MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SELISIK/LAPSUS

Senin, 23 Oktober 2017 08:27
MANUVER POLITIK SANG JENDERAL

Belum Sowan Kapolri, Mengaku Dekat dengan Budi Gunawan

PROKAL.CO, Sambil menyelam minum air. Kian dekat pendaftaran pemilihan gubernur (Pilgub) Kaltim 2018, sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat oleh Polda Kaltim juga kian gencar. Baliho Kapolda Irjen Safaruddin bertebaran dimana-mana. Blusukan sana-sini.

HADIR dalam jalan santai di Sangatta, Kutai Timur hingga berbaur di acara majelis taklim di Samarinda, adalah kesibukan Safaruddin sepekan terakhir. Hal yang jarang terlihat di awal jenderal bintang dua itu menjabat kapolda pada September 2015. Tapi belakangan ini, kapolda terlihat aktif bertemu dengan masyarakat yang notabene pemilik suara.

Tebar pesona ala kapolda sulit dibantah berkaitan dengan keinginannya maju dalam Pilgub Kaltim 2018. Terhadap hal itu, dia siap menanggalkan jabatannya apabila resmi mencalonkan diri. ”Saya menunggu rekomendasi dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDI Perjuangan,” katanya. Hasil uji kelayakan yang akan dirilis PDI Perjuangan akan menentukan langkahnya. ”Tergantung nanti hasil rekomendasi PDIP,” sebutnya.

Selain mendaftar dan mengikuti uji kelayakan di PDI Perjuangan, Safaruddin mengaku belum mendekati partai politik lain. Begitu juga kandidat lain. ”Saya mau ikut bangun Kaltim,” ucapnya mengenai alasan maju dalam Pilgub Kaltim 2018. “Saya tekankan pula, tidak ada setoran atau mahar politik,” imbuhnya. Kapolda membantah jika memanfaatkan jabatannya untuk meningkatkan elektabilitasnya. Berikut wawancara Kaltim Post dengan Safaruddin pekan lalu.

Dari hari ke hari, baliho Anda semakin banyak ditemukan di berbagai tempat, khususnya di Balikpapan. Apakah ini bagian dari sosialisasi sebagai bakal calon gubernur Kaltim?

Tidak benar. Baliho sengaja disebar berisi seputar pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Bisa Anda lihat, isi tulisannya. Tidak ada yang mengarah sebagai bakal calon gubernur Kaltim atau pun berkampanye.   

Bagaimana pendapat Anda dengan banyaknya baliho kapolda di sana-sini? Tidak merasa itu berlebihan atau aneh.

Sekali lagi jangan dilihat balihonya. Melainkan isi materinya, yakni terkait pelihara kamtibmas. Ini upaya Polri untuk mengajak masyarakatnya menjaga kamtibmas.

Sudah berapa uang yang Anda keluarkan untuk keperluan menyosialisasikan diri kepada calon pemilih?

Status saya masih pejabat negara. Jadi setiap kegiatan, saya menyosialisasikan kamtibmas. Sudah tugas saya sebagai aparat penegak hukum untuk berupaya mencegah sebelum terjadi gangguan kamtibmas.

PDI Perjuangan kabarnya sudah memberikan dukungannya?

Belum ada. Hasil fit and proper test belum diketahui hasilnya.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati memiliki hubungan erat dengan Ketua Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, sejawat Anda di Polri. Ada yang menyebut Anda meminta restu dari PDIP melalui jalur Budi Gunawan?

Tidak benar. Saya memang dekat dengan beliau (Budi Gunawan). Kedekatan saya sebagai anak buah dengan pimpinan. Wajar sesama anggota Polri tentunya silaturahmi tak boleh ditinggalkan.

Sudah meminta restu dari kapolri?

Belum. Kan saya masih jadi kapolda. Kalau sudah ada secara resmi hasil rekomendasi saya, tentunya sesuai aturan meminta izin resmi pula ke kapak kapolri sekaligus mengundurkan diri dari kepolisian atau pensiun dini.

Apakah keinginan bertarung di Pilgub Kaltim berkaitan dengan masa pensiun Anda tahun depan?

Tidak ada kaitannya.

Anda ke Kaltim pada September 2015 sebagai kapolda. Baru berjalan dua tahun, apa motivasi Anda ingin maju di Pilgub Kaltim?

Masyarakat Kaltim butuh perubahan. Di antaranya kecepatan pelayanan publik pada masyarakat serta swasembada pangan.  

Kabarnya bapak sudah membentuk tim dari berbagai kalangan dan tokoh masyarakat untuk menggalang dukungan?

Belum. Kan status saya masih kapolda. Pejabat pemerintah. Jadi sampai saat ini, tugas dan tanggung jawab saya wajib pula sesuai aturan, tidak boleh dilanggar. (aim/riz/k18)


BACA JUGA

Kamis, 20 September 2018 10:12

Literasi Keuangan (Jangan) Disepelekan

Literasi keuangan belum menunjukkan angka ideal. Realita yang rawan disalahgunakan oknum jahat, yang…

Kamis, 20 September 2018 09:53

Literasi Minim, Wanprestasi Menghantui

SEMENTARA tingkat penggunaan produk keuangan publik Kaltim mencapai 74,9 persen, level pemahaman terhadap…

Senin, 17 September 2018 09:18

Buku (Bukan Lagi) Jendela Ilmu

Dahulu buku jendela dunia. Namun, perlahan-lahan sang primadona mulai hilang pamor. Era digital disebut-sebut…

Senin, 17 September 2018 09:14

Ideal Baca 6 Jam Sehari

DUA pekan lalu menjadi hari penting bagi pecinta buku. Sebab 8 September ditetapkan sebagai hari literasi…

Senin, 17 September 2018 09:06

Koleksi Perpustakaan Daerah Belum Lengkap

BERBAGAI cara dilakukan untuk berkontribusi menambah literasi dari masyarakat lokal. Sejarawan lokal…

Senin, 17 September 2018 09:04

Menanti Inovasi Tenaga Pendidik

MEMBANGUN budaya literasi memang tak mudah. Tapi harus dilakukan serius, setahap demi setahap hingga…

Senin, 17 September 2018 09:01

Cerita Unta Bawa Kitab untuk Motivasi Membaca

TIDAK ada usaha yang mengkhianati hasil. Itulah yang menggambarkan sosok Rudini. Pria kelahiran Lampung,…

Senin, 17 September 2018 08:59

Menyentuh Angkasa dengan Buku

Oleh: Raden Roro Mira(Wartawan Kaltim Post (Juara 3 Duta Baca Kaltim 2018–2020) BENDA apa yang…

Jumat, 14 September 2018 08:48

Bergantung Anggaran yang Tak Tentu

PARIWISATA Samarinda kalah banyak dan kalah tenar ketimbang pertumbuhan perhotelan atau hiburan lainnya.…

Jumat, 14 September 2018 08:46

Pandangan Geologi dalam Potensi Wisata Alam Samarinda

OLEH: FAJAR ALAM(Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pengurus Daerah Kalimantan Timur) BUMI, sebagaimana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .