MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Jumat, 20 Oktober 2017 09:29
Masih Tabu Bahas Tarif

Tol Kemahalan, Jasa Marga Bungkam

-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Tarif pertama kali operasi Jalan Tol Balikpapan-Samarinda menuai kontroversi. Banyak kalangan beranggapan terlampau mahal. Kondisi itu jadi tak relevan dengan maksud adanya jalan tol untuk menekan biaya logistik supaya daerah berdaya saing. Diprotes Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan DPRD Kaltim Direktur Utama PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda Arie Irianto memilih bungkam.

Dia enggan menanggapi mengenai tarif tol yang dinilai terlampau mahal tersebut. Dia pun tak menjawab mengenai kemungkinan bakal memformulasikan ulang tarif tol. “Saya belum ada komentar,” ujarnya, kemarin (19/10). Dia berujar, saat ini sedang fokus menyelesaikan konstruksi di lapangan sesuai target Presiden Joko Widodo. “Fokus kerja saja,” katanya.

Ditemui terpisah, Ketua DPRD Kaltim M Syahrun HS mengatakan, tarif melewati jalur tol Samarinda-Balikpapan ditetapkan berdasarkan lelang. Hal itu tentu sesuai aturan. “Namanya juga ditentukan melalui lelang. Sudah pasti itu dilakukan penilaian yang sewajarnya, sehingga harganya yang ditetapkan pasti sudah yang paling murah,” ucapnya, saat turut dalam rombongan Gubernur Kaltim di Sangatta, kemarin.

Proyek tersebut diketahui ditarget beroperasi Desember 2018. Saat penawaran lelang investasi Seksi II (Samboja-Palaran I), III (Samboja-Palaran II), dan IV (Palaran-Jembatan Mahkota II), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) hanya menetapkan tarif pertama kali operasi untuk kendaraan golongan I, yakni Rp 1.000 per kilometer. 

Yang termasuk golongan I adalah sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus. Penetapan tarif itu ditentukan berdasar kemampuan bayar masyarakat Kaltim yang ditarik dari dasar pokok, yakni upah minimum provinsi.

Kini setelah tiga seksi dimenangkan Konsorsium PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya, PT Pembangunan Perumahan, dan PT Bangun Tjipta Sarana, tarif hingga golongan V sudah ditentukan. Konsorsium itu membentuk anak perusahaan PT Jasa Marga Balikpapan Samarinda.

Dari data yang didapat Kaltim Post , Tol Balsam yang memiliki panjang 99,35 kilometer untuk golongan I, bila ditotal, tarifnya mencapai Rp 99.350. Sementara itu, golongan II, III, dan IV secara berturut-turut seharga Rp 149.025, Rp 198.700, dan Rp 248.375. Sedangkan termahal yakni golongan V sebesar Rp 298.050. Golongan V untuk truk dengan lima gandar. 

Lain hal dengan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Rusmadi. Dikatakan, saat ini belum memikirkan persoalan tarif. “Itu urusan nanti. Tidak bisa dibicarakan sekarang. Yang jelas, saat ini kami sudah menyiapkan anggaran Rp 1,5 triliun untuk sembilan proyek penting di Kaltim. Salah satunya, pembiayaan jalan tol tersebut,” ujarnya.

Rusmadi menambahkan, megaproyek tersebut akan mendapatkan suntikan anggaran dari APBD Kaltim 2018. “Jadi, proyek ini memang prioritas kami. Tapi, saat ini masih proses tahapan yang belum bisa untuk membicarakan tarif. Kecuali kalau sudah beroperasi, baru bisa bicara soal tarif,” ungkap mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim itu.

Sebelumnya, Apindo Kaltimmemberi pandangan mengenai tarif yang telah ditetapkan tersebut. Melalui ketuanya, Slamet Brotosiswoyo, menuturkan, dari segi waktu, adanya jalan tol tersebut memang akan memberi dampak efisiensi. “Nah, tarif tol itu yang masih menjadi hal yang mengganjal,” terangnya.

Slamet berpendapat, sebaiknya pemerintah mengevaluasi tarif tersebut. Sebab, lagi-lagi yang terkena dampak adalah masyarakat. Pria berkacamata itu mempertanyakan tol tersebut yang digerojok APBN dan APBD, bisa semahal itu tarifnya. Dia khawatir, masyarakat dan pengusaha lebih memilih jalur lama (lewat Bukit Soeharto) karena lebih murah. Dari kacamata pengusaha, terang dia, lebih lama sejam bakal lebih baik dibanding mesti mengeluarkan biaya tiga kali lipat.

Syafruddin, anggota Komisi III DPRD Kaltim, mengatakan, dengan tarif terendah Rp 1.000  dan tertinggi Rp 3.000 per kilometer, dia yakin, masyarakat akan memilih menggunakan jalan yang lama, yakni melewati Taman Hutan Raya Bukit Soeharto.

Tarif tol yang tinggi, kata dia, mengabaikan tujuan utama dibangunnya jalan bebas hambatan yang menghubungkan Balikpapan dan Samarinda tersebut. Yakni, mempermudah akses masyarakat menuju dua kota utama di Kaltim. (mon/ril/far/k8)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 09:27
Putusan Bebas Abun dan Elly, Jaksa Masih Buat Telaah Hukum

Sekarang Giliran KPK

SAMARINDA – Putusan Pengadilan Negeri (PN) Samarinda yang membebaskan Hery Susanto Gun alias Abun…

Kamis, 14 Desember 2017 09:23

Antisipasi Manuver di Sidang Setnov

JAKARTA – Setya Novanto (Setnov) tidak bisa berkelit ketika ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor…

Kamis, 14 Desember 2017 09:19

Balsam Terkesan Panas, Berintan Berpeluang

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda belum beroperasi. Singkatan Balsam sudah melekat di proyek yang ditarget…

Kamis, 14 Desember 2017 09:16

Sembilan Suspek Difteri di Kaltim

SAMARINDA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapat laporan 11 provinsi tentang kejadian luar…

Kamis, 14 Desember 2017 09:14

Masuk Lebih 2 Ribu Setruk

ANTUSIASME tinggi ditunjukkan publik untuk mengikuti program Strukvaganza. Buktinya, jumlah setruk yang…

Kamis, 14 Desember 2017 09:13

Hasil Tangan Kreatif Perempuan Gaza yang Jadi Senjata Diplomasi

Sejumlah tokoh publik di Tanah Air mengirimkan dukungan mereka ke Palestina lewat syal. Ada cerita perjuangan…

Rabu, 13 Desember 2017 09:37

Tak Terbukti Memeras, Abun Bebas

SAMARINDA – Perkara dugaan pemerasan di Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran yang disidangkan di…

Rabu, 13 Desember 2017 09:27
Golkar Kaltim Belum Tentukan Arah Dukungan

Pasang Kriteria Ketum Baru

SAMARINDA – Partai Golkar segera menentukan babak baru masa depannya. Seluruh DPD Golkar provinsi…

Rabu, 13 Desember 2017 09:23

IUP Menunggak PNBP Rp 1 T

SAMARINDA – Pemblokiran aktivitas pemegang izin usaha pertambangan (IUP) menjadi cara baru pemerintah…

Rabu, 13 Desember 2017 09:21

Jangan Lupa Simpan Setruk Anda

BAGI Anda yang sudah mengikuti program Strukvaganza, setelah mengirim foto setruk via WhatsApp (WA),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .