MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 06 November 2017 08:05
Klaim Pernah Setor Rp 9 M
Poerba Widjaja

PROKAL.CO, PERUSDA Balikpapan seperti tak pernah lepas dari kritik. Namun, seolah tak mau disalahkan, Direktur Utama Perusda Balikpapan Poerba Widjaja mengklaim, selama kurun 2013-2015 sudah menyetor keuntungan sebesar Rp 9 miliar kepada Pemkot Balikpapan.

Duit itu lantas dikembalikan lagi sebagai tambahan modal Perusda Balikpapan. Dalam sejarahnya, Perusda Balikpapan sempat terpuruk pada 1998. Kemudian seolah mati suri. Titik baliknya pada 2013, ketika harga tanah (aset) milik Perusda mengalami kenaikan harga signifikan. Keuntungan pada 2013 mencapai Rp 37 miliar. Kemudian, pada 2014 keuntungan Rp 4,8 miliar.

Poerba mengatakan, selama ini pemkot tidak menyertakan modal dalam bentuk duit. Melainkan hanya aset berupa tanah. Itu yang dimanfaatkan Perusda menjadi perumahan. Jumlahnya hampir 2.600 unit rumah di Cluster Castarica yang menempel dengan Balikpapan Regency.

“Kalau APBD memang ada, hanya saja itu untuk subsidi bus sekolah sebesar Rp 800 juta,” katanya kepada Kaltim Post.

Selama ini, pengelolaan bus sekolah memang berada di tangan Perusda Balikpapan. Anggaran yang dibutuhkan tak sedikit. Meski sudah dapat subsidi, tapi tak cukup. Sebab, kebutuhan operasional bus sekolah mencapai Rp 1,6 miliar per tahun.

“Memang kami subsidi operasional bus sekolah ini, jadi terus terang saja merugi memang,” kata dia. Untuk menutupinya, menggunakan keuntungan dari sektor bisnis properti. “Jadi, selain yang diberikan ke pemkot, juga untuk biaya operasional bus sekolah dan lain-lain,” ujar Purba.

Perusda Balikpapan juga diamanahkan mengelola jaringan gas (jargas) yang baru saja dibangun. Dalam pengelolaan jargas ini, tidak ada keuntungan yang diperoleh. Namun, ada belasan tenaga kerja yang akhirnya terserap lewat Perusda.

Teranyar, Perusda sedang membidik sektor perdagangan khususnya sembako sebagai core business baru. Dengan membuka kawasan bisnis di Kawasan Industri Kariangau (KIK). Lahan 135 hektare sudah disiapkan.

Poerba menjelaskan, hampir 100 persen kebutuhan sembako di Balikpapan dipasok dari luar Kalimantan. Ditambah lagi, rantai distribusi dianggap terlalu panjang. Sehingga memengaruhi harga jual sembako.

Sebagai langkah awal, akan didirikan depo penyimpanan barang di KIK. Saat ini, MoU dengan Pelindo sudah dibuat. Untuk pendanaan, Poerba mengaku tak ada kendala. Karena bakal ada penjamin yang mendanai pembangunan depo ini.

“Kalau kami sudah siap, tapi kan ada pihak lain yang terlibat bekerja sama. Jadi, kami akan sinkronisasi dulu,” tambahnya. Skema yang bakal digunakan meniru kerja sama Pemprov Kaltim dengan Pelindo di Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau.

Soal kemungkinan ikut lelang jabatan Dirut Perusda ketika revisi Perda Perusda rampung, Poerba tak tegas menjawab. “Kalau sekarang, saya tidak bisa jawab. Masalah ikut atau tidak nanti saya pikirkan. Karena itu kan terserah saya,” kata dia.

Selain itu, dia mengaku menyerahkan semua keputusan kepada Pemkot Balikpapan. “Kalau saya memang masih dibutuhkan kan bisa saja. Tapi, pada akhirnya saya sendiri yang memutuskan ikut lelang atau tidak,” jelas dia. (*/hul/rsh/k15)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 09:10

Perlu Edukasi dan Dukungan

KANKER masih menjadi misteri. Penyakit satu ini menyerang tanpa disadari pengidapnya. Belum lagi…

Jumat, 20 April 2018 08:58

Pasien BPJS Mesti Lebih Bersabar

INSTALASI Kedokteran Nuklir RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda yang beroperasi Januari lalu…

Jumat, 20 April 2018 08:51

Nuklir untuk Kehidupan

OLEH: KADEK SUBAGIADA, M.Si(Dosen Program Studi Fisika di FMIPA Unmul, Samarinda) KETIKA mendengar kata…

Senin, 16 April 2018 08:56

Rangkul OPD PPU, Pertamina Bentuk Satgas

Pertamina menunjukkan keseriusan dalam menangani masalah ceceran minyak. Pertemuan demi pertemuan dilakukan…

Senin, 16 April 2018 08:48

Pulihkan Ekosistem Laut

SEHARI setelah kejadian pencemaran minyak Pertamina, Sabtu (31/3) lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH)…

Senin, 16 April 2018 08:43

Perlu Komitmen Pemerintah

PENCEMARAN minyak di Teluk Balikpapan tak lagi urusan lokal. Kasus ini berkembang sebagai isu lingkungan.…

Senin, 16 April 2018 08:43

Efek Kerusakan Jangka Panjang

PENCEMARAN minyak di Teluk Balikpapan mengundang reaksi. Terlepas siapa yang bersalah memutus pipa milik…

Senin, 16 April 2018 08:39

Wajib Susun Bersama Pemulihan Lingkungan

CATATAN:NIEL MAKINUDDIN(Pemerhati Sosial dan Lingkungan Kaltim) KEJADIAN dahsyat di perairan Teluk Balikpapan…

Jumat, 13 April 2018 08:58

Tuntut Ganti Rugi Rp 122,9 M

YUSNADI sigap mengambil seluler yang tersimpan di tasnya ketika sidang ditunda sejenak dan kembali digelar…

Jumat, 13 April 2018 08:40

MANGROVE DAN KAMPUNG ATAS AIR

KONDISI mangrove Kampung Atas AirMargasari setelah hampir dua minggu kejadian tumpahan minyak di Teluk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .