MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 21 Oktober 2017 06:24
Pendapatan Nelayan Meningkat Rp 2.000 Triliun

Stok Berlipat, Konsumsi Ikan Per Kapita Naik 7 Kg

Buah ketegasan Susi Pudjiastuti dalam menata sektor perikanan semakin terlihat. Selain persediaan meningkat, konsumsi ikan masyarakat juga naik.

PROKAL.CO, JAKARTA  -  Buah ketegasan Susi Pudjiastuti dalam menata sektor perikanan semakin terlihat. Selain persediaan meningkat, konsumsi ikan masyarakat juga naik.

Kementerian Kelautan dan Perikanan mencatat, konsumsi ikan di Indonesia naik dari 36 menjadi 43 kilogram per orang per tahun. Dari kenaikan konsumsi per kapita 7 kg itu, Susi menyebut, keuntungan nelayan bisa mencapai Rp 2.000 triliun.

“Stok ikan meningkat 100 persen. Nilai tukar nelayan juga naik bagus, ikan mudah diakses di mana-mana. Kalau dihitung, konsumsi ikan nasional naik 7 kilo saja, dengan 250 juta penduduk sudah mencapai 1,75 miliar ton. Lalu, kalikan per dolar AS untuk 1 kg, itu sudah hampir USD 1,75 miliar. Kalau dirupiahkan itu Rp 2.000 triliun,” jelasnya di Jakarta, Jumat (20/10).

Selain itu, lanjut Susi, pabrik-pabrik ikan yang dahulu sempat kolaps juga mulai tumbuh. Tren ini, disebutnya tak lepas dari kian kurangnya aksi illegal fishing di perairan Indonesia. Meskipun dia mengakui, ada beberapa pabrik juga yang tutup karena memang sudah tak aktif.

“Memang ada pabrik yang akhirnya tutup karena memang mereka juga dari dulu tidak kerja. Itu adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar dengan kegiatan kapal asing pencuri di sini,” jelasnya.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat, selama tiga tahun terakhir sudah menenggelamkan 317 kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia. Tahun ini, KKP sudah menenggelamkan sekitar 100 kapal dan akan menenggelamkan 90 kapal lagi.

Menteri Susi mengatakan, penegakan terhadap kapal illegal fishing akan terus dilakukan. Selain untuk menegakkan kedaulatan negara, penertiban ini juga untuk kesejahteraan nelayan. “Negara harus terus melawan mafia-mafia di laut. Jangan biarkan ikan kita dicuri,”.

Menurut Susi, dengan memberantas illegal fishing, produksi stik ikan saat ini meningkat hingga 100 persen. Dia menyebut, ini akan berdampak positif terhadap nilai tukar nelayan. (man2/k15)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 07:26

Ongkos Impor Siap-Siap Bengkak

BALIKPAPAN - Penguatan kurs dolar AS terhadap rupiah bisa berdampak ganda bagi perekonomian Kaltim.…

Rabu, 25 April 2018 07:23

Blok Terminasi Bisa Tutupi Beban Pertamina

JAKARTA – Penugasan kepada PT Pertamina (Persero) untuk mengelola tujuh wilayah kerja (WK) atau…

Rabu, 25 April 2018 07:20

TUH..!! Tak Ada Penerbangan Malam di APT Pranoto

SAMARINDA - Beroperasinya Bandara Aji PangeranTumenggung (APT) Pranoto di Samarinda ternyata belum menyeluruh.…

Rabu, 25 April 2018 07:17

MESKI PNPB Naik 114 persen, Masih Tak Mampu Atasi Devisit

SAMARINDA -  Realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNPB) di Kaltim mencapai Rp 2,6 triliun sepanjang…

Rabu, 25 April 2018 07:17

Pengusaha Sebut Maloy Bisa Sia-Sia

SAMARINDA - Kawasan ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK), diklaim sudah bisa beroperasi…

Rabu, 25 April 2018 07:14

Waspada Dampak Panic Buying

BALIKPAPAN – Lonjakan kebutuhan pangan saat Ramadan diklaim sudah diantisipasi oleh stakeholder…

Rabu, 25 April 2018 07:13

BRI Rambah Student Loan

SURABAYA - Dorongan untuk mengucur kredit bagi mahasiswa kembali direspons positif oleh perbankan. Setelah…

Rabu, 25 April 2018 07:12

Tiga Bulan, BCA Raup Laba Rp 5,5 Triliun

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk atau BCA berhasil meraup laba Rp 5,5 triliun sepanjang…

Rabu, 25 April 2018 07:11

Pengusaha Keluhkan Bea Impor Tinggi di Afrika

JAKARTA - Pemerintah disebut perlu meminta negara-negara di Afrika menurunkan tarif bea masuk untuk…

Selasa, 24 April 2018 12:30

WARNING..!! Rupiah Terus Melemah, Ini yang Dilakukan BI

Nilai mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami pelemahan yang cukup dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .