MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 06 November 2017 08:05
Klaim Pernah Setor Rp 9 M
Poerba Widjaja

PROKAL.CO, PERUSDA Balikpapan seperti tak pernah lepas dari kritik. Namun, seolah tak mau disalahkan, Direktur Utama Perusda Balikpapan Poerba Widjaja mengklaim, selama kurun 2013-2015 sudah menyetor keuntungan sebesar Rp 9 miliar kepada Pemkot Balikpapan.

Duit itu lantas dikembalikan lagi sebagai tambahan modal Perusda Balikpapan. Dalam sejarahnya, Perusda Balikpapan sempat terpuruk pada 1998. Kemudian seolah mati suri. Titik baliknya pada 2013, ketika harga tanah (aset) milik Perusda mengalami kenaikan harga signifikan. Keuntungan pada 2013 mencapai Rp 37 miliar. Kemudian, pada 2014 keuntungan Rp 4,8 miliar.

Poerba mengatakan, selama ini pemkot tidak menyertakan modal dalam bentuk duit. Melainkan hanya aset berupa tanah. Itu yang dimanfaatkan Perusda menjadi perumahan. Jumlahnya hampir 2.600 unit rumah di Cluster Castarica yang menempel dengan Balikpapan Regency.

“Kalau APBD memang ada, hanya saja itu untuk subsidi bus sekolah sebesar Rp 800 juta,” katanya kepada Kaltim Post.

Selama ini, pengelolaan bus sekolah memang berada di tangan Perusda Balikpapan. Anggaran yang dibutuhkan tak sedikit. Meski sudah dapat subsidi, tapi tak cukup. Sebab, kebutuhan operasional bus sekolah mencapai Rp 1,6 miliar per tahun.

“Memang kami subsidi operasional bus sekolah ini, jadi terus terang saja merugi memang,” kata dia. Untuk menutupinya, menggunakan keuntungan dari sektor bisnis properti. “Jadi, selain yang diberikan ke pemkot, juga untuk biaya operasional bus sekolah dan lain-lain,” ujar Purba.

Perusda Balikpapan juga diamanahkan mengelola jaringan gas (jargas) yang baru saja dibangun. Dalam pengelolaan jargas ini, tidak ada keuntungan yang diperoleh. Namun, ada belasan tenaga kerja yang akhirnya terserap lewat Perusda.

Teranyar, Perusda sedang membidik sektor perdagangan khususnya sembako sebagai core business baru. Dengan membuka kawasan bisnis di Kawasan Industri Kariangau (KIK). Lahan 135 hektare sudah disiapkan.

Poerba menjelaskan, hampir 100 persen kebutuhan sembako di Balikpapan dipasok dari luar Kalimantan. Ditambah lagi, rantai distribusi dianggap terlalu panjang. Sehingga memengaruhi harga jual sembako.

Sebagai langkah awal, akan didirikan depo penyimpanan barang di KIK. Saat ini, MoU dengan Pelindo sudah dibuat. Untuk pendanaan, Poerba mengaku tak ada kendala. Karena bakal ada penjamin yang mendanai pembangunan depo ini.

“Kalau kami sudah siap, tapi kan ada pihak lain yang terlibat bekerja sama. Jadi, kami akan sinkronisasi dulu,” tambahnya. Skema yang bakal digunakan meniru kerja sama Pemprov Kaltim dengan Pelindo di Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau.

Soal kemungkinan ikut lelang jabatan Dirut Perusda ketika revisi Perda Perusda rampung, Poerba tak tegas menjawab. “Kalau sekarang, saya tidak bisa jawab. Masalah ikut atau tidak nanti saya pikirkan. Karena itu kan terserah saya,” kata dia.

Selain itu, dia mengaku menyerahkan semua keputusan kepada Pemkot Balikpapan. “Kalau saya memang masih dibutuhkan kan bisa saja. Tapi, pada akhirnya saya sendiri yang memutuskan ikut lelang atau tidak,” jelas dia. (*/hul/rsh/k15)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 10:12

Literasi Keuangan (Jangan) Disepelekan

Literasi keuangan belum menunjukkan angka ideal. Realita yang rawan disalahgunakan oknum jahat, yang…

Kamis, 20 September 2018 09:53

Literasi Minim, Wanprestasi Menghantui

SEMENTARA tingkat penggunaan produk keuangan publik Kaltim mencapai 74,9 persen, level pemahaman terhadap…

Senin, 17 September 2018 09:18

Buku (Bukan Lagi) Jendela Ilmu

Dahulu buku jendela dunia. Namun, perlahan-lahan sang primadona mulai hilang pamor. Era digital disebut-sebut…

Senin, 17 September 2018 09:14

Ideal Baca 6 Jam Sehari

DUA pekan lalu menjadi hari penting bagi pecinta buku. Sebab 8 September ditetapkan sebagai hari literasi…

Senin, 17 September 2018 09:06

Koleksi Perpustakaan Daerah Belum Lengkap

BERBAGAI cara dilakukan untuk berkontribusi menambah literasi dari masyarakat lokal. Sejarawan lokal…

Senin, 17 September 2018 09:04

Menanti Inovasi Tenaga Pendidik

MEMBANGUN budaya literasi memang tak mudah. Tapi harus dilakukan serius, setahap demi setahap hingga…

Senin, 17 September 2018 09:01

Cerita Unta Bawa Kitab untuk Motivasi Membaca

TIDAK ada usaha yang mengkhianati hasil. Itulah yang menggambarkan sosok Rudini. Pria kelahiran Lampung,…

Senin, 17 September 2018 08:59

Menyentuh Angkasa dengan Buku

Oleh: Raden Roro Mira(Wartawan Kaltim Post (Juara 3 Duta Baca Kaltim 2018–2020) BENDA apa yang…

Jumat, 14 September 2018 08:48

Bergantung Anggaran yang Tak Tentu

PARIWISATA Samarinda kalah banyak dan kalah tenar ketimbang pertumbuhan perhotelan atau hiburan lainnya.…

Jumat, 14 September 2018 08:46

Pandangan Geologi dalam Potensi Wisata Alam Samarinda

OLEH: FAJAR ALAM(Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pengurus Daerah Kalimantan Timur) BUMI, sebagaimana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .