikawati Arifin SpKK dengan mudah memperbaiki tekstur kulit terutama flek. (roesita ika winarti/kp)

PROKAL.CO, Bagi sebagian perempuan, wajah merupakan bagian amat penting. Sebab, keindahan kulit wajah yang sehat tanpa masalah dapat membuat perempuan tampil lebih percaya diri.

ROESITA IKA WINARTI, Samarinda

BANYAK masalah kulit yang dialami perempuan. Salah satunya kelainan hiperpigmentasiatau hipermelanosis. Bercak cokelat kehitaman itu lebih dikenal dengan sebutan flek. Dijelaskan dr Evi Mustikawati Arifin SpKK, flek merupakan bagian dari kelainan sistemik. Ada beberapa penyebab umum pemicu munculnya flek.

”Penyebabnya dari keturunan, paparan sinar matahari, hingga pemakaian obat hormonal seperti pencegah kehamilan atau suntik KB. Saat hamil juga bisa muncul flek di wajah,” jelasnya kepada Kaltim Post, belum lama ini. Kemudian, pemicu lainnya, yakni bekas jerawat, pemakaian obat antibiotik, anti-epilepsi, dan anti peradangan. Terakhir adalah pemakaian kosmetik yang mengandung bahan berbahaya.

Merkuri dan asam salisilat, jelas Evi, bila digunakan terus-menerus akan menyebabkan kulit menjadi sangat sensitif terhadap sengatan sinar matahari. Untuk mengatasinya, kini di dunia kecantikan sangat tidak asing lagi dengan penggunaan facial dan laser. Dengan perawatan tersebut, memperbaiki tekstur kulit terutama flek.

Hanya saja prosedur yang berbeda, maka sebelum Anda melakukan kedua tindakan tersebut dianjurkan untuk berkonsultasi pada dokter atau ahli kecantikan yang tepercaya terlebih dahulu.

Dokter dari RSUD AM Parikesit Tenggarong itu mengatakan, tidak semua kondisi kulit cocok untuk melakukan facial atau laser.

”Jika menggunakan facial dan laser secara berkala tindakan ini mampu meregenerasi kulit secara total sampai ke dalam pori kulit lapisan terbawah,” jelasnya. Facial yang digunakan sebagai perawatan kulit seperti halnya mengangkat kulit mati dan komedo digabungkan dengan laser secara efektif tentu hasilnya jelas optimal.

Untuk penggunaan facial sendiri Anda bisa lakukan per 28 hari sekali atau bergantung dengan masalah yang dihadapi.

Kemudian, lanjut dia, prinsip penggunaan laser untuk terapi hiperpigmentasi, yakni berdasarkan prinsip selektif fototermolisis. Laser yang dipilih adalah jenis Q switched dengan panjang gelombang 500-1.100 nm yang sesuai dengan target kromofor, yaitu melanin. Beberapa contoh Q switched yang dipakai adalah QS Nd YAG 532 nm, 1.064 nm, QS Ruby 694 nm, dan QS Alexandrite 755 nm.

Kelainan hiperpigmentasi yang dapat diterapi dengan laser adalah lesi-lesi hiperpigmentasi di epidermis dan dermis. Seperti lentigo, efelid, berbagai nevus, dan tato. Seperti halnya modalitas terapi lain untuk kelainan hiperpigmentasi, terapi laser ini akan efektif dan sedikit menimbulkan efek samping apabila diawali dengan peningkatan ketepatan diagnosis, pengetatan seleksi pasien, perawatan sebelum dan sesudah laser dengan benar.

”Selain itu, flek bisa dihilangkan dengan mikrodermabrasi. Hal tersebut merupakan tindakan non-invasive yang diperkenalkan pertama kali di Italia pada tahun 1985,” kata pemilik Samarinda Skin Center itu. Prosedur tindakan, ungkapnya, memerlukan waktu sekitar 20-30 menit dan dianjurkan untuk dilakukan pengulangan setiap 2-4 minggu. Mikrodermabrasi dilakukan untuk tujuan estetik, termasuk mengatasi kelainan hiperpigmentasi seperti melasma, hiperpigmentasi pasca-inflamasi, dan kelainan diskromia akibat penuaan kulit.

Mikrodermabrasi aman dilakukan pada berbagai kelainan hiperpigmentasi dan pada berbagai tipe kulit. Dia menjelaskan, usaha untuk mengatasi flek di wajah sebenarnya tidak bersifat instan. Sehingga dibutuhkan ketekunan dalam menggabungkan perawatan wajah sehari-sehari yang disesuaikan dengan jenis kulit. Yakni normal, berminyak, kering, atau sensitif dengan perawatan khusus secara kosmetik medis.  

Pemilihan terapi untuk mengatasi kelainan hiperpigmentasi sangat beragam bergantung pada patologi kelainan. Secara garis besar tentu dasar pemilihan tidak lepas dari biayadan keamanannya. ”Di samping itu, pemakaian tabir surya yang sesuai merupakan kewajiban untuk pasien yang mendapatkan terapi kelainan hiperpigmentasi untuk mengurangi kemungkinan terjadinya efek samping, seperti reaksi iritasi, alergi, hingga fototoksik maupun fotoalergi,” terangnya. (riz/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 11 November 2017 06:43

Kenalkan Pariwisata PPU kepada Anak Muda Se-Indonesia

Tiga pemuda asal PPU terpilih mewakili Kaltim dalam Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2017. Pertemuan akbar…

Kamis, 09 November 2017 08:30

Sering Diabaikan, Atasi dengan Senam Kegel hingga Operasi

Mengompol atau kesulitan menahan kencing kerap dialami anak-anak. Siapa sangka, ada sebagian orang dewasa…

Selasa, 07 November 2017 08:18

Tak Perlu Matang, Desain Awal Menentukan

Seni memahat bisa diaplikasikan ke berbagai media. Dulu, kayu dan tembikar umum digunakan. Saat ini,…

Senin, 06 November 2017 08:20

Baru 5 Kilometer, Keringat Sudah Bercucuran

Adrenalin goweser benar-benar diuji pada Ahad (5/11). Mereka harus menaklukkan rute “gila”…

Senin, 06 November 2017 08:13

Tetap Keluarkan Sertifikat Halal, Siapkan Solusi Bantu UMKM

Tak hanya memperhatikan komposisi. Adanya label halal di sebuah kemasan pun jadi penentu. Terutama bagi…

Sabtu, 04 November 2017 08:01

Minim Pesaing, Sepuluh Tahun Membina Bulu Tangkis

Sepak bola selalu menjadi yang terpopuler di Indonesia. Tapi, bulu tangkis adalah olahraga nasional.…

Sabtu, 04 November 2017 07:54

Riki Bawakan Dua Lagu Karya Sendiri

Minggu (5/11), akan menjadi kali pertama tampil di hadapan masyarakat Balikpapan. Dengan musik yang…

Sabtu, 04 November 2017 06:59

Raih Gelar Pemain Terbaik, Utamakan Doa Orangtua

Sempat dianggap gila teman sepermainan, Bima Sakti membayar dengan prestasi. Dia jadi penggawa Timnas…

Jumat, 03 November 2017 08:25

Ratusan Ribu Koleksi Buku Belum Dimanfaatkan

Ada orang yang enggan berlari karena menunggu semua sempurna. Ada pula yang tak ragu berlari meski penuh…

Jumat, 03 November 2017 08:18

Siapkan Jadwal Besuk Seminggu Dua Kali kepada “Kids Zaman Now”

Ada beragam cara menyelamatkan lingkungan. Salah satunya, menanam pohon. Tak sekadar ditanam, tetapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .