MANAGED BY:
MINGGU
19 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Kamis, 19 Oktober 2017 10:18
Bincang dengan dr Meggy Valensia
Mendengarkan sebelum Mengobati
SABAR: Pasien anak-anak hingga dewasa yang sakit jiwa, pernah ditangani Meggy Valensia.

PROKAL.CO, RIUH suasana memenuhi unit gawat darurat (UGD) salah satu rumah sakit swasta di Samarinda, saat seorang pasien mengalami kecelakaan. Raut cemas terlihat dari wajah keluarga yang menemani. Sigap, dr Meggy Valensia yang ketika itu bertugas sebagai dokter jaga, memeriksa. Dengan tutur lembut, dia menenangkan pasien seraya mengobati luka-lukanya. Lelah bekerja seakan hilang, saat Meggy melihat wajah pasien atau keluarganya berseri, setelah selesai ditangani di UGD.

Kejadian tersebut, menurut perempuan berkulit putih itu, merupakan pengalaman yang menyenangkan. Sebagai seorang dokter, dapat menolong pasien merupakan hal yang sangat berarti. Meggy mengisahkan, sejak kecil dia memang bercita-cita menjadi dokter. Sebab dia sudah dikenalkan dan dijelaskan tentang pentingnya kehadiran profesi tersebut di tengah masyarakat.

"Makanya saya memilih profesi dokter. Kedua orangtua saya pun sangat mendukung cita-cita itu," tuturnya saat ditemui Rabu (4/10).

Setiap profesi yang dijalani tentu mempunyai tantangan tersendiri, begitu pula sebagai dokter. Bertemu dengan pasien yang cerewet, contohnya. Hal itu memang biasa, karena menurut dia, semakin pasien merasa tahu banyak tentang kesehatan, maka dia juga akan semakin cerewet.

"Tetapi dengan memberi penjelasan yang baik, biasanya pasien menjadi paham. Intinya, sebagai dokter perlu komunikasi yang baik kepada pasien," ujar alumnus Universitas Sam Ratulangi, Manado, tersebut.

Tak hanya mendapat pengalaman sebagai dokter jaga, saat menjalani program pegawai tidak tetap (PTT) pada 2004–2007, Meggy mengaku mendapat pengalaman yang berbeda.

Karena saat itu, dia bertugas di Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam Samarinda. Dia menuturkan, pasien yang ditangani tentu berbeda dengan pasien-pasien di rumah sakit lain pada umumnya. Karena sebagian besar pasien yang dihadapi ada yang mengalami stres dan memiliki gangguan kejiwaan.

"Sebagai seorang dokter tentu tidak ada perbedaan saat memeriksa atau mengobati pasien pada umumnya. Perlakuannya tetap sama, hanya saja, cara menghadapinya yang berbeda. Saat memeriksa pasien, terutama yang mengalami gangguan jiwa, perlu pendekatan yang baik," jelas perempuan kelahiran Samarinda, 23 Oktober tersebut.

 

Sampai saat Meggy berpraktik di Apotek Kellyn Medika, dia selalu berusaha mendengar yang menjadi keluhan pasien. Hal itu tentu diperlukan, agar pasien nyaman dengan dokter yang memeriksanya. Apalagi, sebagai dokter umum, dia tak hanya melayani pasien dewasa, tetapi juga anak-anak.

"Bahkan, pernah pasien saya datang dan saya hanya mendengarkan curhat (curahan hati). Mungkin karena ada pengalaman saat PTT, jadi saya terbiasa dengan itu," pungkasnya. (*/ni/her/k9)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 10:14

Kecil, Ketagihan, 1700 Serabi Sehari

SERABI Solo memiliki rasa kuat dari adonan tepung yang dicampur santan. Ini yang membuat serabi Solo…

Sabtu, 18 November 2017 10:10

Diperlukan Tubuh, Seleksi Lemak Jenuh dan Tak Jenuh

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\ MEMBATASI konsumsi lemak merupakan anjuran yang telah lama digaungkan. Namun,…

Sabtu, 18 November 2017 10:07

Fokus Kemampuan, Bukan Pembakaran

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\ TUBUH membutuhkan penyesuaian saat olahraga. Baik bagi pemula atau yang sering…

Sabtu, 18 November 2017 09:49

Keju dan Stroberi Trik Bersihkan Gigi

PADA usia dini, tentu ditemukan anak yang malas membersihkan gigi. Apalagi dengan menggunakan pasta…

Sabtu, 18 November 2017 09:43

Menempel Berhari-hari Memicu Iritasi

\\\\\\\\\\\\\\\\\\\ MENGGUNAKAN riasan waterproof atau tahan air saat ini lebih digemari. Karena make-up…

Sabtu, 18 November 2017 09:31

Tips Minim Cidera

HAMPIR semua olahraga dapat menyebabkan cidera, tak terkecuali olahraga hoki. Yuanita Rahmadhani mengatakan,…

Jumat, 17 November 2017 09:18

Streptococcus, Bakteri Penyerang Amandel

“Tidak hanya mengurangi anak mengonsumsi makanan dan minuman dingin, tapi juga makanan yang mengandung…

Jumat, 17 November 2017 09:17

Jaga Imun Tubuh, Tidak Harus Operasi

AMANDEL adalah penyakit yang disebabkan virus dan bakteri. Penyakit tersebut ditandai dengan demam tinggi…

Jumat, 17 November 2017 09:16

Creamy Brokoli Sosis

Oleh: Tikka Royce Bahan: Brokoli, bersihkan, potong kecil/sedang 1 bawang bombai, kupas, cincang 3 siung…

Jumat, 17 November 2017 09:15

Ubi Tenggiri Kacang Merah

Oleh: Bunda Alya Bahan-bahan: 1 buah ubi cilembu organik ukuran sedang 50 gram (gr) ikan tenggiri, giling…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .